Olah Raga

Sebastian Vettel Juara F1 Singtel GP Singapura

Tuesday, 24 September 2013 | View : 878
SINGAPURA-SBN.

Pebalap Red Bull Racing asal Jerman, Sebastian Vettel (26 tahun) tampil perkasa sejak start untuk menguasai balap dan memimpin sepanjang balapan di Sirkuit Marina Bay Street, Singapura, Minggu (22/9/2013) malam, kecuali saat dilewati pebalap Mercedes Nico Rosberg di tikungan satu, selama beberapa detik saja. Selebihnya, pebalap Red Bull Racing ini tak tersentuh. Dia membalap jauh di depan, bahkan berhasil mencatat fastest lap.

Pebalap Red Bull Racing asal Jerman, Sebastian Vettel berhasil memenangkan Formula 1 Singtel GP Singapura di Sirkuit jalanan Marina Bay pada hari Minggu (22/9/2013). Juara dunia tiga kali, Sebastian Vettel unggul atas pebalap Ferrari asal Spanyol, Fernando Alonso dan pebalap Lotus asal Finlandia, Kimi Raikkonen yang finis kedua dan ketiga.

Fernando Alonso, pebalap asal Spanyol yang menjadi andalan tim Ferrari tampil apik di awal balap sehingga langsung menyodok kendati dia mengawali start dari posisi tujuh. Pebalap Jerman ini diikuti oleh pebalap Scuderia Ferrari, Fernando Alonso di posisi kedua. Demikian pula Kimi Raikkonen, pebalap Finlandia dari tim Lotus, mampu finis di posisi ketiga. Seperti diketahui Kimi Raikkonen musim depan bakal satu tim dengan Fernando Alonso di Ferrari. Sementara itu posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh duet pebalap Mercedes, Nico Rosberg asal Jerman dan pebalap asal Inggris, Lewis Hamilton.

Aksi memukau yang ditunjukkan Sebastian Vettel di balap Formula 1 (F1) Singtel GP seri Singapura membuat tim Mercedes motorsport khawatir pebalap Red Bull Racing itu akan menyapu bersih sisa enam balapan musim ini dengan kemenangan. Apalagi dominasi Sebastian Vettel bersama Red Bull Racing di GP Singapura sangat memukau dan mampu mencapai kecepatan lebih dari dua detik per lap dibanding pebalap lainnya.

Bos tim Mercedes motorsport, Toto Wolff, menyebutkan potensi Sebastian Vettel menyapu bersih enam balapan terakhir tidak dapat dikesampingkan. "Ya. Vettel bisa memenangi enam sisa balapan, terutama dengan kinerja yang telah ditunjukkan di sini (Singapura)," cetus Toto Wolff seperti dilansir Planetf1, Selasa (24/9/2013). “Dia memacu mobil dua detik per lap lebih cepat dari yang dia butuhkan. Jadi, jika mereka tidak memiliki DNFs maka mereka dapat menyapu bersih. Mereka memang layak menjadi juara dunia,” tegas Toto Wolff.

Bos tim Mercedes motorsport, Toto Wolff menyadari bahwa tim Mercedes motorsport sudah tak memiliki kesempatan untuk mengalahkan Sebastian Vettel. “Itulah satu-satunya hal yang dapat kita katakan dan ada jaminan bahwa kita memang menghadapi pebalap yang layak menang. Kinerja ini benar-benar menakjubkan,” tukas Toto Wolff.

Pebalap Lotus asal Finlandia, Kimi Raikkonen memang tidak juara pada F1 Singtel GP Singapura 2013 yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay Street, Minggu (22/9/2013). Tetapi, dia tetap layak diacungi jempol. Pebalap Lotus ini memulai balapan dari posisi start 13, dan berhasil finis dengan naik podium ketiga.

