Ekonomi

Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun

Saturday, 05 Januari 2019 | View : 91

JAKARTA-SBN.

Menyusul berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik swasta, PT. Pertamina (Persero) akhirnya menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi mulai hari ini, Sabtu (5/1/2019). PT. Pertamina (Persero) menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi mulai Sabtu (5/1/2019) pukul 00.00 WIB ini.

Langkah tersebut dilakukan seiring dengan tren penurunan harga minyak dunia.

Penurunan harga BBM itu meliputi jenis Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Dex dengan besaran yang bervariasi, mulai dari Rp 100 hingga Rp 250 per liter. 

Direktur Pemasaran Retail PT. Pertamina (Persero), Mas’ud Khamid menyebutkan, penyesuaian harga tersebut berlaku buat jenis BBM Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex.

Berikut rincian penurunan harga BBM Pertamina:

- Pertalite turun sebesar Rp 150 per liter dari Rp. 7800 menjadi Rp. 7.650
- Pertamax turun sebesar Rp 200 per liter dari Rp. 10.400 menjadi Rp. 10.200
- Pertamax Turbo turun sebesar Rp 250 per liter dari Rp. 12.250 menjadi Rp. 12.000
- Dexlite turun sebesar Rp 200 per liter Rp. 10.500 menjadi Rp. 10.300
- Dex turun sebesar Rp 100 per liter dari Rp. 11.850 menjadi Rp. 11.750

Harga baru yang berlaku di beberapa daerah bisa berbeda-beda karena dipengaruhi oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah.

Di masing-masing daerah, harga baru BBM itu tidak sama karena dipengaruhi oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), harga Pertalite turun Rp 150 per liter, yaitu dari Rp 7.800 per liter menjadi Rp 7.650 per liter. Sedangkan harga Pertamax turun Rp 200 menjadi Rp 10.200 per liter.

Adapun, harga Pertamax Turbo turun Rp 250 menjadi Rp 12.000 per liter. Selanjutnya, harga Dexlite turun Rp 200 menjadi Rp 10.300 per liter dan harga Dex hanya turun Rp 100 menjadi Rp 11.750.

Untuk detail harga BBM dapat dilihat di www.pertamina.com.

Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, kebijakan ini mengikuti turunnya harga rata-rata minyak mentah di dunia.

Penyesuaian harga yang dilakukan Pertamina, lanjutnya, telah sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang berlaku. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyatakan, penyesuaian harga tersebut sudah berdasarkan  mekanisme dan peraturan yang berlaku. “Kami telah berkordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama pelanggan setia produk-produk Pertamina,” katanya dalam siaran pers resmi tertulis Pertamina, Jumat (4/1/2019).

Jika mengacu harga minyak dunia pada awal tahun ini, harga emas hitam tersebut jenis Brent untuk kontrak Maret 2019 sebesar US$ 53,18 per barel. Sedangkan harga minyak WTI mencapai US$ 44,86. Harganya lebih rendah dibandingkan awal Desember lalu, yaitu untuk jenis Brent sebesar US$ 60,06 per barel.

Sedangkan harga minyak Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) pada Desember 2018 mencapai US$ 54,81 per barel. Capaian ini merupakan level terendah sepanjang tahun 2018, bahkan sejak November 2017.

Selain faktor penurunan harga minyak, keputusan Pertamina memangkas harga BBM karena menguatnya mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Direktur Pemasaran Retail PT. Pertamina (Persero), Mas’ud Khamid menyatakan, Pertamina akan terus mengevaluasi secara berkala harga BBM tersebut sesuai dengan dinamika harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah di pasar global.

PT. Pertamina (Persero) berharap penyesuaian harga ini dapat meningkatkan loyalitas masyarakat yang sudah menjadi pelanggan produk Pertamina.

Kebijakan PT. Pertamina (Persero) menurunkan harga BBM tersebut lebih lambat dibandingkan SPBU-SPBU milik swasta. Pada Desember 2018 lalu, PT. Total Oil Indonesia, ExxonMobil, PT. AKR Corporindo Tbk, PT. Vivo Energy Indonesia, dan Garuda Mas sudah menurunkan harga BBM nonsubsidi.

See Also

Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
Koperasi Kodim 0716/Demak Ikuti Pasar Murah
Babinsa Koramil 10/Kradenan Bersama Petani Panen Jagung
Babinsa Koramil 05/Cepu Bantu Petani Bajak Sawah
Persit Ranting 9/Kedungtuban Semangati Suami Tanam Padi
Babinsa Koramil 08/Kedungtuban Monitoring Pendistribusian Pupuk Subsidi
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.426.943 Since: 05.03.13 | 0.2172 sec