Olah Raga

Timnas Indonesia U-19 Gilas Filipina 2-0

Thursday, 10 Oktober 2013 | View : 918

JAKARTA-SBN.

Kemenangan kembali diamankan Tim Nasional (Timnas) sepakbola Indonesia U-19. Timnas sepakbola Indonesia U-19 terlalu tangguh bagi timnas Filipina. Bermain menghadapi Filipina dalam pertandingan laga kedua penyisihan Grup G Kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (10/10/2013) malam WIB, timnas Indonesia U-19 menang dua gol tanpa balas.

Pada laga ini, Indonesia tampil agresif sejak wasit Win Cho meniup peluit tanda pertandingan dimulai. Indonesia terus melancarkan serangan untuk membongkar barisan pertahanan tim asuhan Marlon Manos Maro.

Kartu truf timnas Indonesia U-19, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh yang menjadi striker tunggal berkali-kali menciptakan peluang. Demikian juga tiga gelandang agresif, Evan Dimas Darmono, Ilham Udin Armaiyn, dan Dinan Yahdian Javier. Bahkan Muhammad Hargianto dan Zulfiandi kerap ikut naik membantu serangan.

Timnas Indonesia U-19 membuka kemenangan dengan gol hasil tendangan bebas Muhammad Hargianto dari luar kotak penalti pada menit ke-27.

Banyak peluang mencetak gol yang didapat, namun selalu gagal. Salah satunya tendangan Evan Dimas Darmono di menit ke-35 yang membentur mistar gawang Filipina yang dikawal Ronilo JR Vallez Bayan.

Tim asuhan Marlon Manos Maro sendiri tampil superdefensif dengan memasang lima pemain bertahan. Hal itu membuat ruang tembak pemain Indonesia sangat sempit sehingga banyak peluang namun selalu gagal berbuah gol.

Pada babak kedua, Indonesia melancarkan serangan lebih gencar. Peluang pun datang bertubi-tubi. Mulai dari tendangan mendatar Evan Dimas Darmono di menit ke-47 namun berhasil ditips kiper Filipina. Selang dua menit kemudian, Ilham Udin Armaiyn melepas tendangan yang melambung ke atas mistar.

Serangan gencar itu membuat  Filipina menerapkan strategi superdefensif untuk meredam agresivitas Indonesia. Tim asuhan Marlon Manos Maro makin merapatkan barisan pertahanan dan menumpuk pemain di dalam kotak penalti. Untuk menyerang, sesekali tim asuhan Marlon Manos Maro mengandalkan kecepatan balik lewat pemain sayapnya.

Pada menit ke-55, sebuah sepakan dari Muhammad Hargianto dari luar kotak penalti berhasil dibuang kiper Filipina.

Pada menit ke-63, Indonesia memasukkan Paulo Oktavianus Sitanggang dan menarik Zulfiandi. Masuknya pemain berkuncir ini mampu menghidupkan lini tengah. Tak lama berselang, pelatih timnas Indonesia U-19 asal Padang itu, Indra Sjafrie pun mencoba dengan memasukkan striker asal NTT, Yabes Rony Malaifani, yang semakin menambah ketajaman.

Kombinasi Yabes Rony Malaifani dan Paulo Oktavianus Sitanggang mampu mengoyak pertahanan Filipina. Tim Garuda Jaya mencetak gol kedua lainnya bagi Indonesia ke gawang Filipina yang tercipta melalui pemain pengganti Yabes Rony Malaifani di menit ke-83. Akhirnya gol yang ditunggu-tunggu lahir di menit ke-83 melalui aksi memukau Yabes Rony Malaifani yang disudahi dengan tendangan kaki kanan. Berawal dari serangan cepat, bola bisa dikuasai Yabes Rony Malaifani di sisi kiri arah gawang. Yabes Rony Malaifani menuntaskan serangan lewat tendangan dari sudut sempit untuk mengirim bola ke dalam gawang Filipina.

Setelah gol ini, Indonesia kembali melakukan pergantian pemain. Kali ini, pemain bertahan M. Fathurrohman diganti Hendra Sandi Gunawan di menit ke-85. Filipina mengganti Keanu Garcia dengan Bualala Kanayama di menit ke-77.

Dalam pertandingan lain Grup G yang juga digelar Kamis (10/10/2013), Korea Selatan kembali menunjukkan keperkasaannya dengan menggasak Laos 5-1. Gol Korsel masing-masing dicetak top skorer Korsel, Hwang Hee Chan di menit ke-4, Seol Taesu di menit ke-17, serta Hattrick Lee Jeongbin di menit ke-26, ke-76, dan ke-90. Pada laga itu, Hwang Hee Chan membuka keunggulan Korea pada menit ke-4. Gol ini makin meningkatkan kepercayaan diri pemain Korsel sekaligus membuat pemain Laos kehilangan kosentrasi. Akibatnya, pada menit ke-17, Seol Taesu menggandakan keunggulan Korea Selatan menjadi 2-0. Bahkan pada menit ke-28, Korsel kembali mencetak gol melalui Lee Jeongbin sehingga skor menjadi 3-0. Keunggulan 3-0 membuat pemain Korsel tampil lebih santai. Laos pun mengambil kesempatan ini untuk melancarkan sejumlah serangan. Hasilnya mereka mampu memperkecil ketinggalan menjadi 3-1 melalui gol Souckchinda pada menit ke-34. Ketangguhan Korea Selatan berlanjut pada babak kedua. Mereka bermain cepat dengan mengandalkan serangan-serangan sayap serta tusukan dari lini tengah. Namun, Laos mulai tampil disiplin sehingga sejumlah serangan Korsel bisa dipatahkan. Setelah lama permainan berkutat di tengah, Korsel akhirnya bisa menambah satu gol melalui sebuah tendangan keras dari dalam kotak penalti oleh Lee Jeongbin pada menit ke-76. Pemian bertubuh gempal ini bahkan kembali memaksa kiper Laos, Bounpaseuth Niphavong, memungut bola dari gawang setelah mencetak hattrick pada menit ke-90.

Kekalahan selisih gol ini sangat berdampak lantaran pada laga penentuan, Sabtu (12/10/2013), Korsel hanya butuh hasil imbang untuk menjadi juara grup, sedangkan Indonesia wajib menang. Dengan kemenangan di laga ini, Indonesia untuk sementara berada di posisi dua klasemen. Torehan poin yang diraih Evan Dimas dan kawan-kawan adalah enam angka, sejatinya sama dengan yang dimiliki Korsel yakni mengumpulkan enam poin. Namun, Indonesia kalah produktif selisih gol sehingga harus puas bertengger di posisi kedua klasemen sementara. Hasil  menang telak 5-1 atas Laos ini juga membuat Korsel meraup enam poin dari dua laga dan duduk di posisi puncak klasemen sementara Grup G lantaran unggul soal agresifitas gol. Korsel membukukan agregat 9-1, sedangkan Indonesia 6-0. Diikuti Filipina dan Laos dengan nilai kosong. (jos)

See Also

Menpora Kunjungi Unesa Yang Mempunyai Fasilitas Olahraga Lengkap
Menpora Sebut Unesa Jadi Pusat Sports Science Nasional
Taekwondoin Kakak Beradik Tambah Koleksi Medali
Tim Jiti C Rajawali Sakti Tambah Pundi Medali
Bernard Gregory Susilo Rebut Medali Perak Jian Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Bernard Gregory Susilo Raih Perak Qiang Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Berawal Dari Hobi, Bernard Gregory Susilo Toreh Prestasi Cabor Wushu
The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.495.286 Since: 05.03.13 | 0.2856 sec