Internasional

Donald Trump Serukan Perang Lawan Kartel Narkoba

Wednesday, 06 Nopember 2019 | View : 46

WASHINGTON D.C.-SBN.

Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45, Donald John Trump, menawarkan untuk membantu Meksiko dalam perang melawan kartel-kartel narkoba setelah sembilan orang tewas dibunuh di wilayah yang marak dengan pengedar narkoba. Mereka yang tewas diketahui berkewarganegaraan ganda Meksiko-AS.

Sedikitnya sembilan orang yang tewas dalam penyerangan brutal pada Senin (4/11/2019) waktu setempat, diketahui merupakan anggota komunitas Mormon asal AS yang pindah ke Meksiko sejak abad ke-19 lalu. Mereka yang tewas terdiri dari tiga wanita dan enam anak-anak.

Serangan itu terjadi di area perbatasan antara negara bagian Sonora dan Chihuahua, yang marak dengan kartel narkoba dan bandit setempat. Tiga kendaraan yang ditumpangi para korban dipenuhi lubang bekas peluru dan hangus terbakar.

Para pelaku diyakini sebagai anggota kartel narkoba setempat. Menteri Keamanan Meksiko, Alfonso Durazo, menyebut para korban mungkin salah dikira sebagai target serangan atau terjebak dalam baku tembak antara kartel-kartel narkoba yang saling bermusuhan.

Otoritas Meksiko menyebut enam anak lainnya luka-luka dan satu anak perempuan masih hilang. Belum ada satupun tersangka yang ditangkap. Dalam pernyataan via Twitter, seperti dilansir AFP, Rabu (6/11/2019), Trump menawarkan bantuan kepada Meksiko untuk mencari para pembunuh sembilan orang tersebut.

"Jika Meksiko butuh atau meminta bantuan dalam membersihkan monster-monster ini, Amerika Serikat siap, bersedia dan mampu untuk terlibat dan melakukan tugas itu dengan cepat dan efektif," tegas Trump dalam postingan Twitter-nya.

Lebih lanjut, Donald Trump memuji Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, karena memprioritaskan perang melawan pengedar narkoba. "Kartel-kartel menjadi semakin besar dan lebih kuat sehingga Anda terkadang membutuhkan pasukan untuk mengalahkan pasukan," sebut Trump.

"Inilah saatnya bagi Meksiko, dengan bantuan Amerika Serikat, untuk mengobarkan PERANG terhadap kartel-kartel narkoba dan melenyapkan mereka dari muka Bumi ini. Kita hanya menunggu panggilan dari presiden baru Anda yang hebat," ucapnya.

Tawaran bantuan untuk Meksiko juga disampaikan Gedung Putih dalam pernyataan resminya. Disebutkan bahwa tawaran itu disampaikan Trump dalam percakapan telepon dengan Presiden Obrador pada Selasa (5/11/2019) waktu setempat.

"Presiden Trump telah memperjelas bahwa Amerika Serikat mengecam tindak kekerasan tak berperikemanusiaan yang merenggut nyawa sembilan warga Amerika dan menawarkan bantuan kepada Meksiko untuk memastikan para pelakunya menghadapi keadilan," sebut Gedung Putih dalam pernyataannya.

Menanggapi tawaran bantuan itu, Lopez Obrador yang sebelumnya mengumumkan penghentian 'perang narkoba' di Meksiko, menyatakan bahwa dirinya tidak berniat memulai perang baru.

"Kami tidak setuju (dengan Trump) soal itu. Kami menghormati pihak-pihak yang berpikiran seperti itu, tapi itu bertentangan dengan keyakinan kami. Perang merupakan hal terburuk yang pernah ada. Perang sama saja dengan irasionalitas," tegas Lopez Obrador dalam konferensi pers. (afp)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.010.130 Since: 05.03.13 | 0.1696 sec