Internasional

Bencana Kebakaran Lahan Di Australia

Sunday, 05 Januari 2020 | View : 185
Tags : Australia

SYDNEY-SBN.

Langit berubah menjadi hitam dan abu turun saat api berkobar di seluruh Australia bagian Tenggara, Sabtu (4/1/2020). Kondisi ini, mengancam pasokan listrik ke kota-kota besar dan mendorong pemanggilan 3.000 tentara cadangan.

Skala krisis kebakaran lahan dan hutan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Australia, telah mengejutkan bukan hanya penduduk lokal namun juga masyarakat dunia.

Melansir laporan CNA, Minggu (5/1/2020), lebih dari 60.000 kilometer (km) persegi area lahan yang telah terbakar di seluruh negeri. Luasan wilayah yang terbakar tersebut, kira-kira dua kali luas negara Belgia.

Sebagai perbandingan, hampir 25.000 km persegi lahan terbakar pada bulan Agustus lalu di kawasan Amazon, yang merupakan hutan hujan terbesar di dunia.

Sementara, hampir 8.000 km persegi lahan terbakar di California pada tahun 2018, dalam peristiwa kebakaran terburuk yang terjadi di negara bagian Amerika Serikat (AS).

Sejak akhir September, sebanyak 23 orang tewas, dengan 17 diantaranya berasal dari wilayah negara bagian New South Wales. Sementara, lebih dari 1.500 rumah mengalami kerusakan.

Adapun peristiwa yang merenggut nyawa terakhir terjadi di kawasan wisata di Pulau Kanguru, di sebelah Barat Daya Adelaide, ketika dua orang terjebak dalam sebuah mobil yang dikepung oleh api, pada Jumat (4/1/2020).

Menurut sebuah studi University of Sydney, jumlah satwa liar Australia yang tewas diperkirakan telah mencapai 480 juta hanya di wilayah negara bagian New South Wales.

Para ahli khawatir, jumlah satwa liar yang tewas bisa jauh lebih tinggi dari perkiraan. Pasalnya,  tiupan angin kencang dan suhu yang tinggi, terus memicu ratusan kebakaran dan menyebabkan kekacauan.

Kebakaran juga menyebabkan dua gardu dan jalur transmisi listrik mengalami kerusakan. Kondisi ini mendorong pihak berwenang di New South Wales mengeluarkan peringatan bahwa daerah yang dihuni hampir delapan juta orang dan kota terbesar di negara bagian itu, Sydney, dapat mengalami pemadaman listrik bergilir. (cna)

See Also

Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
jQuery Slider
Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.089.169 Since: 05.03.13 | 0.1514 sec