Hukum

Mantan Direktur Utama PT. INTI (Persero) Dituntut 3 Tahun Penjara

Tuesday, 18 Februari 2020 | View : 23

JAKARTA-SBN.

Jaksa Penuntut lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut mantan Direktur Utama (Dirut) PT. Industri Telekomunikasi Indonesia/INTI (Persero), Darman Mappangara untuk dihukum tiga tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider lima bulan kurungan.

Jaksa meyakini, Darman Mappangara terbukti memberikan suap kepada mantan Direktur Keuangan PT. Angkasa Pura II/PT. AP II (Persero), Andra Y. Agussalam terkait proyek pengerjaan Semi-Baggage Handling System (BHS) di PT. Angkasa Pura Propertindo (APP), anak usaha PT. AP II (Persero).

"Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata Jaksa Khaerudin saat membacakan surat tuntutan terhadap Darman di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jl. Bungur Raya No.24,26,28, Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020).

Jaksa meyakini Darman Mappangara telah menyuap Andra Y. Agussalam sebesar US$ 71.000 dan SING$ 96.700 agar PT. INTI (Persero) menjadi pelaksana pekerjaan pemasangan Semi-BHS.

Dalam menjatuhkan tuntutan ini, Jaksa KPK mempertimbangkan sejumlah hal yang meringankan dan memberatkan Darman Mappangara.

Untuk hal yang memberatkan, Jaksa menilai Darman Mappangara selaku Direksi BUMM telah mengabaikan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam menjalankan usahanya. Bahkan, menyalahgunakan wewenang yang diberikan kepadanya untuk melakukan kejahatan.

"Terdakwa terbukti merupakan pelaku yang aktif dan melibatkan orang lain dalam melakukan kejahatan, terdakwa berusaha menutupi kejahatannya seolah-olah sebagai pembayaran utang-piutang. Terdakwa tidak mengakui dan menyesali perbuatannya," tegas Jaksa Khaerudin.

Sementara itu, untuk hal yang meringankan, Darman Mappangara disebut belum pernah menjalani hukuman pidana.

"Untuk hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum," katanya. (bs)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.999.572 Since: 05.03.13 | 0.2588 sec