Olah Raga

Indonesia Lolos Putaran Final Piala Asia U-19 Di Myanmar

Saturday, 12 Oktober 2013 | View : 1028

JAKARTA-SBN.

Tim nasional (Timnas) sepakbola Indonesia U-19 memastikan tiket dan lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2014 yang akan digelar di Myanmar tahun depan. Tim ‘Garuda Jaya’ otomatis lolos setelah menghempaskan 'Ksatria Taeguk' julukan Korea Selatan 3-2 pada laga pamungkas babak kualifikasi Grup G di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/10/2013).

Ini adalah kali ke-16 timnas sepakbola Indonesia U-19 maju ke putaran final Piala Asia U-19. Hasil luar biasa ini mengobati kerinduan prestasi dari Timnas U-19 yang sejak tahun 60-70an pernah berjaya di kejuaraan level Asia ini. Prestasi tertinggi yang diciptakan ‘Garuda Jaya’ tercipta pada tahun 1961, ketika keluar menjadi sebagai juara bersama Burma (Myanmar). Prestasi ini pun gagal terulang hingga saat ini. Pada 1967 dan tahun 1970 Indonesia hanya mampu keluar sebagai runner up. Dengan hasil ini juga Indonesia kembali menapaki lagi jalan menuju raksasa Asia.

Kapten Timnas Indonesia U-19, Evan Dimas Darmono tampil sebagai pahlawan Indonesia pada pertandingan ini.

Hattrick Evan Dimas Darmono berhasil membuat tim Merah Putih menggasak Korea Selatan dalam pertandingan terakhir Grup G kualifikasi Piala AFC U-19 hari ini, Sabtu (12/10/2013). Hattrick yang dicetaknya tidak mampu dikejar juara bertahan Korea Selatan. Indonesia unggul melalui hatrick Evan Dimas Darmono pada menit ke-30 babak pertama dan 2 gol di babak kedua pada menit  ke-48 dan menit ke-86.

Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, kedua tim tampil memukau. Dalam duel panas dan bergengsi ini, tim 'Garuda Jaya' unggul lewat gol pembuka yang dilesakkan oleh Evan Dimas Darmono di menit ke-30. Memanfaatkan umpan Ilham Udin Armaiyn dari dalam kotak penalti dia berhasil menjebol gawang ‘Ksatria Taeguk’.

Tapi, “sliding” berbahaya yang dilakukan Hansamu Yama Pranata atas striker Korea Selatan, Lee Gwanghyeok dalam kotak terlarang membuat wasit Mohammad Amirul Izwan Bin Yaacob asal Malaysia memberikan hadiah penalti bagi lawan yang adalah juara bertahan dan pemegang 12 gelar Piala Asia U-19 itu. Ini membuat tim ‘Ksatria Taeguk’, julukan Korsel membalasnya pada menit ke-31, lewat suksesnya eksekusi tendangan penalti Seol Taesu dan membuat hasil imbang skor 1-1.

Hujan besar yang turun ketika permainan berjalan di babak pertama membuat kondisi lapangan becek hingga membuat kedua tim terlihat kesulitan mengatasi pergerakan bola.

Kondisi lapangan yang sudah parah akhirnya membuat wasit memutuskan untuk menghentikan permainan. Permainan dihentikan sekitar 30 menit pada tiga menit jelang babak pertama berakhir dan petugas melakukan penyedotan pada lapangan yang tergenang parah.

Guyuran hujan ini sempat membuat pertandingan babak pertama terhenti pada menit ke-43. Wasit asal Malaysia, Mohammad Amirul Izwan Bin Yaacob meminta pemain untuk meninggalkan lapangan yang tergenang air.

Setelah terhenti sekitar 25 menit, laga kembali dilanjutkan. Di sisa babak pertama, tim asuhan Indra Sjafri nyaris menjebol gawang 'Ksatria Taeguk' julukan Korea Selatan. Namun, tendangan Muhammad Hargianto masih membentur mistar. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tim ‘Garuda Jaya’ kembali berusaha mendominasi jalannya pertandingan. Pada menit ke-48, tim Merah Putih kembali unggul setelah Evan Dimas Darmono kembali sukses merobek jaring gawang Korea Selatan yang dijaga kiper Korsel yang baru masuk, Lee Seong Won menggantikan Lee Tae Hui, kali ini memanfaatkan dan meneruskan umpan terukur dari sayap Maldini Pali.

‘Ksatria Taeguk’ julukan Korsel, nyaris menyamakan kedudukan menit ke-72, saat pemain pengganti Suh Myeongwon lepas dari pengawalan bek Indonesia. Beruntung, kiper Ravi Murdianto masih mampu memotong bola yang sudah masuk ke kotak penalti.

Pada menit ke-84, penyelamatan gemilang kembali dilakukan oleh Ravi Murdianto. Tendangan Hwang Hee Chan mampu dimentahkannya.

