Olah Raga

Sebastian Vettel Kian Dekati Gelar Juara Dunia

SUZUKA-SBN.

Sirkuit Suzuka masih jadi milik pebalap Red Bull Renault asal Jerman, Sebastian Vettel. Pembalap Red Bull Racing itu menjadi juara lagi pada balapan seri ke-15 Grand Prix Formula 1 (GP F1), Minggu (13/10/2013) siang WIB. Pebalap Red Bull Renault asal Jerman, Sebastian Vettel kian dekat menyandang gelar juara dunia Grand Prix Formula 1 (GP F1) untuk keempat kalinya secara berturut-turut setelah finis di posisi terdepan dalam GP F1 Jepang di Sirkuit Suzuka, Minggu (13/10/2013).

Namun, Pebalap Red Bull Renault asal Jerman, Sebastian Vettel gagal mengunci gelar juara dunia balap Formula 1 (F1) di Sirkuit Suzuka, Jepang, Minggu (13/10/2013). Meski merengkuh gelar juara pada seri ke-15 itu dengan mencatat waktu 1 jam 37,410 detik, dirinya urung merayakan kemenangan karena rivalnya, Fernando Alonso dari Ferrari, finis di posisi keempat. Untuk memastikan gelar juara dunia, Sebastian Vettel harus menunggu satu seri balapan lagi, yakni di GP India, dua pekan mendatang.

Gelar dunia keempat yang diincar Sebastian Vettel kian mendekati dirinya dengan sejarah baru yang pernah ditorehkan dua legenda F1, Michael Schumacher dan Juan Manuel Fangio. Sebelumnya, Sebastian Vettel menjadi juara dunia pada tahun 2010, 2011, dan 2012.

Dengan kemenangan itu, Sebastian Vettel dalam dua musim beruntun memenangi balapan GP Jepang. Keberhasilan Sebastian Vettel menjuarai GP Suzuka merupakan yang kedua kalinya secara beruntun sekaligus gelar keempat sepanjang penampilannya di Suzuka. Setelah sebelumnya, dia menjadi juara di Suzuka, Jepang pada tahun 2009, 2010, dan 2012.

Pada awal balapan, Sebastian Vettel mengaku sempat terjadi sesuatu yang kurang baik karena posisinya sempat berdempetan dengan pebalap Lotus Renault, Romain Grosjean, dan Lewis Hamilton. "Saya tidak bisa menghindari kontak. Itu awal yang mengerikan, tetapi kembali dengan fantastis," ujar Sebastian Vettel.

Pebalap Red Bull Renault asal Jerman, Sebastian Vettel butuh waktu sekitar 30 lap untuk benar-benar memimpin balapan. Kemenangan Sebastian Vettel tak lepas dari strategi pit stop yang dilakukan tim Red Bull. Pada balapan seri ke-15 ini, Sebastian Vettel menerapkan strategi dua pit stop dan melaju kencang untuk memimpin balapan. Strategi dua pit stop yang digunakan oleh Sebastian Vettel pun menuai sukses di balapan ini. Setelahnya Sebastian Vettel tak tertahankan untuk memenangi balapan.

Pada lap ke-27, Mark Webber masuk pit sekaligus menandakan bahwa pebalap Australia itu akan melakukan tiga kali pit. Sementara ban yang dipakai Sebastian Vettel masih cukup baik untuk menempel Romain Grosjean. Padahal Romain Grosjean mulai kehilangan grip pada ban karena terlalu lama masuk pit. Akibatnya, ketika dia keluar dari pit, posisinya sudah berada di belakang pebalap Australia, Mark Webber.

Kondisi itu tidak berlangsung lama karena saat Sebastian Vettel masuk pit untuk mengganti ban kompon keras, posisinya langsung direbut Mark Webber dan Romain Grosjean. Dalam kondisi inilah aksi kejar dilakukan Sebastian Vettel. “Grosjean hanya 2,4 detik di depan. Cepat susul dia!," perintah tim lewat radio kepada Sebastian Vettel. Proses pengejaran pun menjadi seru, dan Sebastian Vettel terus mendekat. Berkat DRS, akhirnya Sebastian Vettel berhasil menyusul Romain Grosjean menjelang tikungan pertama di lap ke-41. "Kerja yang baik, Sebastian, sekarang jaga performa ban hingga finish," bilang tim kepada Sebastian Vettel.

Posisi pebalap Jerman kembali ke depan setelah pebalap Australia, Mark Webber masuk pit ketiga kalinya di lap ke-43. Dengan demikian, pebalap negeri kangaroo, Mark Webber pun harus puas berada di belakang Romain Grosjean dan menempati posisi ketiga. Namun, posisi tersebut tidak membuat puas Mark Webber dan terus melakukan tekanan pada Romain Grosjean. Dari lap ke-49, Mark Webber terus menguntit dengan ketat dan melakukan manuver untuk menyusul Romain Grosjean. Akhirnya, pebalap Australia itu berhasil naik ke posisi kedua setelah mendahului Romain Grosjean menjelang tikungan pertama di lap ke-51. Posisi ini bertahan hingga finis.

Pada balapan GP Suzuka, Jepang tersebut, Sebastian Vettel berhasil mengalahkan rekan setimnya, pebalap asal Negeri Kangaroo, Mark Webber, yang finis di posisi kedua, serta pebalap Lotus Renault, Romain Grosjean, di posisi ketiga.

