Hukum

Ahmad Fathanah Bantah Hubungan Asmara Dengan Ayu Azhari

Friday, 27 September 2013 | View : 1038

JAKARTA-SBN.

Terdakwa kasus perkara dugaan suap dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2013, Ahmad Fathanah memperkenalkan diri sebagai ustadz ketika bertemu Siti Khadijah Azhari atau akrab disapa Ayu Azhari. Mantan artis seksi Ayu Azhari menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap dan TPPU dalam pengurusan kuota impor daging sapi di Kementan tahun 2013 dengan terdakwa Ahmad Fathanah, Kamis (26/9/2013) kemarin.

Artis senior Ayu Azhari dihadirkan karena beberapa kali menerima uang dari sahabat karib mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lutfhi Hasan Ishaaq (LHI) tersebut. Dalam dakwaan Ahmad Fathanah, Ayu Azhari sempat menerima aliran uang dari Ahmad Fathanah dengan nilai keseluruhan Rp 38 juta. Uang itu diduga sebagai tindakan pencucian uang Ahmad Fathanah atas hasil korupsi yang dilakukannya. Namun, Ayu Azhari membantah hal itu. Menurut Ayu Azhari, uang itu sebagai uang muka untuk pekerjaan yang dijanjikan Ahmad Fathanah. Walaupun proyek menyanyi di kampanye PKS itu tidak jadi, rupanya Ahmad Fathanah sudah memberikan uang muka pada Ayu Azhari. Kakak Sarah Azhari dan Rahma Azhari ini sudah dapat Rp 20 juta plus US$ 1.800. Total sekitar Rp 38 juta.

Berkaitan dengan pertemuannya dengan Ahmad Fathanah, Siti Khadijah Azhari atau akrab disapa Ayu Azhari mengaku pertama kali keduanya bertemu di Plaza Indonesia yang diingat Ayu Azhari terjadi sekitar pada bulan November atau Desember tahun 2012. Pertemuan itu terjadi secara tak sengaja. Ketika itu, Ayu mengaku sedang berbelanja di mal tersebut. “Saya lagi lewat. Kebetulan ada teman memanggil di cafe shop, diajak untuk berkenalan. Teman saya minta nomor telepon untuk acara pilkada,” beber Ayu Azhari ketika bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi dengan terdakwa Ahmad Fathanah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (26/9/2013).

Ketua Majelis Hakim Nawawi Pomolango kemudian mengingatkan Ayu Azhari, apakah dia mengenal seseorang bernama Marcel atau tidak. Ayu Azhari kemudian mengatakan, kalau tidak salah Marcel yang memanggilnya untuk berkenalan dengan Ahmad Fathanah. Dalam pertemuan itu Ahmad Fathanah tidak sendiri. Ada sekitar tiga-empat orang. 

Ayu Azhari menjadi saksi di persidangan terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh Ahmad Fathanah. Dalam kasus ini, Ahmad Fathanah didakwa bersama-sama L.H.I. menerima uang Rp 1,3 miliar dari PT. Indoguna Utama terkait kepengurusan kuota impor daging sapi. Ahmad Fathanah juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang dengan menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membayarkan, dan membelanjakan harta kekayaan yang nilainya mencapai Rp 34 miliar dan US$ 89.321. Diduga, harta tersebut berasal dari tindak pidana korupsi. 

Menurut Ayu Azhari, Ahmad Fathanah saat itu memperkenalkan diri sebagai ustadz. Ahmad Fathanah kemudian menyampaikan bahwa dirinya biasa melaksanakan acara hiburan untuk masyarakat. Kemudian mengajak Ayu Azhari untuk terlibat dalam kegiatan. Ahmad Fathanah berencana mengajak Ayu untuk dapat mengisi suatu acara hiburan dalam rangka sosialisasi pilkada. “Dia (Fathanah) memperkenalkan (diri kepada) saya waktu itu ‘saya sebagai seorang ustadz’, yah. Maksudnya, dia pernah bekerja di Saudi Arabia (Arab Saudi) juga untuk guide pembimbing haji dan umroh dan aktif untuk Pilkada di Indonesia,” elaborasi Ayu Azhari.

