Hukum

Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain

Sunday, 10 Nopember 2019 | View : 497

JAKARTA-SBN.

Peristiwa hukum dan politik menjadikan Dwi Putra Budiyanto, S.H., S.E., M.M., M.H. sebagai pembelajaran maupun pekerjaan mengenai permasalahan hukum.

Advokat yang akrab dipanggil “Dwi” ini, dikenal sangat rendah hati dan teramat sangat memahami permasalahan yang ada di Bumi Pertiwi.

Karena baginya, hukum harus menjadi Panglima Tertinggi dalam menyelesaikan permasalahan yang ditimbulkan dari peristiwa-peristiwa hukum ataupun dari hubungan politik kedua Negara tersebut, karena Indonesia adalah Negara hukum.

Atas dasar semua itulah yang menjadikan Dwi dan rekannya, Adv. Viola Lam, S.H. sepakat melakukan kerjasama (MoU) dengan pengacara antarbangsa.

Dwi telah mengadakan kerjasama (MoU) dengan salah satu pengacara asal Negeri Panda, China yakni James Lan, LL.M. dari Denton Law Guangzhou office yang didirikan pada tahun 2001 berkedudukan di kota terbesar di China bagian Selatan yang juga adalah Ibu Kota Provinsi Guangdong yakni di CTF Finance Centre, Zhujiang East Road, Zhujiang New Town, Guangzhou (Canton) 510623, China.

Dalam pernyataannya, James Lan menyebutkan kerjasamanya tersebut memiliki beberapa tujuan. Dari mulai ketertarikan untuk mempelajari sistem peradilan dan advokat di Indonesia sampai dengan adanya pertukaran informasi dengan pengacara tanah air. “Dan kedepannya mereka berdua akan mempelajari dan membedah persoalan hukum yang sering terjadi tentang hukum ketenagakerjaan, undang-undang perkawinan, dan undang-undang tentang perseroan terbatas, hukum keimigrasian antara kedua negara serta lebih lagi dalam program bentuk kerjasama dalam penyelesaian hukum, ini akan diuji supaya lebih jelas,” papar Dwi.

Konsentrasi penyelesaian hukum dalam penanganan bersama masalah hukum yang sering timbul bagi Warga Negara Asing (WNA) khususnya pada pekerja asal Negeri Tirai Bambu tersebut. (dpb/jos)

See Also

Ketua KPK Melantik 1.271 Pegawai KPK Sebagai ASN
Ketua MPR RI Minta Pemerintah Investigasi Kebocoran Data 297 Juta Penduduk
Bamsoet Minta Pemerintah Investigasi Dugaan Kebocoran Data 279 Juta Penduduk Indonesia
Bamsoet Apresiasi Capaian 100 Hari Kinerja Kapolri
KPK Sita 13 Sepeda Lapierre Terkait Kasus Dugaan Suap Ekspor Benih Lobster
Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.086.501 Since: 05.03.13 | 0.1731 sec