Ekonomi

Perdana Menteri Polandia Tolak Tutup Pertambangan Batu Bara

Tuesday, 25 Mei 2021 | View : 43

WARSAWA-SBN.

Polandia tidak akan menutup tambang batu bara di dekat perbatasan Republik Cek. Seperti dilaporkan RT, Senin (24/5/2021) penegasan itu disampaikan Perdana Menteri Mateusz Morawiecki meskipun ada perintah dari Pengadilan Uni Eropa (CJEU) untuk segera menghentikan ekstraksi batu bara coklat.

Pada bulan Februari, Republik Cek mengambil tindakan hukum terhadap Polandia atas tambang lignit terbuka Turow-nya, yang juga terletak di dekat perbatasan Jerman, mengklaimnya mengancam pasokan air minum warganya.

Dalam perintah pendahuluan pada hari Jumat, CJEU menyatakan pemerintah Polandia telah melanggar undang-undang Uni Eropa. Disebutkan, Polandia memberikan perpanjangan enam tahun untuk tambang tersebut tanpa melakukan penilaian dampak lingkungan.

Morawiecki membalas klaim tersebut pada hari Senin, menyebut keputusan CJEU sebagai "sangat berbahaya" untuk keamanan energi Polandia dan untuk mata pencaharian 5.000 orang yang bekerja di Turow.

Tidak seperti tetangganya Jerman, Polandia masih mengandalkan batu bara sebagai bentuk tenaga utama, dengan bahan bakar fosil mencapai sekitar 70% dari total produksi energinya.

Dalam upaya untuk mengatasi situasi tersebut, Morawiecki juga mengumumkan bahwa pemasangan layar anti-filtrasi di Turow untuk melindungi permukaan air di Republik Cek akan dimajukan.

“Penyelesaian layar khusus telah dijadwalkan untuk 2023, tetapi sekarang akan selesai pada September tahun ini karena konstruksi yang lebih cepat oleh operator tambang, Polska Grupa Energetyczna (PGE),” kata PM.

Morawiecki juga mengatakan akan melakukan perjalanan ke Brussel untuk mengadakan pembicaraan mengenai tambang tersebut dengan mitranya dari Cek, Andrej Babis.

PM Polandia menambahkan bahwa pemerintahnya "tidak dapat mengabaikan" situasi dan akan mengajukan argumen baru, termasuk kemajuan layar, ke CJEU dalam dua minggu ke depan.

Dalam keputusan pada hari Jumat, CJEU mengatakan bahwa pemberian menteri iklim Polandia perpanjangan enam tahun ke tambang adalah pelanggaran hukum Uni Eropa, karena telah dilakukan tanpa melakukan penilaian dampak lingkungan. Menunggu keputusan penuh atas keluhan Republik Ceko, pengadilan memerintahkan otoritas Polandia "segera menghentikan kegiatan ekstraksi lignit" di Turow. (rt)

See Also

Presiden Joko Widodo Sebut Gunakan Uang Rakyat Sebaik-baiknya
Bursa Asia Pasifik Melonjak
Bursa Eropa Turun
Penambang Bitcoin Lari Ke Kazakhstan Hingga Amerika Serikat
Saat Ketua DPR RI Keliling Solo Ditemani Gibran
Minister Suharso Monoarfa Elaborate Bappenas Work Plan In 2022
Menteri PPN Paparkan Rencana Kerja Bappenas Tahun 2022
Bertemu Ketua DPR RI, Warga Pulau Talise Sulut Berharap Aliran Listrik 24 Jam
Berkunjung Ke Pulau Talise, Ketua DPR RI Minta Pemda Genjot Pembangunan
Menteri PPN Pimpin Multilateral Meeting, Bahas Reformasi Sistem Kesehatan Nasional
Ketua DPR RI Minta APBN 2022 Antisipasi Ketidakpastian Akibat Virus Corona
Luncurkan Buku Cegah Negara Tanpa Arah, Bamsoet Tegaskan Pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara
Bamsoet Ajak UMJ Mencegah Negara Tanpa Arah Dengan Menghadirkan Kembali PPHN Pasca 2024
Bursa Eropa Dibuka Menguat
Elon Musk Menghentikan Penggunaan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Mobil Listrik Tesla
Nilai Tukar Cryptocurrency Anjlok
Microsoft Corporation Bangun Pusat Data Di Malaysia
Perum Bulog Akan Serap 50.000 Ton Beras Petani Sumatera Selatan
Facebook Inc. Bersedia Bayar Konten Berita News Corp Australia
Bursa Asia Dan Eropa Menguat
Venezuela Jual Cadangan Emas
Wall Street Dibuka Menguat
Pengangguran Di Amerika Serikat Menurun
Bursa Asia Ditutup Menguat
Harga Emas Berbalik Menguat Didukung Data Ekonomi AS
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.250.223 Since: 05.03.13 | 0.2522 sec