Ayu Azhari tak mengingat pekerjaan Ahmad Fathanah di Indonesia sepulangnya dari Arab Saudi. “Saya enggak begitu ingat apa aktif untuk pilkada dan berkaitan dengan partai juga,” papar Ayu Azhari saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (26/9/2013). “Tapi aktif untuk acara-acara Pilkada dan berkaitan dengan partai juga. Saya nggak tahu partai apa, tapi waktu itu saya menduga partai PKS,” lanjut pemilik nama asli Siti Khadijah Azhari ini. Ayu Azhari mengaku menduga Ahmad Fathanah sebagai orang PKS karena kegiatan Ahmad Fathanah sering berkaitan dengan partai tersebut. Ahmad Fathanah juga mengaku dekat dengan orang PKS. “Saya duga (untuk) partai PKS. Karena beliau katakan sering aktif berkegiatan untuk pemilihan walikota, pilkada di daerah-daerah tertentu yang saya tahu itu PKS,” sambung Ayu Azhari. “Waktu saya tanya apa bapak di jajaran PKS, tapi beliau (Fathanah) bilang tidak di PKS (bukan pengurus/kader),” bebernya.

Setelah perkenalan itu, keduanya kembali bertemu di restoran Arab untuk membicarakan pekerjaan yang ditawarkan Ahmad Fathanah. Dalam pertemuan santai, Ahmad Fathanah menawarkan Ayu Azhari untuk mengisi acara di Pilkada PKS di Sulawesi.

Di persidangan, Ayu Azhari mengakui memang beberapa kali menerima uang dari Ahmad Fathanah. Namun menurutnya uang tersebut sebagai ijon untuk order nyanyi dalam sejumlah acara yang akan diagendakan Ahmad Fathanah. Acara-acara itu diantaranya kegiatan PKS. Menurut artis Ayu Azhari, pria asal Makasar itu menawarkan sejumlah job manggung untuk keperluan pilkada yang diikuti kontestan PKS di beberapa daerah. Beberapa waktu lalu, Ayu Azhari pernah dijanjikan Ahmad Fathanah untuk menyanyi dalam acara kampanye PKS. Bahkan, Ayu Azhari memaparkan, Ahmad Fathanah sempat menawarkan pekerjaan untuk menyanyi di acara kampanye di hampir sembilan lokasi dan menjanjikan akan memberi honor sampai Rp 450 juta. "Saya pernah ditawari untuk nyanyi di Sulawesi. Dan katanya dijanjikan pula untuk kegiatan pilkada untuk Jawa Barat, Medan, dan Malang," jelas Ayu Azhari.

Ahmad Fathanah menjanjikan 9-10 titik kampanye PKS dengan bayaran Rp 75 juta per paket. Rp 25 juta untuk Axel Gondokusumo dan Rp 50 juta untuk Ayu. “Saya mintanya satu titik Rp 75 juta. Tetapi, di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saya bilang butuhnya Rp 450 juta, untuk satu show Rp 50 juta," terang Ayu saat bersaksi untuk terdakwa Ahmad Fathanah dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (26/9/2013). Namun, Ayu Azhari mengungkapkan bahwa kerja sama antara keduanya belum terlaksana. Walaupun, Ahmad Fathanah sempat memintanya untuk bersiap-siap untuk acara kampanye di daerah Malang, Jawa Timur.

Ahmad Fathanah menyampaikan akan mengundang Ayu Azhari tampil bernyanyi di Sulawesi dan menanyakan harga yang harus dibayarkan. Ahmad Fathanah menawarkan Ayu Azhari untuk ikut mengisi penampilan dan sosialisasi di Pilkada Jawa barat, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. Di situ belum ada kesepakatan. Tetapi Ahmad Fathanah mengajak Ayu Azhari ke restoran Arab. Ayu Azhari kemudian menawarkan kepada anaknya, Axel Gondokusumo untuk tampil juga. Ayu Azhari mengatakan jika deal maka yang harus diberikan adalah uang DP 50%. Bahkan, artis Siti Khadijah Azhari alias Ayu Azhari mengakui sempat meminta uang muka 50% dari nilai perjanjian dan diberikan jatah oleh Ahmad Fathanah sebesar US$ 1.800 dan Rp 10 juta secara bertahap dalam beberapa kali pertemuan. “Terus dia tanya berapa honornya, biasanya kalau sudah deal kasih DP. DP-nya biasanya 50%," ujarnya.

