Agama & Masyarakat

Parade 1.000 Bedug Ramaikan Jakarta Night Religious Festival 2013

JAKARTA-SBN.

Pemerintah DKI Jakarta menggelar Jakarta Night Religious Festival 2013. Acara yang digelar pada Senin (14/10/2013) ini dalam rangka perayaan malam takbiran menjelang Idul Adha 1434 H. Pawai lebih dari seribu bedug ditabuh guna memeriahkan Jakarta Night Religious Festival, Senin (14/10/2013). Lebih dari seribuan beduk meramaikan Jakarta Night Religious Festival, Senin (14/10/2013), dalam menyambut Idul Adha 1434 Hijriah.

Pagelaran Jakarta Night Religious Festival yang digelar di kawasan Bundaran HI hingga kawasan Monas, Jakarta Pusat diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh kelurahan di DKI Jakarta. Ribuan massa tumpah-ruah di mulai dari Bundaran HI, Jalan Thamrin, hingga Monas dan sekitarnya.

Kegiatan yang pertama kali diadakan ini, acara digelar dan berlangsung sejak sekitar pukul 19.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Kegiatan ini merupakan kerja sama Pemprov DKI Jakarta dengan Dewan Masjid Indonesia DKI Jakarta.

Peserta beduk masuk melalui enam titik berbeda dari masing-masing wilayah di Jakarta, yaitu Jakarta Pusat dari Jalan Tanah Abang I langsung menuju Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan MH Thamrin.

Jakarta Utara dari Jalan Yos Sudarso menuju Jalan Letjen Suprapto-Patung Tani-Balai Kota-Jalan MH Thamrin.

Jakarta Barat masuk melalui Thamrin City-Jalan MH Thamrin.

Jakarta Selatan dari Jalan Jend Sudirman menuju Jalan MH Thamrin.

Jakarta Timur masuk melalui Jalan Imam Bonjol menuju Jalan MH Thamrin, dan Kepulauan Seribu masuk melalui Jalan Gunung Sahari-Pasar Baru-Jalan Veteran menuju Jalan MH Thamrin.

Selama pelaksanaan acara, beberapa ruas jalan di Ibu Kota akan ditutup, dari Dukuh Atas hingga simpang Harmoni. Untuk memperlancar jalannya acara, Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan akan melakukan rekayasa lalu lintas. Berikut rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan:

1. Acara ini akan di helat di sepanjang Bundaran HI hingga Jalan M.H. Thamrin. Nantinya jalan-jalan tersebut akan ditutup. Beberapa ruas jalan yang masih dibuka adalah Jalan Merdeka Selatan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Kebon Sirih, Jalan Budi Kemuliaan, dan Jalan Museum.

2. Berikut jalur pengalihan dari selatan arah ke utara:

Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Karet-Jalan Mas Mansyur-Jalan Cideng Barat atau Timur-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit-Harmoni dan seterusnya.

Jalan Jend. Sudirman-Jalan Tanjung Karang-Jalan Kendal-Jalan H.O.S. Cokroaminoto-Jalan Kendal-Jalan Wahid Hasyim-Jalan Menteng Raya-Jalan Ridwan Rais-Jalan Merdeka Timur-Jalan Merdeka Utara-Jalan Majapahit-Harmoni dan seterusnya.

3. Berikut jalur pengalihan dari utara arah ke selatan:

Jalan Hayam Wuruk-Jalan Juanda-Jalan Veteran 3-Jalan Merdeka Utara-Jalan Abdul Muis-Jalan Mas Mansur-Jalan Karet Pasar Baru Timur-Jalan Galunggung-Dukuh Atas-Jalan Jendral Sudirman dan seterusnya.

Jalan Hayam Wuruk-Jalan Juanda-Jalan Pos-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Pejambon-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Ridwan Rais-Tugu Tani-Menteng Raya-Jalan Cut Mutia-Jalan Sam Ratulangi-Jalan H.O.S Cokroaminoto-Jalan Galunggung-Dukuh Atas-Jalan Jendral Sudirman dan seterusnya.

4. Sedangkan penutupan Jalan Jl. Majapahit sampai Dukuh Atas akan dimulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.

Acara berformat pawai ini mengambil lokasi mulai dari Bundaran HI hingga Monas Timur. Dalam pawai, ada atraksi lebih dari 1.000 beduk di atas 20 panggung gembira yang berderet di sepanjang Jalan M.H. Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka Timur.

Setidaknya ada 20 panggung hiburan untuk menghibur warga Jakarta dengan panggung utama berada di Silang Monas dan panggung mini berada di sepanjang Jalan MH Thamrin. “Kita akan gelar Jakarta Night Religious Festival untuk memberikan hiburan bagi warga Jakarta saat malam Idul Adha,” tutur Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo yang pernah terpilih sebagai Walikota terbaik ketiga sedunia dalam pemilihan World Mayor Project 2012, hanya dibawah Walikota terbaik sedunia 2012 adalah Walikota Bilbao di Spanyol, Inaki Azkuna dan Walikota Perth, Australia Barat, Lisa Scaffidi yang berada pada peringkat kedua, Minggu (13/10/2013).

Sedangkan panggung utama di Silang Monas menampilkan sejumlah artis, band, dan juga orkestra. Di antaranya, tampil ‘Kyai Kanjeng’, Opick, Sulis, dan penyanyi dangdut Cici Paramida. Suasana benar-benar meriah.

Pemkot Jakarta Pusat menampilkan bedug besar sekali. Bedug-bedug kecil didirikan mengelilingi Bundaran Hotel Indonesia.