Tak hanya itu, Kimi Raikkonen juga harus membalap dengan menahan sakit pada pinggangnya, yang diderita sejak kualifikasi, Sabtu (21/9/2013). Bahkan, dia sempat diragukan akan bisa turun pada balapan ini. Kimi Raikkonen mengaku rasa sakit pada pinggangnya sudah berkurang dibandingkan saat kualifikasi. Sakit ini merupakan efek jangka panjang dari kecelakaan yang dia alami, 12 tahun silam. “Sakitnya tidak terlalu terasa saat balapan. Kemarin (Sabtu) sangat tidak ideal dan saya hampir tidak membalap. Ini bukanlah kali pertama saya merasakan sakit di pinggang, dan saya tahu, banyak yang harus dilakukan saat musim dingin, jadi kita lihat apa yang bisa dilakuan. Sekarang, setelah balapan yang tidak 100%, kami punya dua minggu untuk beristirahat dan memulihkannya,” elaborasi dia.

Awal pekan kemarin, muncul isu bahwa Lotus kesulitan membayar gaji pebalap yang pernah meninggalkan Fromula 1 selama dua musim tersebut. Tak heran jika beberapa pihak menyebut Kimi Raikkonen tidak akan membalap sungguh-sungguh di GP Singapura. Tetapi, apa yang dilakukan Kimi Raikkonen di lintasan dengan 23 tikungan tersebut, sungguh luar biasa. Masuk pit paling awal dibanding pebalap lain, Kimi Raikkonen berhasil menaklukkan salah satu sirkuit paling menguras fisik dalam Formula 1 ini. "Ini adalah akhir pekan yang sulit," ketus Kimi Raikkonen, dengan gaya khasnya yang cuek, usai balapan. “Mobil terasa enak dan bahkan bisa lebih baik kalau saya melakukan lebih banyak saat latihan. Tetapi, meskipun dengan hasil lebih bagus saat kualifikasi, saya rasa posisi ketiga adalah hasil maksimal yang akan bisa kami capai hari ini,” tandas Kimi Raikkonen. “Kami sudah melakukan yang terbaik (di Singapura) yang kami mampu, dan tidak bisa meraih lebih lagi. Kami harus cukup senang dengan finis ketiga dan kami bisa memperkecil masalah untuk balapan berikutnya,” jelas pebalap Lotus Kimi Raikkonen asal Finlandia.

Pujian terhadap Sebastian Vettel juga disampaikan pebalap Mercedes, Lewis Hamilton. Pebalap asal Inggris ini bahkan dengan terbuka mengaku sebagai fans pebalap asal Jerman itu. Lewis Hamilton pun mengaku kecewa ketika ada pihak yang mencemooh Sebastian Vettel saat GP Singapura. “Mencemooh adalah sesuatu yang negatif, terutama ketika ditujukan pada seseorang yang sudah bekerja sangat keras untuk menjadi sukses," tandas Lewis Hamilton. "Tidak ada yang harus dikecam karena keberhasilan mereka (Vettel), tidak peduli seberapa mudah atau sulitnya mereka mencapai juara. Saya melihat sekilas Vettel di podium dan saya mencoba membayangkan bagaimana jika saya yang memenangi balapan dengan cara mudah seperti dia," tutur Lewis Hamilton.

Ketika dimintai komentar soal kemungkinan cemoohan pada Sebastian Vettel akibat tindakannya di GP Malaysia yang mencuri kemenangan dari rekan setimnya Mark Webber. Pebalap Inggris Lewis Hamilton pun menegaskan bahwa Vettel pun pasti tidak akan mau mencapai kemenangan dengan cara seperti itu. Sebagai pesaing, Lewis Hamilton mengakui bahwa Sebastian Vettel dan tim Red Bull Racing memang layak diberi apresiasi atas prestasi yang mereka tunjukkan. "Impian setiap pebalap adalah memiliki mobil yang dapat memberikan perlawanan," papar Lewis Hamilton. “Saya pun ingin bisa bertarung dengan dia atau siapa pun. Mencemooh jelas bukan hal yang positif didengar,” pungkas Lewis Hamilton.

“Saat ini saya sangat bahagia, hingga tidak sempat lagi memikirkan juara dunia, walau posisi saya saat ini amat bagus,” bilang Sebastian Vettel seusai balapan yang dimulai dengan start di pole position dan berakhir dengan kemenangannya tersebut.

