Hukum

Kasus Hambalang, KPK Segera Tahan Tersangka

Thursday, 05 September 2013 | View : 650

JAKARTA-SBN.

Pada Rabu (4/9/2013), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan hasil perhitungan kerugian negara dalam proyek Hambalang kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yaitu senilai Rp 463,66 miliar, sehingga unsur kerugian negara yang dibutuhkan KPK dalam sangkaan kepada para tersangka kasus Hambalang, termasuk Andi Alfian Mallarangeng sudah tersedia. “Perhitungan kerugian negara ini sudah sangat cukup dan memadai untuk menjadi alat bukti di persidangan,” ucap Abraham Samad saat menerima laporan kerugian negara tersebut.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad mengatakan hasil penghitungan kerugian negara proyek Hambalang yang disampaikan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Hadi Poernomo akan menjadi bukti yang valid dalam penyidikan kasus proyek Hambalang, kantor KPK, plaza Gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/9/2013). “Laporan resmi BPK dipastikan menjadi bukti yang sangat konkret, valid, akurat, untuk membuktikan terjadi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Hambalang sehingga merugikan keuangan negara,” tutur Abraham Samad.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memanggil dan menahan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Mallarangeng pascapenyerahan perhitungan kerugian negara dalam proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah (P3SON) di Hambalang.

Lebih lanjut, Abraham Samad mengatakan dengan adanya perhitungan kerugian negara tersebut, KPK pun akan segera mempercepat proses penyidikan kasus tersebut termasuk upaya paksa penahanan para tersangka. Pasalnya, ujar Abraham Samad, dalam Standard Operational Procedure (SOP) KPK, seseorang yang sudah menjadi tersangka dan hampir rampung maka ketentuannya tersangka pasti akan dilakukan penahanan. “Seseorang yang sudah menjadi tersangka dan hampir rampung penyidikannya maka pasti akan dilakukan penahanan jadi bisa saya pastikan bahwa dalam beberapa hari ke depan kita akan lakukan langkah-langkah progresif termasuk penahanan, selanjutnya kami akan panggil mantan Menpora Andi Mallarangeng,” ungkap Ketua KPK Abraham Samad di Jakarta, Rabu (4/9/2013). “Jadi bisa saya pastikan bahwa dalam beberapa hari ke depan kami akan lakukan langkah-langkah progresif termasuk penahanan,” tegas Ketua KPK, Abraham Samad.

Diketahui, dalam kasus dugaan korupsi proyek Hambalang ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka , yakni mantan Menpora, AAM, mantan Kepala Bagian rumah tangga Kemenpora, Deddy Kusdinar, dan mantan Direktur Operasional PT. Adhi Karya, Teuku Bagus Mohammad Noor. Dari ketiga tersangka tersebut, baru satu orang yang telah menjadi tahanan KPK, yakni Deddy Kusdinar. Deddy Kusdinar ditahan di Rutan Negara Klas 1 Jakarta Timur cabang KPK yang berada di Basement plaza Gedung KPK.

Selain menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Hambalang, KPK juga mengusut indikasi aliran dana yang berkaitan dengan proyek Hambalang hingga menetapkan mantan Ketua Partai Demokrat AU sebagai tersangka. Dalam kasus proyek Hambalang tersebut, AU diduga menerima pemberian hadiah atau janji terkait proyek Hambalang dan proyek lain saat dirinya masih duduk menjadi anggota DPR RI. Namun, hingga kini AU juga masih belum ditahan oleh Komisi Antirasuah tersebut. (id/sp/jos/ant)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.498.546 Since: 05.03.13 | 0.1592 sec