Mendengar penyataan itu, hakim anggota I Made Hendra mengingatkan Ayu Azhari agar menyampaikan soal pertemuan lainnya. Bahkan dia menanyakan kapan waktu pertemuan itu terjadi. Ayu Azhari menerangkan, satu atau dua hari setelah pertemuan pertama, Ahmad Fathanah menghubunginya untuk bertemu lagi di Ratu Plaza. Kemudian, keduanya menuju Pasific Place dan Mall Pondok Indah. “Saya juga tagih tambahan DP-nya. Lalu dia kasih sekitar USD 1.000," imbuhnya. Selain itu hakim meminta Ayu Azhari menjelaskan pertemuan lain. Ayu Azhari mengaku pernah satu kali lagi pertemuan dilakukan di Plaza Senayan. Saat itu ada keluarga calon Gubernur Sulsel yang saat itu menjadi Walikota Makassar. “Setelah itu enggak ketemu lagi. Kemudian saya telpon, minta pengertian terdakwa untuk berikan satlement Rp 10 juta. Lalu ditransfer ke rekening anak saya, Axel. Saya tidak tahu sumber uang terdakwa dari mana. Semuanya sudah saya kembalikan ke KPK karena katanya uang itu terindikasi (TPPU),” tandasnya. Namun, di hadapan Majelis Hakim, Ayu Azhari mengaku sudah mengembalikan ke KPK sejumlah US$ 1.800 dan Rp 10 juta karena dikatakan oleh penyidik ada dugaan berasal dari Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Saat kasus ini ramai dibicarakan, Ayu Azhari mengembalikan uang itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tanggal 3 Mei silam. Dia pun mengaku menjadi korban pekerjaan Ahmad Fathanah. Fakta itu disampaikan Ayu Azhari dalam sidang lanjutan Tindak Pindana Pencucian Uang (TPPU) terdakwa Ahmad Fathanah, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (26/9/2013).

Untuk pembayaran awal, Ahmad Fathanah memberikan dollar AS untuk Ayu Azhari. Artis Siti Khadijah Azhari atau akrab disapa Ayu Azhari juga mengaku beberapa kali diberi uang oleh Ahmad Fathanah. Uang yang pernah diberikan Ahmad Fathanah pada Ayu Azhari itu antara lain US$ 800, US$ 1.000 dan Rp 20 juta. Uang dalam bentuk pecahan dollar Amerika itu diberikan tunai secara bertahap. Sementara uang Rp 20 juta, masing-masing Rp 10 juta melalui transfer ke rekening anak perempuan yang bernama asli Siti Khadijah Azhari itu dan Rp 10 juta diberikan tunai. Kemudian, beber Ayu Azhari, Ahmad Fathanah juga memberikan uang tunai sebesar Rp 20 juta dan Rp 10 juta setelah makan malam bersama di Hotel Le Meredien, Jakarta. “Uang itu sebagai DP (down payment) atas tawaran job dari Pak Fathanah,” papar Ayu Azhari. “Saya lupa, Pak. Kasihnya dollar sekitar 800 atau 1.000,” terang wanita bernama lengkap Siti Khadijah Azhari ini. “Lalu dia kasih saya, ini sekedar DP. Dia kasih dalam bentuk dollar Amerika US$ 800. Kurang lebihnya sudah saya terangkan ke penyidik," jelasnya. Ayu Azhari mengaku hubungannya dengan Ahmad Fathanah hanya sebatas profesi. “Ahmad Fathanah kemudian memberikan uang US$ 800 di Plaza Indonesia. Berturut-turut kemudian Ahmad Fathanah, US$ 1.000, termasuk Rp 20 juta yang juga sebagai bagian DP dari komitmen job,” urai mantan artis seksi Ayu Azhari yang sudah berkepala empat tersebut. Ayu Azhari menjelaskan uang itu merupakan DP untuk mengisi acara pilkada dan sosialisasi pilkada di sembilan daerah. "Itu sekadar uang DP (downpayment)," jelas Ayu Azhari lagi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhibuddin sempat meragukan pernyataan Ayu Azhari bahwa uang itu untuk DP order nyanyi. Jaksa sepertinya menduga uang itu terkait hubungan asmara antara Ahmad Fathanah dan Ayu Azhari. Sebab Jaksa Muhibuddin sempat menanyakan status hubungan Ahmad Fathanah dan Ayu Azhari.

