Hukum

Ahmad Fathanah Pernah Beli Toyota FJ Cruiser Untuk Mantan Presiden PKS

Friday, 06 September 2013 | View : 3486

JAKARTA-SBN.

Terdakwa kasus dugaan korupsi dan pencucian uang dalam pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2013, Ahmad Fathanah, diketahui pernah membelikan mobil Toyota FJ. Cruiser untuk mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), LHI. Mobil yang masuk kategori mewah itu dibeli Ahmad Fathanah seharga Rp 1,1 miliar. Demikian diungkapkan oleh saksi bernama Felix Radjali yang membantu pengurusan pembelian mobil tersebut. Menurut dia, Ahmad Fathanah membeli mobil FJ. Cruiser pada bulan Januari 2013, atau beberapa hari sebelum penangkapan broker proyek tersebut di Hotel Le Meridien oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “FJ. Cruiser Bulan Januari 2013. Harganya Rp 1,1 miliar, warna hitam. Bapak Ahmad yang beritahu untuk Luthfi Hasan. Mobil yang dibeli, kemudian diambil ajudan Luthfi Hasan bernama Imron,” beber Felix Radjali, saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (5/9/2013).

Selain itu, lanjut Felix Radjali, dia juga pernah membantu Ahmad Fathanah mengurus pembelian dua mobil mewah lainnya, yakni Toyota Alphard seharga Rp 800 juta dan Mercedes Benz C-200 seharga Rp 700 juta. “Itu sebelum FJ Cruiser, Fathanah membeli Alphard dengan harga sekitar Rp 800 juta dan Mercy (dibeli) Desember seharga Rp 700 juta," ungkap Felix Radjali.

Saksi lainnya, Manajer Marketing PT. William Mobil bernama Mansyur, mengungkapkan keakraban Ahmad Fathanah dengan Luthfi Hasan Ishaaq sudah diketahui banyak kalangan. Saking akrabnya, Ahmad Fathanah dianggapnya sebagai bagian dari pengurus inti di Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS.

Keterangan ini muncul saat Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rini Triningsih, menanyakan kapasitas Ahmad Fathanah kepada Mansur. Mansur pun langsung menjawabnya. "Iya, saya awalnya menduga beliau adalah Bendahara PKS karena dekat sekali dengan Pak Luthfi," ujar Mansyur.

Tidak hanya itu, Ahmad Fathanah juga diketahui dekat dengan anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS, Jazuli Juwaini. Jazuli Juwaini sendiri diketahui pernah menjual mobil Toyota Prado bernomor Polisi B 1739 WFN, senilai Rp 688 juta kepada Ahmad Fathanah.

Saat dikonfirmasi siapa itu Jazuli Juwaini, Mansyur mengaku Jazuli Juwaini kader PKS. "Beliau anggota DPR dari PKS," jawab dia. Jazuli Juwaini sendiri sebenarnya telah dijadwalkan oleh tim JPU untuk bersaksi dalam persidangan Ahmad Fathanah di hari itu. Namun urung dilakukan, karena yang bersangkutan sedang bertugas ke luar negeri sehingga akan dijadwal ulang pemanggilannya.

Selain mobil, Ahmad Fathanah juga diketahui telah membeli sebuah rumah di Perumahan Pesona Khayangan, Depok, pada Oktober 2012 dengan harga Rp 5,7 miliar. Rencananya, rumah tersebut dibeli Ahmad Fathanah untuk ditempati oleh istrinya, Sefti Sanustika. "Iya, terdakwa membeli rumah kepada kami. Katanya untuk Bu Sefti,” papar Direktur PT. Guna Bangsa Perkasa, Faiz Nazareth, selaku pihak pengembang dari Perumahan Pesona Khayangan.

Namun, Ahmad Fathanah tidak membeli rumah tersebut secara tunai, melainkan secara kredit yang belum lunas hingga saat ini. Karena itulah, rumah yang terletak di Blok BS Nomor 5 tersebut belum memiliki sertifikat jual-beli. Sebelumnya, Ahmad Fathanah juga sempat membeli rumah di Blok AF Perumahan Pesona Khayangan dengan harga Rp 2,75 miliar. Sama seperti rumah di Blok BS, pembeliannya dilakukan secara kredit. “Tetap belum lunas pembayaran kedua rumah itu karena yang bersangkutan keburu ditangkap (KPK),” cetus Faiz Nazareth. (kj/jp/ant)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.497.206 Since: 05.03.13 | 0.1904 sec