Ekonomi

Bursa Asia Dan Eropa Menguat

Tuesday, 16 Maret 2021 | View : 72

SINGAPURA-SBN.

Bursa Asia ditutup menguat dan bursa Eropa dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (16/3/2021).

Pelaku pasar menantikan hasil rapat The Federal Reserve terkait suku bunga dan pemulihan ekonomi, hari ini hingga Rabu (17/3/2021).

Bursa Asia kompak menguat pada awal perdagangan hari ini. 

Selasa (16/3/2021), pukul 08.21 WIB, di Asia, indeks Nikkei 225 Tokyo menguat 0,25% ke 29.841,01. Serupa, indeks Hang Seng Hong Kong juga naik 0,70% ke 29.036,82. 

Di Asia, indeks Komposit Shanghai naik 0,78%.

Indeks Kospi Korsel pun naik 0,62% ke 3.064,47. Sedangkan, indeks S&P/ASX 200 Australia menguat naik 0,88% ke 6.832,70.

Indeks Straits Times pun terangkat 0,17% ke 3.111,20. Dan indeks FTSE Malaysia menguat 0,16% ke 1.623,50.

Penguatan bursa saham di kawasan Asia ini sejalan dengan keperkasaan bursa saham global. Terlebih, Wall Street berhasil ditutup menguat dengan dua indeks utama mencatatkan rekor penutupan tertingginya. 

Di Eropa, Stoxx600 Eropa naik 0,31%, DAX Jerman naik 0,43%, FTSE Inggris naik 0,42%, CAC Prancis naik 0,19%, FTSE MIB Italia naik 0,39%.

Rapat The Fed 16 Maret-17 Maret 2021 akan disusul dengan rapat bank sentral Inggris (BoE) dan bank sentral Jepang (BoJ) pada hari Kamis (18/3/2021).

FOMC meeting pada pertemuan bulan ini diproyeksi tidak mengubah tingkat suku bunga. Namun pandangan the Fed khususnya terkait situasi dan kondisi US Treasury serta ekspektasi inflasi akan menjadi perhatian.

Indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average melonjak ke rekor baru dipicu kenaikan saham perjalanan karena keberhasilan vaksinasi massal di Amerika Serikat (AS) dan peresmian UU paket bantuan stimulus senilai US$ 1,9 triliun yang picu optimisme investor.

Kini, para investor pun menanti hasil pertemuan dan komentar Federal Reserve, terlebih usai yield US Treasury yang memicu kekhawatiran kenaikan inflasi. 

The Fed diprediksi akan memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS di 2021 melaju dalam kecepatan terbaiknya dalam beberapa dekade, usai jatuh di tahun lalu.

Selain The Fed, Bank of England (BoE) juga akan menggelar pertemuan di pekan ini.

See Also

Presiden Joko Widodo Sebut Gunakan Uang Rakyat Sebaik-baiknya
Bursa Asia Pasifik Melonjak
Bursa Eropa Turun
Penambang Bitcoin Lari Ke Kazakhstan Hingga Amerika Serikat
Saat Ketua DPR RI Keliling Solo Ditemani Gibran
Minister Suharso Monoarfa Elaborate Bappenas Work Plan In 2022
Menteri PPN Paparkan Rencana Kerja Bappenas Tahun 2022
Bertemu Ketua DPR RI, Warga Pulau Talise Sulut Berharap Aliran Listrik 24 Jam
Berkunjung Ke Pulau Talise, Ketua DPR RI Minta Pemda Genjot Pembangunan
Menteri PPN Pimpin Multilateral Meeting, Bahas Reformasi Sistem Kesehatan Nasional
Ketua DPR RI Minta APBN 2022 Antisipasi Ketidakpastian Akibat Virus Corona
Luncurkan Buku Cegah Negara Tanpa Arah, Bamsoet Tegaskan Pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara
Bamsoet Ajak UMJ Mencegah Negara Tanpa Arah Dengan Menghadirkan Kembali PPHN Pasca 2024
Perdana Menteri Polandia Tolak Tutup Pertambangan Batu Bara
Bursa Eropa Dibuka Menguat
Elon Musk Menghentikan Penggunaan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Mobil Listrik Tesla
Nilai Tukar Cryptocurrency Anjlok
Microsoft Corporation Bangun Pusat Data Di Malaysia
Perum Bulog Akan Serap 50.000 Ton Beras Petani Sumatera Selatan
Facebook Inc. Bersedia Bayar Konten Berita News Corp Australia
Venezuela Jual Cadangan Emas
Wall Street Dibuka Menguat
Pengangguran Di Amerika Serikat Menurun
Bursa Asia Ditutup Menguat
Harga Emas Berbalik Menguat Didukung Data Ekonomi AS
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.250.064 Since: 05.03.13 | 0.217 sec