Ekonomi

Perang Dagang Sebabkan AS-China Sama-sama Rugi

Wednesday, 06 Nopember 2019 | View : 20

JENEWA-SBN.

Perang dagang yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat (AS) dan China merugikan kedua ekonomi. Pada Selasa (5/11/2019), Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyatakan dengan penurunan tajam dalam ekspor dan harga yang lebih tinggi bagi konsumen.

Dalam satu laporan baru, Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) meneliti dampak buruk kenaikan tarif yang diberlakukan oleh dua ekonomi terbesar di dunia.

UNCTAD menemukan bahwa perang dagang AS dan China dibiarkan jauh lebih buruk. Agensi itu memperingatkan bahwa perang dagang pada giliran berdampak seluruh ekonomi global.

"Perang dagang kalah-kalah tidak hanya merugikan pesaing utama, tetapi juga membahayakan stabilitas ekonomi global dan pertumbuhan di masa depan," kata kepala divisi perdagangan dan komoditas internasional UNCTAD Pamela Coke Hamilton.

Ekonom UNCTAD, Alessandro Nicita mengatakan kepada wartawan di Jenewa bahwa selama fase awal konflik, sebagian besar biaya tarif diturunkan ke konsumen atau perusahaan AS.

Namun, Nicita mengatakan bahwa para eksportir China juga semakin menurunkan harga barang-barang yang dikenakan tarif yang tampaknya merupakan upaya untuk mempertahankan pangsa pasar di AS.

Analisis UNCTAD, yang hanya melihat dampak dari tarif AS, mendapati bahwa perang dagang telah menyebabkan penurunan 25 persen dalam impor AS untuk produk-produk China yang disetujui pada paruh pertama 2019 saja.

"Tarif Amerika Serikat untuk China secara ekonomi merugikan kedua negara," laporan itu menyimpulkan.

See Also

Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
Koperasi Kodim 0716/Demak Ikuti Pasar Murah
Babinsa Koramil 10/Kradenan Bersama Petani Panen Jagung
Babinsa Koramil 05/Cepu Bantu Petani Bajak Sawah
Persit Ranting 9/Kedungtuban Semangati Suami Tanam Padi
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.687.049 Since: 05.03.13 | 0.1704 sec