Hukum

Tri Kurnia Rahayu Terima Ratusan Juta Dari Ahmad Fathanah

JAKARTA-SBN.

Terdakwa kasus perkara dugaan korupsi dan pencucian uang dalam pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2013, Ahmad Fathanah meminta salah satu teman wanitanya, Tri Kurnia Rahayu, untuk menutupi kedekatan mereka dari istrinya, Sefti Sanustika. Tri Kurnia Rahayu yang merupakan sahabat Sefti Sanustika kerap menerima sejumlah uang dari orang kepercayaan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, LHI itu. “Ahmad Fathanah berpesan jangan beritahu Sefti," beber Tri Kurnia Rahayu dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (16/9/2013). Pernyataan ini dilontarkan saksi Tri Kurnia Rahayu dalam persidangan dengan terdakwa Ahmad Fathanah saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Tri Kurnia Rahayu adalah satu dari enam saksi yang dihadirkan dalam sidang hari ini. Selain Tri Kurnia Rahayu, Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi juga mendatangkan dua teman wanita Ahmad Fathanah lainnya. Mereka adalah Ayu Azhari dan Vitalia Sheisya. Ketiga wanita ini disebut menerima aliran dana haram Ahmad Fathanah.

Saksi Tri Kurnia Rahayu mengatakan bahwa dirinya sering mendapat uang setelah Fathanah curhat padanya. Ia mengaku sebagai teman curhat dari terdakwa Ahmad Fathanah. Dalam kesaksiannnya, ia menyebutkan Ahmad Fathanah sering mengirimkannya uang setelah mendengarkan curhat Ahmad Fathanah.

Tidak hanya uang, Ahmad Fathanah juga beberapa kali membelikan Tri Kurnia Rahayu perhiasan seharga ratusan juta rupiah. Saksi Tri Kurnia Rahayu juga pernah menerima perhiasan kalung, gelang, cincin, dan jam mewah dari Ahmad Fathanah. Saksi Tri Kurnia Rahayu mengaku menerima uang ratusan juta, dan barang berharga dari terdakwa Ahmad Fathanah. Fakta itu juga terungkap dalam sidang lanjutan Fathanah terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (16/9/2013).

Saksi Tri Kurnia Rahayu mengaku mengenal Ahmad Fathanah sekitar Juni tahun 2012 lalu di Makassar, Sulawesi Selatan. Saat itu dia dan Sefti Sanustika diminta mengisi acara pernikahan kerabat Ahmad Fathanah. Saksi Tri Kurnia Rahayu yang merupakan teman dekat Sefti Sanustika ini menuturkan, dirinya pernah menerima uang Rp 5 juta yang ditransfer sebagai bayaran untuk Tri Kurnia Rahayu, yang mengisi acara pernikahan keluarga Ahmad Fathanah di Makassar, Sulawesi Selatan. Saksi Tri Kurnia Rahayu waktu itu dikenalkan oleh Sefti Sanustika, istri kedua Ahmad Fathanah.

Saksi Tri Kurnia Rahayu sendiri mengaku mengenal Ahmad Fathanah melalui teman dekatnya sekaligus istri kedua Ahmad Fathanah, Sefti Sanustika. Saksi Tri Kurnia Rahayu juga mengakui Sefti Sanustika adalah sahabat karibnya. Dia pun tahu saat Ahmad Fathanah dan Sefti Sanustika menikah. “Sefti, istri Fathanah, teman baik saya. Sefti menikah sekitar Desember 2011,” jelas Saksi Tri Kurnia Rahayu.

Saksi Tri Kurnia Rahayu Pristiwani mengakui kerap diberi uang oleh terdakwa kasus suap pengurusan penambahan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Ahmad Fathanah. Tri Kurnia Rahayu yang merupakan penyanyi dangdut dan teman baik istri Fathanah, Sefti Sanustika, menyatakan pemberian uang itu sebagai rezeki untuk anaknya. “Dia sering memberi uang. Alasannya rezeki anak saya. Cash (tunai) dua kali. Satu dalam rupiah, satu lagi dalam dolar. US$ 20 ribu,” terang saksi Tri Kurnia Rahayu saat bersaksi saat bersaksi dalam sidang Ahmad Fathanah, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (16/9/2013).