Hubungan asmara artis Siti Khadijah Azhari alias Ayu Azhari menjadi tanda tanya besar dalam sidang lanjutan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan terdakwa Ahmad Fathanah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (26/9/13). Pasalnya, Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK), Guntur Ferry Fathan menyampaikan pertanyaan mencengangkan. Dia menanyakan, terkait pemberian uang dari Ahmad Fathanah apakah terkait dengan hubungan pribadi. Pertanyaan Jaksa Guntur Ferry Fathan tersebut buat mengurai benang kusut soal pemberian uang yang diberikan Ahmad Fathanah. Jaksa Guntur Ferry Fathan masih menduga pemberian uang itu terkait dengan aliran dana tindak pidana pencucian uang. Sebab, Jaksa Guntur Ferry Fathan punya rekaman sadapan keduanya. "Selain untuk pekerjaan, apakah pemberian uang itu ada kaitannya dengan hubungan asmara," tanya Jaksa Guntur Ferry Fathan.

Hal itu pun sempat menimbulkan keberatan dari kubu terdakwa. “Keberatan yang mulia, pertanyaannya tidak relevansi karena menyangkut privasi seseorang," ungkap tim kuasa hukum Ahmad Fathanah.

Lantas, Hakim Ketua Nawawi Pomolango yang menanyakan kepada Ayu Azhari. "Apakah saksi memiliki hubungan asmara dengan terdakwa," tanya Hakim Nawawi Pomolango. “Tidak yang mulia,” kata Ayu saat menjawab pertanyaan dari Jaksa Guntur Ferry Fathan soal hubungan asmara keduanya dalam sidang lanjutan terdakwa Ahmad Fathanah di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (26/9/2013).

Namun, Ketua Majelis Hakim Nawawi Pomolango menengahi dengan mempersilakan dan mendalami pertanyaan kepada Ayu Azhari soal hubungan asmara keduanya. “Kalau hubungan asmara tidak. Kalau saya sebagai artis biasa mem-follow up pekerjaan dengan bahasa yang merayu-rayu dan mendesah," jelas Ayu Azhari.

Dengan jawaban Ayu Azhari itu dan mendengar keterangan Ayu Azhari, Hakim Ketua Nawawi Pomolango pun kemudian bertanya lagi dan mendalami soal apakah suara desahan merupakan hal yang biasa dan lumrah. "Itu penilaian, yang Mulia. Seperti mata saya yang dianggap sayu. Kalau mendesah, itu mungkin karena panggilan sayang atau abang (kepada Fathanah)," sambung dia dengan suara yang terdengar gemetar seperti menahan kaget.

Lantas, Ketua Tim Jaksa KPK Muhibbudin pun memberi penjelasan soal permintaan pemutaran sadapan tersebut. "Ini berkaitan dengan pemberian uang, yang mulia. Kami tak bermaksud membuat persidangan di luar konteks dengan membuka hubungan pribadi," kata Jaksa Muhibuddin.

Namun, Ketua Majelis Hakim Nawawi Pomolango tak memberikan izin. Sebab, dia beranggapan Ayu sudah memberi penjelasan yang cukup jelas.

