Hukum

51 Jenis Aset Mantan Kakorlantas Disita Negara

Tuesday, 03 September 2013 | View : 882

JAKARTA-SBN. 

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta tidak hanya menjatuhkan vonis penjara selama 10 tahun serta denda Rp 500 juta kepada mantan Gubernur Akpol Semarang dan mantan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi D.S. lantaran terbukti melakukan korupsi proyek pengadaan alat Simulator SIM dan pencucian uang. Sejumlah aset milik mantan Kepala Korlantas dan mantan Gubernur Akpol Semarang tersebut juga disita.

Sebanyak 51 aset mantan Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian RI Inspektur Jenderal (Pol) D.S. dirampas negara. Dalam pembacaan sidang putusan kasus dugaan korupsi dan pencucian uang proyek simulator ujian surat izin mengemudi (SIM) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (3/9/2013), majelis hakim Tipikor menyatakan, Irjen Pol. D.S. terbukti melanggar pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan membeli aset yang diatasnamakan orang lain.

Terdakwa kasus dugaan korupsi dan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam proyek pengadaan driving simulator SIM yakni alat uji klinik pengemudi berkendara Roda dua (R2) dan Roda empat (R4) di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri untuk tahun anggaran 2011 ini yang adalah mantan Gubernur Akpol Semarang dan mantan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi D.S. dinyatakan melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari hasil korupsinya sebesar Rp 32 miliar dari keuntungan menunjuk PT. Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA) sebagai pelaksana proyek Roda dua (R2) dan Roda empat (R4) ‘driving simulator’ SIM dan menggelembungkan harga alat simulator SIM. Dari waktu pembelian aset yang berdekatan dengan diterimanya uang Rp 32 miliar tersebut, majelis hakim menilai aset-aset tersebut berasal dari tindak pidana korupsi proyek simulator SIM.  Oleh karena itu, pengadilan menyita sebagian besar aset-aset Irjen Pol. D.S. Namun, Irjen Pol. D.S. tidak diharuskan untuk membayar uang ganti rugi Rp 32 miliar dari keuntungannya di proyek simulator SIM.

Selain itu, Irjen Pol. D.S. juga dianggap sengaja menyembunyikan asal usul asetnya dengan tidak melaporkan asetnya dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara. Aset Irjen Pol. D.S. dianggap tidak sesuai profilnya sebagai pejabat kepolisian. Mulai dari tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah wilayah, kendaraan, hingga uang tunai yang terbukti diperoleh dari hasil pencucian uang terpaksa harus dirampas oleh negara.

Terdakwa kasus dugaan korupsi dan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam proyek pengadaan driving simulator SIM yakni alat uji klinik pengemudi berkendara Roda dua (R2) dan Roda empat (R4) di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri untuk tahun anggaran 2011 ini yang adalah mantan Gubernur Akpol Semarang dan mantan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi D.S. terbukti melakukan tindak pidana pencucian yang sejak 2003. Majelis Hakim Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menilai, sejumlah aset-aset Irjen Pol. D.S. perolehan sejak tahun 2003 tidak wajar dan patut diduga berasal dari korupsi.

Dalam pembacaan vonis Irjen Pol. D.S. hari ini, Selasa (3/9/2013), Majelis Hakim menilai Irjen. Pol. D.S. terbukti melakukan pencucian uang dengan cara menyamarkan, mengalihkan, mentransfer, membelanjakan, atau merubah bentuk harta maupun aset yang patut diduga berasal dari tindak pidana dalam kurun waktu tahun 2003-2010 sebesar Rp 54.625.540.129 dan US$ 60 ribu.

Hakim Anggota Anwar kemudian menjabarkan aset-aset Irjen Pol. D.S. yang disita negara. Beberapa di antara aset itu dibuat atas nama istri-istri Irjen Pol. D.S., antara lain Mahdiana dan Dipta Anindita. “Bahwa terhadap barang bukti pada pokoknya majelis hakim sependapat dengan tuntutan penuntut umum,” beber Hakim Anggota Anwar di Pengadilan Tipikor, Selasa (3/9/2013). 

Berikut daftar 51 aset kekayaan Irjen. Pol. D.S. yang dirampas negara karena dianggap berasal dari tindak pidana korupsi:

1. Sebidang tanah dan bangunan luas tanah 377 meter persegi (m2) di Jl Cendrawasih Mas Blok A9 No.1 RT02/RW01, Tanjung Barat, Jagakarsa atas nama Buniyani.

