Hukum

KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk

Tuesday, 18 Februari 2020 | View : 100

JAKARTA-SBN.

Tim penyidik lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama (Dirut) PT. Aneka Tambang/Antam (Persero) Tbk. Dana Amin, Senin (17/2/2020).

Dana Amin bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di PT. Pelabuhan Indonesia II/Pelindo II (Persero) untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Direktur Utama PT. Pelindo II (Persero), Richard Joost Lino atau RJ Lino. Pemeriksaan ini dilakukan tim penyidik dalam kapasitas Dana Amin sebagai Direktur Operasi PT. Pelindo II (Persero) periode Februari 2012-Mei 2016.

Dana Amin menjadi Direktur Operasi PT. Pelindo II (Persero) di bawah masa kepemimpinan RJ Lina sejak Februari 2012-Mei 2016.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RJL (RJ Lino)," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara (Plt Jubir) KPK Ali Fikri, Senin (17/2/2020).

RJ Lino diduga menyalahgunakan wewenangnya saat menjadi Direktur Utama (Dirut) dengan menunjuk langsung perusahaan China, Wuxi Huangdong Heavy Machinery, sebagai pelaksana proyek pengadaan bernilai sekira Rp 100 miliar.

Dalam kasus ini, KPK menyangka Lino telah melawan hukum dan menyalahgunakan wewenangnya sebagai Dirut PT. Pelindo II (Persero) untuk memperkaya diri sendiri, orang lain dan atau korporasi dengan memerintahkan penunjukan langsung perusahaan asal China, Wuxi Huangdong Heavy Machinery (HDHM) sebagai pelaksana proyek pengadaan tiga unit QCC di PT. Pelindo II (Persero).

Pengadaan tersebut untuk di 3 lokasi, yakni Palembang, Pontianak, dan Lampung.

Butuh waktu lebih dari 4 tahun bagi KPK dalam mengusut kasus ini.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengusut kasus ini sejak akhir 2015 lalu.

Meski RJ Lino telah ditetapkan sebagai tersangka semenjak tahun 2015, penyidikan belum juga selesai.

Namun, hingga saat ini, KPK belum juga merampungkan penyidikan.

KPK menyatakan, kendala dalam mengusut perkara ini karena adanya perhitungan kerugian negara yang belum tuntas.

KPK telah membahas audit kerugian negara kasus ini dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yakni mencocokkan antara temuan KPK dengan BPK.

Bahkan, RJ Lino belum ditahan meski telah berstatus tersangka. KPK belum menahan RJ Lino. RJ Lino yang terakhir diperiksa pada 23 Januari 2020 masih menghirup udara bebas.

RJ Lino telah diperiksa KPK pada Kamis (23/1/2020). RJ Lino mengaku dicecar sejumlah pertanyaan dan berharap bisa memperjelas statusnya dalam kasus dugaan suap di PT. Pelindo II (Persero).

RJ Lino terakhir diperiksa pada Februari 2016 silam. "Pertama, saya terima kasih ya karena setelah menunggu 4 tahun, akhirnya saya dipanggil juga ke sini dan saya harap proses ini bisa menjelaskan bagaimana status saya. Karena apa, saya, tempo hari ke sini kan Februari 2016, jadi 4 tahun," papar RJ Lino di Gedung Merah Putih KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (23/1/2020).

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.390.388 Since: 05.03.13 | 0.2189 sec