Artis Siti Khadijah Azhari atau akrab disapa Ayu Azhari menjawab hubungannya biasa saja alias sebatas kawan. Saksi Ayu Azhari menampik punya hubungan asmara dengan terdakwa Ahmad Fathanah. Artis Ayu Azhari yang hadir di persidangan Ahmad Fathanah mengaku hanya menjalin hubungan profesional dengan pria asal Makassar itu. Dalam kesaksiannya, Ayu Azhari mengakui kenal dengan terdakwa Ahmad Fathanah tapi hanya sekadar hubungan profesional saja. Dia mengaku beberapa kali bertemu Fathanah. Jika ada hal-hal yang terlihat mesra, menurutnya adalah hal yang biasa. Siti Khadijah Azhari atau akrab disapa Ayu Azhari menolak disebut memiliki hubungan istimewa dengan Ahmad Fathanah. Meski begitu tim Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi punya rekaman sadapan antara Ayu Azhari dan Ahmad Fathanah yang dinilai menggambarkan kedekatan personal keduanya.

Ternyata, artis lawas, Ayu Azhari yang memiliki nama asli Siti Khadijah Azhari juga diduga memiliki hubungan dengan orang dekat eks Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq tersebut, terdakwa kasus perkara dugaan suap dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2013, Ahmad Fathanah. Walaupun, diakui oleh Ayu Azhari hubungan keduanya hanyalah hubungan bisnis.

Mendengar jawaban Ayu Azhari itu, Jaksa KPK pun, Muhibuddin sempat langsung meminta izin hakim untuk memutarkan dan mendengarkan rekaman pembicaraan dan percakapan telepon antara Ahmad Fathanah dan artis yang telah berumur 40 tahun tersebut, Ayu Azhari. “Ini berkaitan dengan pemberian uang, yang mulia. Kami tak bermaksud membuat persidangan di luar konteks dengan membuka hubungan pribadi,” kata Jaksa Muhibuddin. Tetapi, sayangnya Ketua Majelis Hakim, Nawawi Pomolango menolak permintaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan memutar rekaman pembicaraan antara Ayu Azhari dan Ahmad Fathanah dan tidak memberikan izin karena penjelasan Ayu Azhari dinilai sudah cukup. Kecurigaan ada hubungan yang lebih antara keduanya terlihat dari respons Ayu Azhari ketika Jaksa meminta izin memutar rekaman pembicaraan hasil sadapan.

Di dalam sidang juga sempat akan terkuak hubungan spesial antara terdakwa Ahmad Fathanah dan Ayu Azhari yang diduga lebih dari hubungan profesional. Menurut informasi yang diperoleh memang diduga ada hubungan yang lebih antara Ahmad Fathanah dan Ayu Azhari. Bahkan, uang-uang yang diterima oleh Ayu Azhari bukanlah uang muka untuk pekerjaan menyanyi sebagaimana dikatakan oleh artis era 90'an tersebut. Kabarnya, semua fakta tersebut terkuak dalam rekaman hasil sadapan yang ditolak oleh Majelis Hakim dalam sidang.

Di persidangan, Ayu Azhari membantah dirinya punya hubungan asmara dengan Ahmad Fathanah. Namun, dia mengaku memang suka merayu dan mendesah kepada Ahmad Fathanah agar proyek menyanyi itu jadi. Semua itu terungkap di pengadilan. Ayu Azhari menjelaskan, dalam dunia artis untuk memfollow up suatu pekerjaan harus dengan bahasa yang mendayu-dayu bahkan terkesan memiliki suatu hubungan. Hal itu dikatakan Ayu Azhari, sewaktu Jaksa KPK ingin memutarkan bukti rekaman antara Ayu Azhari dan Ahmad Fathanah. “Tidak Pak, tapi kalau bahasa artis mem-follow up pekerjaan kesannya mendayu-dayu itu penilaian. Saya tidak punya hubungan khusus," demikian kata aktris panas era 90-an. “Kalau hubungan asmara tidak. Kalau saya sebagai artis biasa mem-follow up pekerjaan dengan bahasa yang merayu-rayu dan mendesah,” tegas Ayu Azhari lagi di persidangan Tipikor, Jakarta, Kamis (26/9/2013).