2. Sebidang tanah seluas 1.098 m2 dan bangunan di Jl Paso RT04/RW04, Jagakarsa, Pasar Minggu, atas nama Haji Ali Sudin.

3. Sebidang tanah seluas 106 m2 dan bangunan di KP Ragunan RT07/RW05, Jatipadang, Pasar Minggu atas nama Mahdiana.

4. Sebidang tanah seluas 100 m2 dan bangunan di KP Ragunan RT07/RW05, Jatipadang, Pasar Minggu atas nama Mahdiana.

5. Sebidang tanah seluas 67 m2 dan bangunan di Jalan Dharmawangsa IX RT05/RW01 No.64, Pulo, Kebayoraan Baru, atas nama Mahdiana.

6. Sebidang tanah seluas 164 m2 dan bangunan di KP Ragunan RT09/RW05 Jatipadang, Pasar Minggu atas nama Mahdiana.

7. Sebidang tanah seluas 65 m2 dan bangunan di KP Ragunan RT08/RW05 Jatipadang, Pasar Minggu atas nama Mahdiana.

8. Sebidang tanah seluas 897 m2 dan bangunan di Jalan Margasatwa No.16 RT07/RW05 Jatipadang, Pasar Minggu atas nama Mahdiana.

9. Sebidang tanah seluas 64 m2 dan bangunan di KP Ragunan D3 RT08/RW05 Jatipadang, Pasar Minggu atas nama Mahdiana.

10. Sebidang tanah seluas 1234 m2 dan bangunan di Jalan Durian RT06/RW04 Jagakarsa, Jakarta Selatan atas nama Drs Hirawan.

11. Sebidang tanah seluas 3201 m2 dan bangunan di Jalan Paso RT05/RW04 Jagakarsa, Jakarta Selatan, atas nama Henny Rayani Margana.

12. Sebidang tahan seluas 220 m2 dan bangunan di Gang Pondo RT05/RW04 Jagakarsa, Jakarta Selatan, atas nama Mahdiana.

13. Sebidang tanah luas 610 m2 dan bangunan di Jl Durian Raya No.7 RT06/RW04 No.6 Jagakarsa, Jakarta Selatan atas nama Mahdiana.

14. Sebidang tanah luaas 50 m2 dan bangunan di Jl Nusa Indah 1 Dalam No.25 B RT012/RW002 Jagakarsa, Jakarta Selatan atas nama Mahdiana.

15. Satu buah kunci mobil dengan lambang mercy warna hitam dan nomor seri 320 4314.

16. Akta jual beli tanah No.491/2012 tgl 20 November 2012 atas nama Mahdiana.

17. Uang tunai Rp 1.156.000.000 yang telah disetorkan ke rekening BRI cabang Rsuna Said dengan pengirim PT. TCP Internusa dengan berita untuk pengembalian uang atas nama Eva Handayani atas pesanan tanah pada Blok D6/10 Tanjung Mas Raya.

18. Sebidang tanah luas 752 m2 dan bangunan di Golf Residence 1, Jl Bukit Golf II No.12 Jangli, Tembalang, Semarang atas nama Dipta Anindita.

19. Sebidang tanah luas 360 m2 dan bangunan di Pesona Khayangan Blok E No.01, Depok atas nama Dipta Anindita.

20. Sebidang tanah luas 877 m2 dan bangunan di Jl Sam Ratulangi No.16 Surakarta, Manahan, Banjarsari, Surakarta atas nama Dipta Anindita.

21. Sebidang tanah luas 246 m2 dan bangunan di Jl. Cikajang No.18 RT06/RW06, Blok Q2 No.160 Petigogan, Kebayoran Baru atas nama Dipta Anindita.

22. Sebidang tanah luas 703 m2 dan bangunan di Jl Prapanca Raya No.6 Cipete Utara, Kebayoran Baru atas nama Dipta Anindita.

23. Sebidang tanah luas 752 m2 dan bangunan di Golf Residence 1, Jl Bukit Golf II Jangli, Tembalang, Sematang atas nama Dipta Anindita.

24. Sebidang tanah luas 1.234 m2 dan bangunan di Jl Leuwinanggung No.69 RT01/RW08 Leuwinanggung, Tapos.

25. Sebidang tanah luas 1.031 m2 dan bangunan di Jl Leuwinanggung No.69 RT01/RW08 Leuwinanggung, Tapos.

26. Sebidang tanah luas 167 m2 dan bangunan di Jl Leuwinanggung No.69 RT01/RW08 Leuwinanggung, Tapos.

27. Sebidang tanah luas 156 m2 dan bangunan di Jl Leuwinanggung No.69 RT01/RW08 Leuwinanggung, Tapos.

28. Satu bidang tanah luas 287 m2 dan bangunan di Keluarahan Panembahan, Kraton, Yogyakarta milik Poppy Femialya.

29. Satu bidang tanah luas 286 m2 dan bangunan di kelurahan Panembahan, Kraton, Yogyakarta, DIY milik dari Poppy Femialya.

