Internasional

Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim

Tuesday, 18 Februari 2020 | View : 81

WASHINGTON D.C.-SBN.

Direktur utama dan pendiri Amazon.com, Inc. Jeff Bezos hari Senin (17/2/2020) mengumumkan akan menyiapkan dana US$ 10 miliar.

Dana itu akan dihibahkan lewat organisasinya Earth Fund kepada para ilmuwan yang meneliti perubahan iklim.

"Perubahan iklim adalah ancaman terbesar bagi planet kita. Saya ingin bekerja bersama untuk memperkuat kegiatan dan mengeksplorasi cara-cara baru demi memerangi dampak perubahan iklim," kata Jeff Bezos. Dia disebut-sebut sebagai orang terkaya dunia dengan kekayaan bersih diperkirakan mencapai US$ 130 miliar.

"Inisiatif global ini akan mendanai para ilmuwan, aktivis, LSM - segala upaya yang menawarkan kemungkinan nyata untuk membantu melestarikan dan melindungi lingkungan alam. Kita dapat menyelamatkan Bumi. Ini menuntut tindakan kolektif dari perusahaan besar, perusahaan kecil, negara, organisasi, dan individu," tambahnya.

Dana yang akan disalurkan berasal dari kekayaan pribadi Jeff Bezos, yang tahun lalu mencanangkan dalam prakarsa "Ikrar Iklim".

Amazon.com., Inc. tahun lalu menyatakan akan membuat perusahaan itu netral karbon sampai tahun 2040. Selain itu, Amazon juga mengumumkan dalam 10 tahun ke depan akan membeli 100.000 kendaraan listrik untuk pengiriman paketnya.

Setiap tahun, perusahaan e-commerce terbesar dunia itu mengirim sekitar 10 miliar paket. Amazon.com., Inc. sering dikritik karena dianggap meningkatkan emisi karbon lewat bisnis penjualan online, karena paket-paket barangnya harus ditransportasi kepada pelanggan. Banyak paket Amazon yang dikembalikan pembelinya, karena kemudahan fasilitas pengembalian barang yang disediakan perusahaan. Selain itu, Amazon juga dikritik karena bisnis cloud computing yang dianggap boros energi dan menambah emisi gas rumah kaca.

Dengan sumbangan pribadinya, Jeff Bezos mengikuti jejak para miliarder terkaya dunia yang lain seperti pendiri Microsoft, Bill Gates, dan investor Warren Buffet.

Kelompok Pegawai Amazon untuk Keadilan Iklim mengatakan, mereka menyambut prakarsa Jeff Bezos lewat Eatrh Fund, namun menambahkan bahwa "satu tangan tidak dapat memberikan apa yang diambil oleh tangan yang lain." Kelompok ini mengkritik dukungan Amazon untuk bisnis minyak dan gas.

"Orang-orang di Bumi perlu tahu: Kapan Amazon akan berhenti membantu perusahaan minyak dan gas yang merusak Bumi dengan lebih banyak sumur minyak dan gas ... Akankah Jeff Bezos menunjukkan kepada kita kepemimpinan sejati, atau akankah dia terus terlibat dalam percepatan krisis iklim, sementara seharusnya berusaha membantu (mengatasinya)? " kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

Kritik terhadap kebijakan iklim Amazon meningkat selama beberapa bulan terakhir, terutama dari pekerjanya sendiri. Ikrar Iklim Amazon diumumkan tahun lalu, namun sehari kemudian lebih 1.700 karyawan menyatakan berencana untuk keluar dari Amazon.com, Inc., kecuali perusahaan mengumumkan langkah-langkah konkret untuk mengurangi emisinya. (reuters/afp/ap)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
Sekelompok Pria Bersenjata Tewaskan 15 Orang Saat Demo Irak
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.271.656 Since: 05.03.13 | 0.2258 sec