Hukum

Muhammad Nazaruddin Tercium Pegang Kendali Bisnis Dari Lapas

JAKARTA-SBN.

Mantan Bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin menjalankan bisnis dari Lembaga Pemasyarakatan memperlihatkan lemahnya sistem pengawasan di penjara. Kementerian Hukum dan HAM pun memperketat pengawasan terhadap mantan anggota DPR tersebut.

Terpidana tujuh tahun penjara terkait kasus perkara suap Wisma Atlet SEA Games XXVI Palembang tersebut selama di Lapas telah mendirikan 28 perusahaan baru sekaligus mengendalikan pencarian proyek di Kementerian dan lembaga pemerintah. “Kegiatan bisnis Muhammad Nazaruddin di Lapas sekarang sesungguhnya bukti kelemahan sistem pengawasan di Lapas, kewenangan KPK terus melakukan pantauan sebab menjadi penting untuk proses penanganan perkara yang belum rampung tapi masih melakukan bisnis, ini menjadi alasan untuk koordinasi dengan Kemenkumham,” tutur Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas di Jakarta, Rabu (19/6/2013).

Perusahaan-perusahaan berbisnis misalnya di bidang pengadaan alat kesehatan rumah sakit seperti proyek pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Murjani, Sampit, Kalimantan Tengah pada 2012. Pemenang tender tersebut adalah PT. Sanjico Abadi. Peserta lelang tender lain menjadi pemenang adalah PT. Bina Inti Sejahtera dan PT. Rajawali Kencana Abadi yang dikabarkan dibentuk Muhammad Nazaruddin saat berada di Rutan Cipinang.

KPK hingga saat ini masih mengusut sejumlah kasus korupsi maupun pencucian uang terkait Muhammad Nazaruddin misalnya di tingkat penyelidikan ada kasus pembangunan pabrik vaksin flu burung di Bandung, pembangunan laboratorium di beberapa universitas, sedangkan di tingkat penyidikan adalah kasus TPPU saham PT. Garuda dengan tersangka Muhammad Nazaruddin. “Hingga saat ini, KPK belum menemukan temuan mengenai perusahaan yang didirikan Muhammad Nazaruddin di Lapas,” aku Busyro Muqoddas. “Belum ada temuan, sampai sekarang belum ada pemikiran untuk memindahkan Muhammad Nazaruddin ke sini,” lanjut Busyro Muqoddas seperti dikutip Antara.

Juru Bicara KPK, Johan Budi menyatakan bahwa Muhammad Nazaruddin menjalankan perusahaan merupakan kewenangan supervisi kegiatan penghuni Lapas berada di Kementerian Hukum dan HAM. “Apakah boleh Muhammad Nazaruddin menjalankan perusahaannya? Kalau tidak boleh, siapa yang mengawasi, bukan KPK tapi Kementerian Hukum dan HAM,” tukas Johan Budi SP. Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin menegaskan bahwa pengawasan terhadap Muhammad Nazaruddin kini sudah diperketat sejak terpidana tersebut dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin khusus koruptor. (jp/id/ys/sp)

See Also

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.905.224 Since: 05.03.13 | 0.1744 sec