30. Satu bidang tanah luas 3.077 m2 dan bangunan di kelurahan Sondakan, Laweyan, Surakarta milik Poppy Femialya.

31. Uang tunai Rp 10 juta sebagai pengembalian dari pemberian dari Suratmi terkait pembelian tanah dan bangunan di Jalan Langenastran Kidul No.7 Yogyakarta tahun 2010.

32. Sebidang tanah luas 190 m2 dan bangunan di Jalan Elang Mas 1 Blok C3 Persil No.16 RT02/RW01 Tanjung Barat, Jagakarsa, Jaksel atas nama Sudiyono.

33. Satu unit rumah susun The Peak, Beaufort Residence At Sudirman lantai 25 unit A luas satuan rumah susun 159 m2 di Jalan Setiabudi Raya No.9 Sudirman milik Sudiyono.

34. Satu unit mobil Toyota Rush 1.5 AT warna silver metalik berikut kunci kontak dan STNK atas nama Seto Aji Ismoyo.

35. Uang senilai Rp 6 miliar. Uang sitaan yang beraasal dari RTGS dari rekening Baank Mandiri atas nama Djoko Waskito.

36. Satu unit mobil Toyota Avanza warna silver metalik No.Pol B 197 SW serta kunci dan STNK dan BPKB atas nama Sonya Mariana Ruth Warouw dari Erick Maliangkay pada bulan April 2007. Menurut Erick adalah honor dari Djoko Susilo.

37. Sebidang tanah luas 179 m2 dan bangunan di Jalan Lampo Batang Tengah No.20 Mojosongo, Solo, Jawa Tengah ats naama Lady Diah Hapsari. Saat ini diagunkan ke Bank Mandiri untuk pinjaman sebesar Rp 50 juta dengan maasa agunan selama dua tahun mulai Januari 2013 sampai Januari 2015.

38. Sebidang tanah luas 3.988 m2 dan bangunan di Jalan Raya Ciawi-Gadog K-15, Pandan Sari, Bogor atas nama Agus Margo Santoso yang digunakan sebagai SPBU No: 34.16711.

39. Sebidang tanah luaas 2.640 m2 dan bangunan di Jl. Kapuk Raya RT003/00r No.36 Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utaran atas nama Djoko Waskito digunakan sebagai SPBU No: 34.14404.

40. Sebidang tanah dan bangunan di Jalan Arteri Kaliwungu Kendal yang digunakan sebagai SPBU No: 44.51315.

41. Satu buah kunci mobil JEEP dengan kode CE 0888.

42. Satu unit mobil Nissan Serena HGW STAR AT warna hitam berikut konci kontak dan STNK atas nama Siti Maropah nopol B 1571 BG.

43. Satu unit mobil Wrangler 4.0L AT jenis Jeep warna hitam berikut kunci kontak dan STNK atas nama Bambang Ryan Setiadi nopol B 1379 KJB tahun pembuatan 2007.

44. Satu unit mobil Toyota Harrier 2.4 AT warna hitam berikut kunci kontak dan STNK atas nama Muhamad Zaenal Abidin.

45. Uang tunai 14,637 US dollar, 3,062 Singapura dollar, 20 Thb, Rp 68.860.000 dan 1 saudi Riyal.

46. Satu unit mobil Toyota Avanza 1.3G GMMF JJ Nopol B 1029 SOH atas nama Muhamad Zainal Abidin dan kunci mobil.

47. Satu bidang tanah dan bangunan di desa Cirangkong dan desa Kumpay, Jawa Barat milik Eva Susilo Handayani.

48. Satu unit satuan Condotel Swiss-Belhotel, Segara Nusa Dua, Bali lantai 3 unit 33w luas 36,8 m2 atas nama Sudiyono.

49. Uang tunai Rp 500 juta di bank BRI dengan penyetor Soeharno.

50. Satu unit mobil merk Isuzu tipe Del Van tahun 1996 warna putih Nopol B 9372 FG atas nama Karjono.

51. Uang tunai sebesar Rp 14.628.600 pengiriman melalui BCA tanggal 6 Maret 2013 atas nama penyetor Apriliani Susiwulansari. (kom/viva)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.498.543 Since: 05.03.13 | 0.1592 sec