Hukum

Kasus Laka Maut Tol Jagorawi, Ahmad Dhani Diperiksa

Thursday, 12 September 2013 | View : 719

JAKARTA-SBN.

Aparat kepolisian berhasil menghimpun keterangan dari musisi Ahmad Dhani. Setelah diperiksa sekitar dua jam di Unit Pembinaan dan Penegakan Hukum Dirlantas Polda Metro Jaya, Dhani mengurai 18 pertanyaan yang diajukan penyidik. Apa saja? “Tadi ada 18 pertanyaan. Tentang keberadaan saya di mana, dan memang mobil itu benar milik saya karena STNK atas nama Ahmad Dhani,” beber Ahmad Dhani, Kamis (12/9/2013) dini hari.

Musikus Ahmad Dhani diperiksa atas kecelakaan maut yang melibatkan putra bungsunya, AQJ alias Dul (13 tahun), yang terjadi di Tol Jagorawi KM 8+200 Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (8/9/2013). Sebelum Ahmad Dhani, polisi telah memeriksa 17 saksi lainnya.

“Saya juga ditanya apakah saya mengetahui Dul bisa menyetir atau tidak, apakah saya mengizinkan Dul menyetir, dan lain-lain, karena yang saya bicarakan di BAP tak mungkin saya beberkan di sini,” cetus mantan suami Maia Estianty ini.

Dihadapan wartawan, lagi-lagi Ahmad Dhani menekankan akan bertanggungjawab kepada keluarga korban. Seperti diketahui, akibat kecelakaan maut itu enam orang tewas. “Sebagai orang tua saya bertanggung jawab secara moril. Dan seperti apa yang saya katakan saya akan bertanggung jawab kepada keluarga korban," tandas Ahmad Dhani.

Sebelumnya dikabarkan bahwa musisi Ahmad Dhani mangkir dari panggilan polisi. Polisi melayangkan panggilan kedua kepada orang tua tersangka AQJ, 13 tahun, itu dalam kasus kecelakaan lalu lintas di Tol Jagorawi, Jakarta Timur, yang menyebabkan enam orang tewas. “Kami masih kasih kesempatan untuk datang besok (Kamis). Jika tidak datang juga, kami akan layangkan panggilan kedua,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono, di kantornya, Jalan M.T. Haryono, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2013). AKBP Hindarsono menjelaskan mangkirnya Ahmad Dhani disebabkan yang bersangkutan sedang memantau langsung operasi tulang punggung dari tersangka AQJ. Informasi itu diperolehnya dari utusan Ahmad Dhani yang datang menemuinya. AKBP Hindarsono menegaskan prosedur pemanggilan saksi Ahmad Dhani masih sesuai aturan yang ada. Mangkirnya AQJ dinilai masih normal mengingat pada kasus-kasus lainnya, pihak yang dipanggil baru datang empat sampai lima hari kemudian.

Meski demikian, polisi akan melayangkan surat panggilan kedua jika pada Kamis (12/9/2013) tidak datang kembali. “Tapi saya yakin besok Dhani akan memenuhi panggilan dan menunjukkan iktikad baiknya,” kata AKBP Hindarsono.

Selain memanggil Ahmad Dhani, pihak kepolisian berencana memanggil ibu dari AQJ, yakni Maia Estianty, untuk dimintai keterangan. Surat pemanggilan untuk Maia Estianty akan dilayangkan hari ini juga.

Kecelakaan yang menimpa AQJ terjadi pada Minggu (8/9/2013) sekitar pukul 00.40 WIB. Saat itu, AQJ mengendarai sedan Mitsubishi Lancer dengan nomor polisi B 80 SAL. Kecelakaan beruntun itu melibatkan Toyota Avanza dengan nomor polisi B 1882 UZY dan Daihatsu Gran Max B 1349 TFN. Kecelakaan beruntun tiga kendaraan yang terjadi di Tol Jagorawi KM 8 ke arah Cibubur itu menyebabkan enam orang tewas. (kj/ant)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.368.092 Since: 05.03.13 | 0.2469 sec