“Ini adalah akhir pekan yang fantastis," ujar Sebastian Vettel seusai memenangi balapan. “Start-nya ketat, lalu kami melakukan balapan dengan kecepatan yang bagus, terutama saat safety car masuk, dan kami berusaha keras untuk mencoba menambah selisih (dengan pebalap di belakang),” ucapnya lagi. “Kamu tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dan bisa terjadi,” lanjut Sebastian Vettel. “Saya menjaga konsentrasi dengan mengingatkan diri saya betapa mudahnya membuat kesalahan di sini. Pembatas sangat dekat dan jika kamu tidak sungguh-sungguh memperhatikan, kesalahan akan cepat terjadi. Saya fokus untuk menginjak rem dengan tepat, dan menyimpan ban,” elaborasi Sebastian Vettel.

Bagi Sebastian Vettel, ini adalah kemenangan ketiga di Singapura, setelah tahun 2011 dan 2012.

Juara dunia Formula 1 dari kubu balap Red Bull Racing itu, Sebastian Vettel memenangi F1 GP di sirkuit Singapura dan menambah poin keseluruhan, meninggalkan pebalap lainnya.

Kemenangan di sirkuit F1 Singtel GP Singapura ini, juga mencatatkan rekor baru bagi Sebastian Vettel yakni merayakan kemenangan ke-33 kali memenangkan balapan dalam karir balapnya, menyusul Fernando Alonso yang mencatatkan 32 kali kemenangan. Pebalap Jerman dari tim Red Bull itu finis pertama untuk kian kukuh memimpin klasemen sementara pebalap.

Musim ini, Sebastian Vettel sudah memenangi tujuh seri, termasuk tiga beruntun di Belgia, Italia, dan Singapura. Sebastian Vettel (26 tahun) meraih kemenangan ke-7 dalam balapan musim ini dalam Grand Prix di sirkuit Singapura. Dengan kemenangan ke-7 tersebut, pebalap Jerman tersebut, Sebastian Vettel saat ini memimpin klasemen dan kini sudah mengumpulkan 247 poin dalam musim balapan ini.

Pesaing terdekatnya, Fernando Alonso dari Scuderia Ferrari yang masuk finish pada posisi ke-dua di belakang Sebastian Vettel kini terpaut 60 poin di belakangnya, jadi Sebastian Vettel unggul 60 angka atas pebalap Ferrari, Fernando Alonso di peringkat dua. Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton dari Inggris menyusul di urutan tiga dengan 151 poin, lalu pebalap Lotus, Kimi Raikkonen asal Finlandia dengan 149.

Setelah F1 Singtel GP Singapura di sirkuit Marina Bay itu, kini balapan musim ini masih tersisa 6 seri balapan lagi. Di atas kertas, posisi Sebastian Vettel sudah nyaris tidak tergoyahkan untuk jadi juara dunia musim ini, yang merupakan titel ke 4 baginya. Bagi Sebastian Vettel, gelar juara dunia keempat kali kini makin mendekat. 

Bulan Oktober 2013 depan, ada tiga balapan di sirkuit Asia yang menunggu. Masing-masing di Korea Selatan pada 6 Oktober, Jepang 13 Oktober, dan India 27 Oktober. Musim lalu Sebastian Vettel merajai ketiga sirkuit itu. Jika hattrick itu bisa terulang lagi, berarti Sebastian Vettel dipastikan dini jadi juara dunia lagi musim ini untuk keempat kalinya. Dan tiga balapan sisa di Abu Dhabi, Amerika Serikat, dan balapan final di Brasil hanya tinggal penegasan bagi prestasinya. (kom/jos)

See Also

Menpora Kunjungi Unesa Yang Mempunyai Fasilitas Olahraga Lengkap
Menpora Sebut Unesa Jadi Pusat Sports Science Nasional
Taekwondoin Kakak Beradik Tambah Koleksi Medali
Tim Jiti C Rajawali Sakti Tambah Pundi Medali
Bernard Gregory Susilo Rebut Medali Perak Jian Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Bernard Gregory Susilo Raih Perak Qiang Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Berawal Dari Hobi, Bernard Gregory Susilo Toreh Prestasi Cabor Wushu
The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.298.213 Since: 05.03.13 | 0.2338 sec