Hukum

Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim

Tuesday, 04 Februari 2020 | View : 25

SURABAYA-SBN.

Penyidik Subdit I Tindak Pidana (Tipid) Industri Perdagangan (Indagsi) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur berencana melimpahkan berkas perkara tahap 1 kasus investasi bodong PT. Kam and Kam kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, minggu ini.

“Sudah, rencananya diserahkan minggu ini, kan saat ini masih berkembang terus penyidikannya,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan kepada wartawan, Selasa (4/2/2020).

Menurutnya, berkas yang ada dirasa cukup, termasuk keterangan saksi yang telah dikumpulkan. Meski sejumlah nama yang disebutkan, belum juga dipanggil. Seperti biduan Judika, dan ibunda arti Francisca Callebaut, Ilsye A Ratnawati.

“Saksi untuk sementara ini maksimal. Sudah cukuplah untuk menguatkan kepada tersangka,” ujarnya.

Walau lengkap, penyidik terus melakukan pengembangan terkait penyelamatan aset member yang masuk ke rekening milik PT. Kam and Kam, atau reward yang sudah diterima member lain dari hasil pendapatan dari memberi lainnya.

Menurutnya, penyelamatan aset penting karena banyak member yang menjadi korban dari praktik ilegal MeMiles. Seperti contoh, ada member yang mengeluarkan banyak uang untuk top up namun tak kunjung mendapat reward seperti yang diimpikan. Atau, ada member yang sudah dapat reward tetapi ketika ia top up ulang tidak mendapatkan reward.

Hanya saja, Irjen Pol. Luki Hermawan belum bisa menyampaikan kapan semua aset bisa diselamatkan. Pasalnya, diperhitungkan total omzet yang didapat perusahaan sebesar Rp 761 miliar dari 261 ribu member yang terdaftar.

Penyidik Subdit I Tindak Pidana (Tipid) Industri Perdagangan (Indagsi) Polda Jawa Timur kembali berhasil mengamankan aset member PT. Kam and Kam yang melakukan investasi ilegal melalui aplikasi MeMiles.

Setelah sebelumnya berhasil mengamankan Rp 128,4 miliar ini bertambah Rp 19,5 miliiar, sehingga aset uang yang telah diselamatkan sebesar Rp 147.861.059.514.

Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, uang tersebut berhasil diamankan dari beberapa pihak. Yakni dari istri bos PT. Kam and Kam, Kamini Kamal Mirchandani sebanyak Rp 15 miliar, kemudian Rp 3,5 miliar dari Ari Haryo Wibowo Hardjojudanto yang dipinang untuk menjadi konsultan perusahaan dan Rp 1 miliar didapat dari dealer Astra Alam Sutera yang menjual mobil reward dari PT. Kam and Kam.

“Penyitaan aset ini kan ndak gampang. Karena aset itu sudah ke mana-mana. Sudah ada yang disembunyikan tapi alhamdulillah kemarin kami sudah sita lagi. Sekarang (barang bukti) totalnya sudah Rp 147 miliar dari Rp 122 miliar awalnya,” pungkas Irjen Pol. Luki Hermawan.

"Dari perintah Bapak Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, selain dari misi penyidikan maka misi berikutnya adalah menyelamatkan aset. Hari ini, kondisi terakhir di rekening penampungan tercatat ada Rp 147 miliar lebih dari awal penyitaan Rp 128,4 miliar," kata Kombes Pol. Gidion Arif Setyawan saat ditemui di Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim, Surabaya, Senin (3/2/2020).

Selain menyita barang bukti uang, penyidik juga berhasil mengamankan seperempat kilogram keping emas yang didapat dari Kamini yang mana itu adalah bagian reward dari operasional PT. Kam and Kam.

"Ada barang bukti emas dari istrinya kurang lebih semuanya jumlahnya seperempat kilogram. Kalau nilainya kita lihat kurs dulu. Ini rencananya untuk reward tapi belum disampaikan dan didapat dari uang member.

Tak hanya itu, penyidik juga berhasil mengamankan empat unit mobil yakni dua mobil Toyota Avanza, 1 mobil Mitsubishi Pajero Sport dan 1 mobil Nissan Livina. Ada juga satu unit sepeda motor dan beberapa plat nomor dan BPKB kendaraan yang tadinya digunakan untuk reward member.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Jatim tengah intens melakukan penyelamatan aset member MeMiles. Sebab, diketahui perusahaan yang bergerak di bidang jasa iklan itu melakukan praktik ilegal karena tidak mengantongi izin untuk menghimpun dana nasabah dari Bank Indonesia.

Dari situ, Polda Jatim terus mengembangkan kasus hingga ada pemanggilan begitu banyak nama-nama public figure sebagai saksi. Di antaranya, Eka Deli Mardiyana, Marcello Tahitoe, Pinkan Ratnasari Mambo, Adjie Notonegoro, Ari Haryo Wibowo Harjdojudanto, Tata Janeeta, Frederica Fracisca Callebaut dan Regina Ivanova.

Serta, ada lima orang tersangka yakni Kamal Terachand Mirchandani, Fatah Suhanda, Martini Luisa alias dr. Eva, Prima Hendika dan Sri Wiwit karena keterkaitannya dalam pengembangan bisnis tersebut.

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.999.470 Since: 05.03.13 | 0.2378 sec