Politik

Pengumuman Pemenang Konvensi Capres Demokrat Akhir Mei 2014

Sunday, 01 September 2013 | View : 347

JAKARTA-SBN.

Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat menetapkan akhir Mei 2014 sebagai batas akhir pengumuman pemenang konvensi calon presiden dari Partai Demokrat. “Akhir Mei dipastikan Partai Demokrat sudah memiliki calon presiden yang akan diusung pada pemilihan presiden pada Oktober 2014,” papar Ketua Komite Konvensi, K.H. Muhammad Maftuh Basyuni, seusai mengumumkan 11 peserta konvensi di Wisma Kodel, Jakarta, Jumat (30/8/2013).

Kesebelas nama peserta konvensi capres itu adalah Ali Maskur Musa (Anggota BPK), Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina), Dahlan Iskan (Menneg BUMN), Dino Patti Djalal (Dubes RI untuk AS), Endriartono Sutarto (Mantan Panglima TNI), Gita Wirjawan (Menteri Perdagangan), Hayono Isman (Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat), Irman Gusman (Ketua DPD), Marzuki Alie (Ketua DPR), Pramono Edhie Wibowo (Mantan Kasad), dan Sinyo Harry Sarundajang (Gubernur Sulut).

Mantan Menteri Agama RI ke-20, K.H. Muhammad Maftuh Basyuni memastikan selama konvensi tak akan ada sistem gugur walaupun akan dilakukan survei dua kali untuk melihat siapa peserta yang paling populer secara berkala. Komite memastikan akan menggandeng tiga lembaga survei. “Tak ada sistem gugur, kecuali di tengah jalan ada peserta mengundurkan diri,” jelas K.H. Muhammad Maftuh Basyuni.

Survei dilakukan tertutup dan waktu pelaksanaan survei juga dirahasiakan. Agar kredibel, tiga lembaga survei yang diundang akan diseleksi oleh lembaga audit independen. “Hasil survei berketetapan mutlak, kecuali ada perbedaan yang mencolok antarlembaga. Jika itu terjadi, Komite akan berkomunikasi dengan Majelis Tinggi untuk menentukan pemenang," ujar mantan Menteri Agama RI Kabinet Indonesia Bersatu Pertama, K.H. Muhammad Maftuh Basyuni. 

Sekretaris Komite Konvensi, Suaedi Marassabesy, menambahkan ke-11 peserta akan bertemu dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat pada 11 September nanti di Raflesia Hill, Cibubur, Jakarta Timur. "Pertemuannya tertutup bagi wartawan, tapi kami akan memberi keterangan sebelum dan sesudah pertemuan," terang dia. 

Selanjutnya, pada 15 September peserta diberikan kesempatan untuk mensosialisasikan diri langsung ke khalayak ramai di Hotel Sahid Jaya, Jakarta. "Setiap peserta diberikan kesempatan memperkenalkan diri secara verbal dan audio maksimal 10 menit," ucap Suaedi Marassabesy.

Komite Konvensi Capres Partai Demokrat juga akan memfasilitasi para peserta melakukan perjalanan daerah. Setiap peserta diizinkan membawa tim sukses dengan syarat memakai ongkos sendiri. "Kami hanya membiayai peserta," kata Suedi Marassabesy. Perjalanan daerah ini dilakukan sejak deklarasi pada 15 September hingga akhir Desember nanti. Suaedi Marassabesy juga menjelaskan peserta boleh melakukan perjalanan daerah sendiri dengan catatan memakai biaya sendiri dan jadwalnya tak bentrok dengan jadwal yang ditetapkan Komite Konvensi Capres. Selain itu, Komite Konvensi Capres juga akan melakukan debat publik pada Januari 2014 hingga April tahun 2014. Puncak dari kerja Komite Konvensi Capres adalah pada saat dilakukan survei terakhir dari tiga lembaga survei yang dianggap kredibel. “Debat publik akan dilakukan di beberapa kota besar dan dilakukan bergiliran,” bilangnya lagi. 

Suaedi Marassabesy menambahkan biaya maksimal pelaksanaan konvensi ini sebesar Rp 50 miliar. Uang tersebut diambil langsung dari kas Partai Demokrat. Suaedi Marassabesy juga yakin dana tersebut tak bertentangan dengan UU Pemilu maupun UU Parpol karena di kedua aturan itu belum mengatur mengenai konvensi. “Jangan khawatir, setiap sen pasti akan kami pertanggungjawabkan,” tukas Suaedi Marassabesy.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Komite Konvensi Partai Demokrat banyak mengundang tokoh non-partai untuk berlaga dalam konvensi tersebut termasuk mantan Wapres Jusuf Kalla, mantan Ketua MK Mahfud MD, mantan Wakil Gubernur Jateng Rustriningsih, dan, Dirut Lion Air Rusdi Kirana, ternyata belakangan, beberapa tokoh luar partai Demokrat tersebut akhirnya menolak turut serta dalam konvensi Capres Partai Demokrat. Komite Konvensi Capres Partai Demokrat tidak kecewa atas penolakan sejumlah tokoh tersebut. “Ya enggaklah (kecewa). Kami beri kesempatan tokoh untuk ikut konvensi. Tapi, kalau menolak, terserah mereka,” pungkas Sekretaris Majelis Tinggi (MT) Partai Demokrat, Suaedi Marassabesy. Panitia konvensi, sambung dia, memberikan setiap peserta kesempatan untuk memilih. “Kami tentu hormati tidak ikutnya Mahfud MD dalam konvensi,” tandas Ketua Satgas Pencalegan Partai Demokrat ini, Suaedi Marassabesy. (id/sp/ant/kj)

Lainnya

Arsip :20142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 769.918 Since: 05.03.13 | 0.3086 sec