Tim asuhan pelatih Indra Sjafri memperbesar keunggulannya menjadi 3-1 setelah kembali membobol gawang tim anak asuh pelatih Kim Sang Ho pada menit ke-86, lewat gol hattrick dari Evan Dimas Darmono. Pemain asal Surabaya tersebut sukses mencatat hattrick memanfaatkan umpan terukur Ilham Udin Armaiyn.

Tim anak asuh pelatih Kim Sang Ho sempat memperkecil ketertinggalannya di satu menit jelang akhir pertandingan yakni pada menit ke-89 lewat sundulan striker Suh Myeongwon. Tandukannya memanfaatkan umpan tendangan bebas gagal dijangkau oleh kiper Ravi Murdianto. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang, Indonesia tetap memimpin 3-2 atas juara bertahan, Korea Selatan.

Kemenangan dengan tambahan 3 poin ini membuat tim asuhan pelatih Indra Sjafri memuncaki klasemen Grup G dengan 9 poin dan surplus 7 gol. Hasil ini pun memastikan Garuda Jaya melaju dan langsung otomatis lolos ke putaran perempat Final Piala Asia U-19 yang akan digelar di Myanmar tahun 2014. Dengan keberhasilan meraih kemenangan itu, tim anak asuh mantan pelatih PSP Padang yang berusia 50 tahun itu bersama 15 tim lainnya akan berlaga dalam Piala AFC U-19 di Myanmar pada 5-22 Oktober 2014.

Tim anak asuh pelatih Kim Sang Ho melorot ke urutan kedua dan menjadi runner up Grup G dengan enam poin. Sang juara bertahan dan pemegang 12 gelar Piala Asia U-19 itu masih berpeluang lolos mendampingi tim Merah Putih dengan status sebagai menjadi salah satu dari enam runner up terbaik untuk meraih tiket ke perempat final. Akhirnya, Korea Selatan maju menjadi peserta Piala AFC U-19 2014 setelah berhasil berebut tiket ke Myanmar bersama dengan runner up terbaik lainnya adalah China, Australia, Uzbekistan, Thailand, dan Yaman.

AFC sebenarnya beranggotakan 47 negara, namun babak kualifikasi hanya diikuti 37 negara. Sepuluh negara yang tak ikut kualifikasi adalah Myamnar (tuan rumah 2014), Timor Leste, Kamboja, Guam, Mongolia, Pulau Mariana Utara, Bhutan, Kirgistan, Srilanka, dan Suriah. Babak Penyisihan Piala AFC U-19 dibagi ke dalam 9 grup A, B, C, D, E, F, G, H, dan I. Putaran final Piala Asia U-19 2014 di Myanmar akan diikuti oleh 16 tim. Sembilan tim yang langsung lolos otomatis ke perempat final adalah juara masing-masing grup. Sementara itu, enam tim lainnya yang mendapat tiket tambahan bersama tuan rumah, Myanmar untuk mengikuti babak perempat final yang diikuti 16 tim, akan diambil dari runner up terbaik. Sedangkan, satu slot lainnya diberikan kepada Myanmar selaku tuan rumah.

Selain Indonesia, dua tim yang sudah memastikan diri lolos ke perempat final adalah Iran di Grup D dan Vietnam di Grup F sebagai juara grup. Juara Grup lainnya yang menjadi peserta Piala AFC U-19 2014 di Myanmar adalah Qatar, Uni Emirat Arab, Irak, Oman, Korea Utara, dan Jepang.

Sebelum laga Indonesia vs Korsel, Grup G menggelar laga antara Laos melawan Filipina yang berakhir seri 2-2. Dengan demikian, Laos dan Filipina harus pulang hanya dengan mengantongi 1 poin dari sekali seri dan dua kali kalah. Filipina menempati peringkat ke-3 karena lebih unggul dalam selisih gol dengan defisit 6 gol, sedangkan Laos defisit 8 gol.

Susunan Pemain:

Indonesia (4-3-3): Ravi Murdianto; Hansamu Yama Pranata, Muhammad Sahrul Kurniawan, Putu Gede Juni Antara, M. Fachturohman; Evan Dimas Darmono, Muhammad Hargianto, Zulfiandi; Maldini Pali, Ilham Udin Armaiyn, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.

Korea Selatan (4-3-3): Lee Taehui; Pak Mingyu, Lim Seunggyeom, Kim Jeongmin, Hwang Ki Wook; Choi Jaehun, Hwang Hee Chan, Seol Taesu; Lee Gwanghyeok, Kim Shin, Shim Jehyeok. (jos)

See Also

Menpora Kunjungi Unesa Yang Mempunyai Fasilitas Olahraga Lengkap
Menpora Sebut Unesa Jadi Pusat Sports Science Nasional
Taekwondoin Kakak Beradik Tambah Koleksi Medali
Tim Jiti C Rajawali Sakti Tambah Pundi Medali
Bernard Gregory Susilo Rebut Medali Perak Jian Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Bernard Gregory Susilo Raih Perak Qiang Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Berawal Dari Hobi, Bernard Gregory Susilo Toreh Prestasi Cabor Wushu
The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.495.244 Since: 05.03.13 | 0.2853 sec