Mendengar permintaan Jaksa Muhibuddin tersebut, Ayu Azhari kemudian menjelaskan bahwa memang ada sapaan sayang kepada Ahmad Fathanah. Hal itu merupakan panggilan biasa. Bahkan, menurut Ayu Azhari, adalah wajar jika seorang biduwanita atau penyanyi wanita itu merayu untuk mendapatkan perhatian penonton. Demikian juga, dilakukan terhadap Ahmad Fathanah. "Seperti di kalangan artis lainnya, hal seperti itu ya biasa saja. Termasuk jika itu saya gunakan untuk menyapa Pak Fathanah," paparnya.

Namun, Ayu Azhari tak memungkiri dirinya sempat memanggil sayang kepada Ahmad Fathanah. Ayu Azhari pun mengaku tak segan memanggil Ahmad Fathanah dengan sebutan sayang. Siti Khadijah Azhari atau akrab disapa Ayu Azhari membeberkan alasannya memanggil terdakwa Ahmad Fathanah dengan sebutan sayang. Menurut Ayu Azhari, panggilan sayang itu lebih kepada hubungan kerja. Namun, Ayu Azhari tak menampik jika dirinya disebut merayu Ahmad Fathanah dengan panggilan sayang itu. Namun, model panas era 1990-an ini membantah punya hubungan spesial dengan lelaki asal Makassar itu. Ayu Azhari langsung menegaskan bahwa tidak ada hubungan asmara antara dirinya dan Ahmad Fathanah yang diketahuinya sudah memiliki istri.

Menurut Ayu Azhari, profesinya sebagai artis menuntutnya harus bisa merayu klien-kliennya dengan baik. Ayu Azhari langsung menjelaskan perihal matanya yang dinilai sayu oleh banyak orang dan suaranya yang mendesah karena memang nada suaranya pelan. “Jika mata saya sayu itu penilaian. Jika suara saya mendesah mungkin karena suara saya pelan karena saya perempuan,” tukas Ayu Azhari. Perihal suara yang mendayu-dayu dan matanya yang sayu, Ayu Azhari malah berkelakar. “Kalau suara saya yang mendayu-dayu dan mata saya yang sayu, makanya saya jadi Ayu Azhari. Hahaha. Atau saya pintar merayu," ujar Ayu Azhari sambil tertawa disertai sorakan sejumlah wartawan. 

Ayu Azhari  mengaku dirinya memang pintar merayu. Sebab, profesinya sebagai seorang entertaint harus pintar membuat orang terbuai dan memberikan jatah duit dari hasil kerjanya. Ayu Azhari mengatakan menjadi seorang artis atau penyanyi harus pintar merayu. Hal itu agar dapat uang tambahan termasuk uang dari terdakwa kasus pencucian uang Ahmad Fathanah.

Selain itu, Ayu Azhari langsung menjelaskan perihal panggilan sayang atau abang yang menurutnya sudah biasa dalam dunia keartisan. Menurutnya, panggilan ‘sayang’ ke seseorang belum tentu menunjukkan adanya hubungan asmara. Namun sebagai pekerja hiburan, dituntut mampu merayu dan menghibur orang. Karena itu bagian dari profesi. “Ya semua (pintar merayu). Kalau biduan nggak pintar ngerayu kalau di panggung, biduan nggak pintar ngerayu penonton nggak semangat,” tandas Ayu Azhari.

Dikonfirmasi perihal rayuannya itu menghasilkan uang puluhan juta dari Ahmad Fathanah, Ayu Azhari tidak menampik hal tersebut. Pasalnya hal itu dipandang sebagai tindakan yang wajar-wajar dalam dunia hiburan. Artis Siti Khadijah Azhari alias Ayu Azhari mengaku acap kali memanggil sayang kepada terdakwa Ahmad Fathanah untuk mendapatkan sejumlah pekerjaan menyanyi di beberapa tempat. Penegasan itu disampaikan Ayu Azhari usai memberikan kesaksiannya dalam sidang lanjutan terdakwa Ahmad Fathanah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (26/9/2013).

Artis senior Ayu Azhari menuturkan Ahmad Fathanah tak pernah merayunya. Meski merayu, Ayu Azhari mengungkapkan sosok Ahmad Fathanah tidak pernah merayu dirinya. Yang menarik, percakapan Ahmad Fathanah dan Ayu Azhari cukup mesra. Ditanya soal rekaman percakapan dengan suara desahannya dengan Ahmad Fathanah, Ayu Azhari mencoba mengelak. “Banyak hal yg saya tidak ingat. Saya mencoba melupakan kasus ini. Saya sudah berikan keterangan semoga bermanfaat,” tukasnya.

