Internasional

Bentrokan Kembali Pecah Di Kashmir

Saturday, 03 Juli 2021 | View : 21
Tags : India, Kashmir

NEW DELHI-SBN.

Bentrokan kembali pecah di wilayah Kashmir, India, pada Jumat (2/7/2021) waktu setempat. Enam orang tewas dalam bentrokan yang diwarnai baku tembak itu.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (3/7/2021), lima terduga militan dan seorang tentara India tewas dalam baku tembak di area Rajpora, lembah Kashmir, saat bentrokan pecah sejak Kamis (1/7/2021) malam hingga Jumat (2/7/2021) waktu setempat.

Kepolisian setempat menyebut lima militan yang tewas merupakan anggota kelompok Lashkar-e-Taiba yang berbasis di Pakistan.

Wilayah Kashmir yang dihuni mayoritas Muslim dan kerap dilanda konflik, diketahui juga diklaim oleh Pakistan. Beberapa pekan terakhir, bentrokan antara militer dan militan kembali meningkat di wilayah tersebut.

Pada Rabu (30/6/2021) waktu setempat, tiga terduga pemberontak tewas di tangan tentara India di hutan Kulgam. Peristiwa itu terjadi setelah polisi mengumumkan kematian komandan pemberontak berpengaruh, Nadeem Abrar, usai ditahan.

Abrar yang ditangkap sejak Senin (28/6/2021) waktu setempat, dibawa ke sebuah rumah yang menjadi lokasi dia menyembunyikan sebuah senapan. Dia tewas setelah seorang rekannya melepas tembakan ke arah pasukan keamanan yang menyergap mereka.

Dua pekan terakhir, sedikitnya 17 orang tewas dalam serentetan bentrokan di wilayah tersebut.

Sejumlah serangan sebelumnya menewaskan enam orang termasuk seorang polisi intelijen, seorang polisi khusus bersama istri dan anaknya, serta seorang penjaga toko dan satu warga sipil. Terduga pemberontak menggunakan granat tangan dan senjata otomatis dalam serangan-serangan itu.

Militer India menuturkan bahwa sedikitnya 61 terduga pemberontak tewas dalam berbagai bentrokan dan insiden sepanjang tahun ini.

Diketahui bahwa India berada dalam situasi waspada sejak serangan drone untuk pertama kalinya melanda Kashmir, yang memicu kerusakan pada sebuah gedung dan melukai dua personel di pangkalan udara di dalam kompleks bandara kota Jammu. (afp)

See Also

Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
jQuery Slider
Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.250.732 Since: 05.03.13 | 0.2055 sec