Internasional

Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi

Tuesday, 04 Februari 2020 | View : 197

WUHAN-SBN.

Rumah sakit (RS) darurat khusus pasien virus korona di Wuhan, China, yang dibangun secara kilat dalam 10 hari, mulai merawat pasien. Sedikitnya 50 pasien virus corona telah dipindahkan ke RS ini.

Seperti dilansir Xinhua News Agency dan China Daily, Selasa (4/2/2020), RS yang memiliki nama Huoshenshan atau 'Gunung Dewa Api' ini telah menerima kelompok pertama yang terdiri atas 50 pasien dari RS Wuchang dan RS Hankou serta satu RS lainnya yang tidak disebut namanya.

Puluhan pasien itu mulai dirawat pada Selasa (4/2/2020) pagi waktu setempat. Foto-foto yang dirilis media nasional Xinhua menunjukkan beberapa staf rumah sakit yang memakai pakaian pelindung, mendorong para pasien yang duduk di kursi roda. Para pasien dibawa ke dalam rumah sakit yang dibangun dari struktur prefabrikasi itu.

China Daily menyebut para pasien itu dibawa ke RS Huoshenshan dengan ambulans karantina tanpa tekanan sejak Senin (3/2/2020) malam waktu setempat.

Rumah Sakit Huoshenshan merupakan salah satu dari dua rumah sakit yang khusus dibangun untuk merawat pasien virus corona di Wuhan, China. RS Huoshenshan yang selesai dibangun pada Minggu (2/2/2020) waktu setempat, disebut memiliki kapasitas 1.000 tempat tidur.

Total 1.400 staf medis dari militer China ditugaskan merawat para pasien virus corona di RS Huoshenshan yang dikelola oleh militer ini. Seluruh staf medis di RS itu disebut telah menjalani pelatihan dan penilaian kualifikasi.

"Kami melakukan upaya sepenuhnya dalam mempersiapkan perawatan pasien, material medis dan langkah pencegahan," ucap Direktur RS Huoshenshan, Zhang Sibing, sembari menyatakan RS itu memiliki prosedur ketat soal penerimaan pasien, diagnosis dan perawatan.

Disebutkan juga oleh Xinhua News Agency bahwa lebih dari 10 pakar penyakit menular, penyakit pernapasan dan perawatan intensif dikerahkan ke RS Huoshenshan untuk memberikan panduan dalam menangani kasus-kasus rumit.

Rumah Sakit Huoshenshan ini dibangun dengan mencontoh model RS yang dibangun untuk merawat pasien wabah sindrom pernapasan akut berat (SARS) tahun 2003 lalu.

Sejauh ini total 427 orang tewas akibat wabah virus corona, dengan sebagian besar kematian terjadi di wilayah China daratan. Dua orang di antaranya meninggal akibat virus corona di Filipina dan Hong Kong. Sementara itu, jumlah total kasus virus corona secara global, baik di China maupun 24 negara lainnya, mencapai 20.622 kasus. (chinadaily/xinhuanewsagency)

See Also

Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
jQuery Slider
Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.086.639 Since: 05.03.13 | 0.162 sec