Hukum

Kronologi Penangkapan Nunung Dan Suaminya

Saturday, 20 Juli 2019 | View : 136

JAKARTA-SBN.

Komedian serta anggota dari grup lawak terkenal Srimulat, Nunung bersama suaminya, Juli Jan Sambiran ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, menangkap komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya July Jan Sambiran, terkait kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu.

Komedian dengan nama asli Tri Retno Prayudati dan suaminya mengaku memakai sabu-sabu sejak lima bulan yang lalu.

Polisi juga menangkap penjual atau pemasok barang haram itu bernama Hadi Moheriyanto alias Hery alias Tabu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Si. melalui keterangan tertulis mengatakan bahwa masyarakat menginformasikan kepada pihak kepolisian di rumah Nunung sering terjadi penyalahgunaan dan transaksi narkoba.

Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa di rumah Nunung sering terjadi transaksi narkoba.

Kronologi pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat kalau di rumah Nunung sering terjadi penyalahgunaan dan transaksi narkotika.

Mantan Kapolres Nunukan Polda Kaltim juga mengungkapkan bahwa setelah laporan tersebut, pihak kepolisian menangkap tersangka dan ditemukan barang bukti.

Setelah penangkapan tersangka, pihak kepolisian melakukan pengembangan dan diketahui bahwa tersangka ingin memberikan narkoba jenis sabu-sabu kepada Nunung.

Selain menangkap Nunung dan suaminya, kepolisian juga menangkap pelaku lainnya, Hadi Moheriyanto. Penyidik melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap tersangka Hadi, di Jalan Tebet Timur III, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019) siang tadi.

"Hasil interogasi, tersangka H baru, pukul 12.30 WIB menyerahkan narkoba pesanan tersangka N, di depan rumahnya," ujar mantan Kapolsek Denpasar Timur Polresta Denpasar Polda Bali, Jumat (19/7/2019).

Tersangka mendapatkan sabu-sabu dari Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial E di daerah Cibinong, Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Dikatakan mantan Kabid Humas Polda Jatim, penyidik kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan Nunung serta suaminya.

Nunung dan suaminya ditangkap di kediaman mereka di kawasan Tebet, Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019) siang.

Baru-baru ini juga beredar sebuah photo yang menunjukkan Nunung sedang menunjuk surat hasil test urine dari Polda Metro Jaya.

Dari hasil pemeriksaan menunjukkan ia positif menggunakan amphetamin, metamphetamine, dan benzodiazepine.

Dalam penggerebekan tersebut, mantan Kasat Serse Polres Buleleng Polda Bali pada tahun 1996, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan bahwa Nunung dan suaminya terbukti positif menggunakan sabu-sabu.

"Pukul 13.15 WIB, dilakukan penggeledahan di rumah N dan ditemukan barang bukti narkotika," ungkap mantan Kasat Serse Polres TTU Polda Nusra periode 1994-1995.

Ia menambahkan bahwa mengamankan satu klip sabu-sabu seberat 0,36 gram.

Mantan Dirtahti Polda Kaltim mengungkapkan dalam penangkapan Nunung, polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram.

Menurut mantan WaKapolres Takalar Polda Sulsel, barang bukti yang disita dari rumah Nunung di antaranya satu klip sabu seberat 0,36 gram, dua klip kecil bekas bungkus sabu, tiga sedotan plastik untuk menggunakan sabu, satu botol plastik, satu sendok plastik, potongan pecahan pipet kaca, satu korek api, dan empat handphone.

"Hasil interogasi, tersangka J dan N membeli sabu dari tersangka H seharga Rp 1.300.000 per gram," beber mantan Kapuskodal Ops Polres Tabanan Polda Bali pada tahun 1997.

Sementara itu, tersangka Hadi mendapatkan barang haram itu dari seseorang berinisial E yang masih dalam pengejaran.

"Memperoleh sabu dari DPO (Daftar Pencarian Orang) berinisial E, dengan cara tempel, di daerah Cibinong, Bogor, Jawa Barat," tandas mantan Kabag Binlat Ro Ops Polda Kaltim pada tahun 2009.

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.495.936 Since: 05.03.13 | 0.2652 sec