Ekonomi

Elon Musk Menghentikan Penggunaan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Mobil Listrik Tesla

Monday, 17 Mei 2021 | View : 42

NEW YORK-SBN.

Keputusan CEO Tesla Motors, Elon Reeve Musk FRS menghentikan bitcoin sebagai alat pembayaran mobil listrik Tesla telah menyebabkan pengawasan baru terhadap dampak lingkungan mata uang kripto.

Co-founder Neuralink, Elon Musk mengatakan Rabu (12/5/2021) bahwa penghentian ini karena kekhawatiran penggunaan bahan bakar fosil yang meningkat pesat untuk penambangan bitcoin. Dia menyinggung data peneliti di Universitas Cambridge yang menunjukkan lonjakan penggunaan listrik bitcoin tahun ini.

Namun demikian, Tesla tidak akan menjual Bitcoinnya yang saat ini nilainya mencapai US$ 2,5 miliar. Namun transaksi bitcoin baru akan kembali dilakukan setelah adanya transisi ke energi yang lebih berkelanjutan. “Kami juga melihat cryptocurrencylain yang menggunakan

Cuitan Musk mengguncang pasar cryptocurrency, yang telah merosot US$ 365,85 miliar. Sebagai gambaran, produsen mobil Tesla memiliki koin digital senilai US$ 2,5 miliar.

Kritikus bitcoin telah lama mewaspadai penambangan bitcoin akan berdampak terhadap lingkungan. Cryptocurrency menggunakan lebih banyak energi daripada pemakaian seluruh negara seperti Swedia dan Malaysia, menurut Indeks Konsumsi Listrik Bitcoin Cambridge.

Untuk memahami mengapa bitcoin sangat boros energi, Anda harus melihat teknologi yang mendasarinya, blockchain. Buku besar publik bitcoin bersifat desentralisasi, artinya tidak dikontrol oleh otoritas tunggal mana pun. Hal itu terus diperbarui oleh jaringan komputer di seluruh dunia.

Para penambang bitcoin ini menjalankan komputer yang dibuat khusus untuk memecahkan teka-teki matematika yang kompleks untuk membuat transaksi berhasil. Ini adalah satu-satunya cara untuk mencetak bitcoin baru.

Penambang tidak menjalankan operasi ini secara gratis. Mereka harus mengeluarkan banyak uang untuk peralatan khusus. Insentif utama dari model bitcoin, yang dikenal sebagai "bukti kerja", adalah janji untuk mendapatkan beberapa bitcoin jika Anda berhasil menyelesaikan algoritme hashing yang kompleks.

Perlu dicatat bahwa dogecoin, yang harganya naik akhir-akhir ini karena dukungan dari Musk, juga menggunakan mekanisme bukti kerja.

Profesor di University of Sussex Business School, Carol Alexander menyebutkan bahwa kesulitan penambang bitcoin karena ukuran dari upaya jaringan yang diperlukan untuk menambang cryptocurrency terus naik dalam 3 tahun terakhir. "Semakin banyak listrik yang digunakan, itu berarti bahwa kesulitan jaringan juga akan meningkat (dan) lebih banyak penambang yang datang karena tingkat hash akan meningkat," kata dia, dikutip Jumat (14/5/2021).

Harga Bitcoin telah naik hampir 70% sepanjang tahun ini. Seiring kenaikan harga, pendapatan bagi penambang juga meningkat, mendorong lebih banyak peserta untuk menambang cryptocurrency.

Sementara itu, Musk bukanlah satu-satunya yang khawatir tentang dampak lingkungan dari bitcoin. Pada bulan Februari, Menteri Keuangan Janet Yellen memperingatkan bahwa koin digital sangat tidak efisien karena menggunakan jumlah emergi yang besar dan mengejutkan.

CNBC menyebut bahwa di satu sisi, jaringan bitcoin menggunakan jumlah energi yang tak terduga. Sebagian besar penambangan bitcoin terkonsentrasi di China, yang ekonominya masih sangat bergantung pada batu bara.

Bulan lalu, tambang batu bara di wilayah Xinjiang kebanjiran dan ditutup. Kondisi ini berdampak pada offline-nya hampir seperempat dari tingkat hash atau jaringan Bitcoin menurut publikasi industri crypto CoinDesk.

Pada Maret, wilayah Mongolia Dalam China mengatakan akan menghentikan operasi penambangan cryptocurrency di wilayah tersebut karena kekhawatiran atas konsumsi energi.

Di sisi lain, investor bitcoin telah berusaha untuk mendorong kembali narasi bahwa itu berbahaya bagi lingkungan.

Meskipun sulit untuk menentukan bauran energi yang menggerakkan bitcoin, beberapa di industri kripto mengatakan penambang diberi insentif untuk menggunakan energi terbarukan karena semakin murah untuk memproduksinya.

Di China, provinsi Sichuan dikenal menarik para penambang karena listriknya yang murah dan sumber tenaga air yang kaya.

Bulan lalu, perusahaan fintech Jack Dorsey, Square, dan Ark Invest dari Cathie Wood mengeluarkan memo yang mengklaim bahwa bitcoin benar-benar akan mendorong inovasi energi terbarukan. Namun, para kritikus mengatakan mereka memiliki kepentingan untuk melakukannya hal tersebut. (cnbc)

See Also

Presiden Joko Widodo Sebut Gunakan Uang Rakyat Sebaik-baiknya
Bursa Asia Pasifik Melonjak
Bursa Eropa Turun
Penambang Bitcoin Lari Ke Kazakhstan Hingga Amerika Serikat
Saat Ketua DPR RI Keliling Solo Ditemani Gibran
Minister Suharso Monoarfa Elaborate Bappenas Work Plan In 2022
Menteri PPN Paparkan Rencana Kerja Bappenas Tahun 2022
Bertemu Ketua DPR RI, Warga Pulau Talise Sulut Berharap Aliran Listrik 24 Jam
Berkunjung Ke Pulau Talise, Ketua DPR RI Minta Pemda Genjot Pembangunan
Menteri PPN Pimpin Multilateral Meeting, Bahas Reformasi Sistem Kesehatan Nasional
Ketua DPR RI Minta APBN 2022 Antisipasi Ketidakpastian Akibat Virus Corona
Luncurkan Buku Cegah Negara Tanpa Arah, Bamsoet Tegaskan Pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara
Bamsoet Ajak UMJ Mencegah Negara Tanpa Arah Dengan Menghadirkan Kembali PPHN Pasca 2024
Perdana Menteri Polandia Tolak Tutup Pertambangan Batu Bara
Bursa Eropa Dibuka Menguat
Nilai Tukar Cryptocurrency Anjlok
Microsoft Corporation Bangun Pusat Data Di Malaysia
Perum Bulog Akan Serap 50.000 Ton Beras Petani Sumatera Selatan
Facebook Inc. Bersedia Bayar Konten Berita News Corp Australia
Bursa Asia Dan Eropa Menguat
Venezuela Jual Cadangan Emas
Wall Street Dibuka Menguat
Pengangguran Di Amerika Serikat Menurun
Bursa Asia Ditutup Menguat
Harga Emas Berbalik Menguat Didukung Data Ekonomi AS
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.250.385 Since: 05.03.13 | 0.2045 sec