Ditemui seusai bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (26/9/2013) sore, janda Mike Tramp menampik ketika ditanya soal hubungan asmaranya dengan Ahmad Fathanah.

Akan tetapi, ditemui seusai bersaksi Ayu Azhari tidak membantah bahwa dalam rekaman pembicaraan yang batal diputar dalam sidang, dia memanggil Ahmad Fathanah ‘sayang’ dengan nada suara yang mendayu-dayu. Tetapi, Ayu Azhari tetap membantah jika dikatakan memiliki hubungan asmara dengan Ahmad Fathanah. “Tadi kan saya bilang kalau saya memanggil Anda (Fathanah), ‘Aduh sayang jangan begitu dong’. Apa itu suatu hubungan yang mengarah?" tanya Ayu Azhari ke sejumlah wartawan di depan ruang sidang usai bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (26/9/2013). Pernyataan Ayu Azhari itu membuat awak media yang mewawancarainya langsung tertawa terbahak-bahak.

Demikian juga, ketika ditanya tanggapannya atas kesaksian Ayu Azhari, Ahmad Fathanah mengatakan bahwa tidak ada hubungan yang istimewa antara keduanya atau hanya sekadar hubungan profesional saja. “Normal saja hubungannya, profesional. Tetapi memang ada potensi memasukan ke tim sosialisasi termasuk di Pilkada Makassar,” ucap Ahmad Fathanah.

Terdakwa kasus perkara dugaan suap dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2013, Ahmad Fathanah tampaknya enggan disinggung kembali soal rayuan dan desahan Ayu Azhari yang terungkap di persidangan.

Ahmad Fathanah membantah punya hubungan asmara dengan artis Ayu Azhari. Ahmad Fathanah mengaku hanya menjalin hubungan profesional dengan artis bernama asli Siti Khadijah Azhari itu. “Nggak etis (dibuka). Ada istri saya. Kasihan kalau diungkap lagi. Saya nggak pernah dengar tuh desahan dan rayuan (Ayu Azhari),” ucapnya. Ahmad Fathanah sungkan ditanya soal itu oleh wartawan lantaran merasa kasihan dengan istrinya, Septy Sanustika. Ketika ditanya soal desahan Ayu Azhari yang katanya seksi itu, Ahmad Fathanah mengelak. “Jangan, jangan, itu kawan, ini tidak etis, ada istri saya. Kasihan kalau Anda ungkap lagi," ujarnya usai bersidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (26/9/2013). Ahmad Fathanah juga mengelak pernah mendengar desahan maupun rayuan Ayu Azhari kepadanya. "Tolonglah saya, saya enggak pernah tuh dengar desahan dan rayuan," ujarnya.

Namun, Ahmad Fathanah tak membantah jika Ayu Azhari memanggil dirinya dengan sebutan ‘sayang’. Dan hal itu, imbuh Ahmad Fathanah, merupakan hal yang wajar karena hubungan profesionalisme. "Aaaa, itu mungkin dia 20-30 sayang-sayangnya sama yang lain. Kita kan profesional saja lah," tuturnya.

Selama ini, orang dekat eks Presiden PKS itu seringkali dikaitkan dengan wanita-wanita cantik. Ahmad Fathanah memang dikenal banyak memiliki teman dekat wanita. Ahmad Fathanah diketahui royal dan gemar memberikan perhiasan seharga ratusan juta rupiah dan barang-barang mewah kepada sejumlah wanita cantik. Ahmad Fathanah kerap memberikan sejumlah hadiah mahal ataupun uang dalam jumlah yang tidak sedikit untuk teman wanitanya tersebut. Kasus ini masih bergulir, dengan sejumlah wanita cantik yang pernah berhubungan dengan Ahmad Fathanah. Tentu masih banyak kejutan lagi. (tem/kom/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.503.294 Since: 05.03.13 | 0.1422 sec