Gubernur DKI Jakarta, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi sendiri melakukan long march dari HI ke Monas bersama warga, dan rombongan bedug. Sebelum long march, mantan Walikota Solo ini, Jokowi yang tiba di Hotel Indonesia pukul 19.00 WIB, lebih dulu menabuh bedug di Bundaran HI.

Dalam pagelaran yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB ini, sekitar 1.000 bedug dibawa beriringan oleh para peserta parade. Acara yang menampilkan atraksi dan iring-iringan ribuan bedug itu terasa menggema di sepanjang Jalan MH Thamrin menuju Monas. Ribuan bedug berbagai ukuran ditampilkan dalam pagelaran ini. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo langsung memimpin parade tersebut. Kali ini, mantan Walikota Solo itu, Jokowi tampil beda. Ia mengenakan pakaian baju gamis berwarna putih dengan dibalut sorban berwarna putih ala Sunan.

Setiba di Monas, mantan Walikota Surakarta tersebut, Jokowi langsung naik panggung utama ukuran 10 meter kali lima untuk membuka festival menyambut Idul Adha 1434 H. Pembukaan ditandai dengan lantunan takbir oleh Jokowi yang diikuti 5 Walikota se-Jakarta dan pemukulan bedug.

Setelah pembukaan, Jokowi bersama Wamenag Nasaruddin Umar dan para Walikota mengumandangkan takbir, lalu meninggalkan panggung. Selain parade bedug, festival juga dimeriahkan dengan tabligh akbar di panggung utama dan marawis di 20 titik sepanjang Jalan Thamrin.

"Acara ini memang belum sempurna, tapi harus disyukuri karena bisa berjalan. Tahun depan diadakan lagi," papar Jokowi. Dia mengharapkan tahun depan berjalan lebih baik agar semakin banyak orang datang.

"Jadi, saya ingatkan bahwa acara ini bukan pesta karena merupakan sebuah syiar Islam untuk semua. Bersama-sama, kita kumandangkan takbir sebanyak-banyaknya,” ucap Jokowi yang pernah terpilih sebagai Walikota terbaik ketiga sedunia dalam pemilihan World Mayor Project 2012.

Melalui penyelenggaraan kegiatan Jakarta Night Religious Festival, Jokowi ingin menciptakan brand yang bersifat religius terhadap kota Jakarta. "Tentu saja, Jakarta juga harus menjadi kota religius. Nah, melalui acara inilah, Jakarta mencoba menunjukkan sisi religius," tutur Jokowi yang pernah terpilih sebagai Walikota terbaik ketiga sedunia dalam pemilihan World Mayor Project 2012, hanya dibawah Walikota terbaik sedunia 2012 adalah Walikota Bilbao di Spanyol, Inaki Azkuna dan Walikota Perth, Australia Barat, Lisa Scaffidi yang berada pada peringkat kedua.

Sementara, Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar mendukung pelaksanaan festival. "Acara ini bersifat positif. Jadi, saya mendukung sepenuhnya, termasuk juga setuju apabila tahun depan diselenggarakan lagi," ungkap Nasaruddin Umar.

Festival diamankan lebih dari 6.000 polisi. Mereka disebar ke berbagai titik di sepanjang Jalan MH Thamrin mulai dari Bundaran HI hingga Monas Timur. Sementara, di kawasan Monas dibantu 400 personel Satpol PP. "Kami membantu menertibkan para pedagang di sekitar Monas agar tidak mengganggu lalu lalang masyarakat," terang Komandan Lapangan Satpol PP Wawan yang siaga sejak pukul 14.00 WIB. Mereka berjaga sampai tengah malam.

Sejumlah ruas jalan di Ibu Kota Jakarta semalam macet parah karena banyak jalur ditutup. Di antaranya, Jalan Gajah Mada, Jalan Harmoni, Jalan Veteran, Jalan Diponegoro, dan Jalan Jenderal Sudirman. (ant)

See Also

Klaim Keraton Agung Sejagat Purworejo
Gubernur Jawa Tengah Minta Usut Munculnya Keraton Agung Sejagat
Polres Purworejo Akan Klarifikasi Keraton Agung Sejagat
Kapolri Sebut Teringat Insiden Sweeping Sabuga Bandung
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Pesan K. H. Aniq Muhammadun Dalam Halalbihalal UMK
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
Kodim 0716/Demak Dan GP Ansor Milik Warga Demak
Tangkal Radikalisme, Babinsa Bangun Komunikasi Dengan GP Ansor
Menangkal Gerakan Radikal Teroris Kaum Perempuan: Belajar Dari Sunan Kudus
Kepedulian Babinsa Kodim 0716/Demak Terhadap Tokoh Agama
Ngalap Berkah, Dandim 0716/Demak Ruwahan Dan Kirab Budaya
Bersama Bupati, Dandim 0716/Demak Buka Acara Tradisi Megengan Guna Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Kasdim 0716/Demak Hadiri Musyawarah Tamir Masjid Agung Demak
Danramil 03/Wonosalam Komsos Dengan Toga, Tomas, Dan Toda
Nuansa Religius Warnai HUT Kabupaten Demak Yang Ke-515
Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
UGM Tolak Usul Penerimaan Mahasiswa Lewat Kemampuan Baca Kitab Suci
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
Ulama NU KH Hasyim Muzadi Wafat Kamis Pagi
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.875.165 Since: 05.03.13 | 0.1481 sec