Sementara itu, pebalap Australia, Mark Webber yang tiga kali pit stop harus puas berada di posisi kedua dengan terpaut jarak selisih waktu 7,129 detik dari Sebastian Vettel. Sebastian Vettel unggul sekitar 7,129 detik dari rekan setimnya pebalap asal Australia, Mark Webber yang satu hari sebelumnya mencatatkan waktu tercepat dalam sesi kualifikasi.

Sedangkan, Romain Grosjean berjarak selisih 9,9 detik. Pebalap Lotus Renault, Romain Grosjean yang sempat lama berada di posisi terdepan akhirnya finis di urutan ketiga. Fernando Alonso berhasil menahan pesta juara Sebastian Vettel usai menuntaskan balapan di posisi keempat dan disusul Kimi Raikkonen. Berurutan finis di posisi 10 besar adalah Niko Hulkenberg, Esteban Gutierrez, Nico Rosberg, Jenson Button, dan Felipe Massa.

Sementara itu, meski pebalap Ferrari, Fernando Alonso gagal naik podium, dia mencetak rekor baru dengan tambahan 12 poin. Pebalap Spanyol itu sudah mengumpulkan 1.571 poin selama 12 tahun kariernya di F1. Torehan poin itu membuatnya jadi pebalap F1 dengan poin terbanyak, unggul lima angka dari Michael Schumacher yang sebelumnya lama memegang rekor tersebut dengan 1.566 poin. Posisi ketiga ditempati  Sebastian Vettel yang mengumpulkan 1.351 poin.

Kemenangan Sebastian Vettel ini merupakan kemenangan kelima secara berturut-turut yang diukir Sebastian Vettel setelah sebelumnya memenangi GP F1 Belgia, GP F1 Italia, GP F1 Singapura, dan GP F1 Korea Selatan.

Grand Prix Formula 1 (GP F1) Suzuka, Jepang merupakan kemenangan kesembilan musim ini dan dengan tambahan 25 poin membikin Sebastian Vettel kian kokoh di puncak klasemen pebalap sementara dengan mendulang nilai 297 poin atau unggul bersih 90 angka dari rival terdekatnya, pebalap Ferrari asal Spanyol, Fernando Alonso di posisi kedua klasemen pebalap yang mengumpulkan 207 angka setelah hanya menempati posisi keempat di Suzuka, Jepang.

Dari perhitungan itu, pebalap Jerman itu hanya butuh minimal finis lima besar di GP India 27 Oktober mendatang untuk meraih titel juara dunia musim ini.

Lomba GP F1 tinggal dengan empat seri pertandingan tersisa yang akan berlangsung di India, Abu Dhabi, Amerika Serikat, dan Brasil atau maksimal 100 poin, pebalap Red Bull Renault ini, Sebastian Vettel kian dekat ke titel juara dunia keempatnya. Oleh karena itu, hanya keajaiban yang bisa menggagalkan peluang Sebastian Vettel merebut gelar juara dunia untuk keempat kalinya.

“Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada seluruh penggemar yang memberikan dukungan atas apa yang telah kami raih. Saya sangat menghargai dukungan anda,” tutur Sebastian Vettel seperti dilansir formula1.com, Minggu (13/10/2013)

“Tidak mudah membuat dua pebalap berhenti kerja. Tapi saya ingin menikmati kemenangan ini dulu. Soal juara dunia, itu belum berakhir sampai F1 benar-benar selesai,” ucap Sebastian Vettel lagi.

Hasil Balapan GP F1 Suzuka, Jepang:

1. Sebatian Vettel Red Bull-Renault 1h37.410s

2. Mark Webber Red Bull-Renault +7.129s

3. Romain Grosjean Lotus-Renault +9.9s

4. Fernando Alonso Ferrari +45.6s

5. Kimi Raikkonen Lotus-Renault +47.3s

6. Nico Hulkenberg Sauber-Ferrari +51.6s

7. Esteban Gutierrez Sauber-Ferrari +1m11.6s

8. Nico Rosberg Mercedes +1m12.0s

9. Jenson Button McLaren-Mercedes +1m20.8s

10. Felipe Massa Ferrari +1m29.2s

11. Paul di Resta Force India-Mercedes +1m38.5s

12. Jean-Eric Vergne Toro Rosso-Ferrari +1 lap

13. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari +1 lap

14. Adrian Sutil Force India-Mercedes +1 lap

15. Sergio Perez McLaren-Mercedes +1 lap

16. Pastor Maldonado Williams-Renault +1 lap

17. Valtteri Bottas Williams-Renault +1 lap

18. Charlies Pic Caterham-Renault +1 lap

19. Max Chilton Marussia-Cosworth +1 lap

(formula1.com/jos)

See Also

Menpora Kunjungi Unesa Yang Mempunyai Fasilitas Olahraga Lengkap
Menpora Sebut Unesa Jadi Pusat Sports Science Nasional
Taekwondoin Kakak Beradik Tambah Koleksi Medali
Tim Jiti C Rajawali Sakti Tambah Pundi Medali
Bernard Gregory Susilo Rebut Medali Perak Jian Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Bernard Gregory Susilo Raih Perak Qiang Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Berawal Dari Hobi, Bernard Gregory Susilo Toreh Prestasi Cabor Wushu
The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.012.471 Since: 05.03.13 | 0.1778 sec