Saksi Tri Kurnia Rahayu mengakui Ahmad Fathanah pernah membayarkan uang sewa apartemen buat dia dan sepupunya sebesar Rp 20 juta. Saksi Tri Kurnia Rahayu juga mengakui bahwa Ahmad Fathanah membelikan mobil Honda Freed bernomor polisi B 881 LAA seharga Rp 249 juta atas nama Anifah, yaitu sepupu Tri Kurnia Rahayu, dengan uang tunai US$ 20 ribu. “Uang Rp 20 juta untuk sewa apartemen, uang US$ 20,000 yang diberikan secara tunai untuk membeli mobil Honda Freed,” ucap saksi Tri Kurnia Rahayu. “Perintah beliau (Fathanah) beli mobil, untuk anak saya,” tuturnya. Dia mengatakan pernah menerima kiriman uang Rp 420 juta dari Ahmad Fathanah.

Berbagai pemberian dari Ahmad Fathanah itu berbentuk uang, perhiasan hingga mobil. Bahkan, saksi Tri Kurnia Rahayu mengatakan diberikan mobil Honda Freed, arloji Rolex, dan perhiasan mahal. Saksi Tri Kurnia Rahayu mengaku membeli mobil Honda Freed atas pemberian dan arahan Ahmad Fathanah.

Saksi Tri Kurnia Rahayu juga mengaku menerima uang sebesar Rp 130 juta yang ditransfer Ahmad Fathanah. Uang ini  digunakannya untuk melunasi cicilan mobil Honda Civic. Ahmad Fathanah juga ikut melunasi pembelian mobil Honda Civic Putih milik Tri Kurnia Rahayu dengan nomor polisi B 2212 TK senilai Rp 371,5 juta.

Selain itu, ada aliran dana sebesar Rp 15 juta yang diterimanya melalui transfer. Kemudian uang tersebut digunakan untuk mobil atau rumah sakit. Saksi Tri Kurnia Rahayu punya penyakit kerusakan tulang leher. Selanjutnya ada uang Rp 14 Juta dan Rp 10,5 juta, yang digunakan untuk biaya rumah sakit dan biaya beli aksesoris mobil. Uang Rp 10 juta yang diterima 6 Oktober 2012 diperuntukan bagi biaya terapi kesehatan, Rp 35 juta pada 8 Oktober 2012 digunakan untuk membeli perlengkapan manggungnya berupa wireless microphone. Selain itu ada uang Rp 11 juta pada 11 Oktober 2012, kemudian Rp 13,5 juta pada 20 Oktober 2012, selanjutnya Rp 20 juta pada 25 Oktober 2012. Dana ini digunakan untuk biaya pulang kampung bersama keluarga. Berikutnya, uang Rp 30 juta pada 26 Oktober 2012 dipakai untuk membeli hewan kurban.

Terakhir, dia menerima cincin, kalung, gelang, dan jam Rolex. Cincin dan anting dibeli Ahmad Fathanah di MB Jewelry Plasa Senayan. “Gelang sekitar Rp 80 juta, cincin Rp 45 juta,” tandasnya.

Saksi Tri Kurnia Rahayu juga pernah diberi Ahmad Fathanah cincin berlian (5,41 gram), anting-anting (10,24 gram), liontin (8,48 gram), kalung (4,85 gram), dan gelang berlian (34,09 gram) senilai US$ 3,446. “Tapi, setiap kali dia (Fathanah) curhat berikan uang. Saya nggak tahu, Yang Mulia, apa motifnya,” jawab Tri Kurnia Rahayu saat ditanya Hakim Joko Subagiyo perihal aliran uang dari Ahmad Fathanah. (snd/tem/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.501.633 Since: 05.03.13 | 0.1319 sec