Hukum

Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap

Saturday, 05 Januari 2019 | View : 86

MAGELANG-SBN.

Sejumlah kuburan di empat pemakaman di Kota Magelang, Jawa Tengah, dirusak oleh "orang tak dikenal" secara berturut-turut di antara saat malam Natal hingga malam Tahun Baru 2019. Ujungnya, puluhan nisan yang menandakan makam Kristen maupun Muslim hancur.

Ada belasan nisan berbentuk salib di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Giriloyo Karet Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), tempat Suzzana ratu film horor Indonesia dimakamkan, dirusak pelaku misterius.

Salah satu kompleks pemakaman yang dirusak adalah TPU Giriloyo, tempat artis Suzanna dikebumikan. Pada Kamis (3/1/2019), terpantau makam Suzanna di blok J I yang adalah blok khusus makam Kristen dalam kondisi baik.

Nisan salib dari bahan kayu tercabut dari makam dengan posisi kayu yang sudah terbelah tidak berbentuk. Sementara nisan salib berbahan marmer hancur berkeping-keping berserak di sekitar makam. Bahkan, ada salah satu yang makamnya sampai dicongkel dari atas pusara, padahal terbuat dari beton.

Selang lima hari setelah itu, kejadian serupa terjadi di Pemakaman Segadoeng di Kampung Tidar Krajan, Tidar Utara, Kota Magelang. Makam ini biasa digunakan untuk warga Muslim maupun Kristen.

Berjarak sekitar 500 meter dari Pemakaman Segadoeng, kejadian serupa terulang. Di Pemakaman Kampung Kiringan, Tidar Utara, beberapa nisan juga dirusak. Perusakan diketahui warga pada Selasa (1/1/2019) pagi lalu.

Di pemakaman Kampung Kiringan ada delapan nisan yang dirusak, terdiri atas enam nisan Kristen dan dua nisan Muslim. Pola perusakan terlihat sama dengan kejadian di pemakaman lain.

Peristiwa terbaru, pada Rabu (2/1/2019) malam, perusakan terjadi pada Pemakaman Malangan, bersebelahan dengan kompleks Pemakaman Kampung Kiringan.

Berdasarkan penelusuran awak media, total ada 22 nisan yang dirusak di empat pemakaman yang berbeda.

Masing-masing di TPU Giriloyo ada 12 nisan (11 makam Kristen dan 1 makam muslim; di Pemakaman Segadoeng ada 1 makam Kristen; di Makam Kampung Kiringan ada 8 makam (6 makam Kristen dan 2 makam muslim); dan di Pemakaman Malangan ada 1 makam Kristen.

Rata-rata ke-19 makam Kristen yang dirusak adalah nisan salib. Tidak hanya dipatahkan, tapi dihancurkan berkeping-keping. Bagian yang dirusak adalah nisan berbentuk salib kayu. Kayu salib itu terbelah dan patah.

Sementara itu, makam Muslim yang dirusak adalah nisan yang dipatahkan.

Terkait kasus ini, Polres Magelang melakukan penyelidikan sambil mendata total makam yang dirusak secara misterius tersebut.

Pelaku perusakan 23 nisan di 4 pemakaman umum di Kota Magelang, akhirnya berhasil diringkus polisi.

Pelaku dipergoki warga saat melakukan perusakan nisan di TPU Candi Nambangan. Belum diketahui pasti motif pelaku merusak makam-makam tersebut.

Pelaku berinisial FKB (25 tahun), warga Karang Kidul, Kota Magelang. Saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Magelang Kota. Bahkan ketika Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, memberikan keterangan pers,FKB tidak dihadirkan. Kapolres hanya didampingi tokoh Muslim dan Katolik dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

FKB telah melakukan perusakan 23 nisan di TPU Giriloyo, Kiringan, Malangan, dan Candi Nambangan. Bahkan ketika tertangkap, FKB kepergok warga sedang melakukan perusakan di TPU Candi Nambambangn pada Jumat (4/1/2019) malam.

Warga yang curiga mendengar bunyi benturan dari arah makam lalu mendatangi sumber suara. Melihat FKB memukul nisan menggunakan palu besi, warga mempertanyakan tindakan pelaku. Namun FKB menjawab enteng bahwa dia hanya sedang bermain. Selanjutnya warga mengamankannya dam melapor ke polisi.

"Olah TKP juga kami lakukan untuk melihat apakah ada kesesuaian pola dan modus operansi dari TKP-TKP sebelumnya. Kemudian, kami melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, tiga saksi yang didapat dari lokasi sekitar TPU Candi Nambangan," tuturnya.

Penyidik, katanya, juga melakukan pemeriksaan pihak keluarga yakni kakak kandung dari pelaku. Selain itu, juga mengkonfrontir dengan menunjukkan pelaku dengan saksi yang telah menyebutkan ciri-ciri terdahulu yang berada di wilayah Kiringan.

"Empat saksi yang kami hadirkan, empat-empatnya mengatakan bahwa betul orang yang mereka lihat saat malam pascapengrusakan di TPU Kiringan," katanya.

"Dari hasil intrograsi kami terhadap si pelaku ini, yang akhirnya statusnya kami naikan sebagai tersangka. Pertama, benar yang bersangkutan melakukan perbuatannya di 4 TPU di wilayah Kota Magelang. Baik itu, di Dharmo Giriloyo, di Kiringan, Malangan dan terakhir di TPU Candi Nambangan," kata dia.

Mengenai motif perusakan nisan tersebut, kata Kapolres, sampai dengan saat ini masih dilakukan pendalaman. Penyidik juga telah melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan mendapatkan ada dokumen-dokumen ijazah yang dari keseluruhan tanda foto atau gambar pada ijazah tersebut dilepas atau dicopot. Termasuk juga dalam KTP-nya. (det/tir/jos)

See Also

Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.395.830 Since: 05.03.13 | 0.2089 sec