Hukum

Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut

Friday, 04 Januari 2019 | View : 153

MAGELANG-SBN.

Perusakan nisan makam di Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) masih berlanjut. Selain nisan di TPU Giriloyo, perusakaan nisan juga terjadi di TPU Kiringan dan TPU Malangan.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, mengatakan ada dua makam lagi yang dirusak yakni TPU Kiringan dan TPU Malangan. "Ada dua makam lagi ternyata mengalami kerusakan, TPU Kiringan dan TPU Malangan," ungkap AKBP Kristanto Yoga Darmawan saat dihubungi awak media, Kamis (3/1/2019).

Setelah adanya laporan tersebut, tambah dia, pada Rabu (2/1/2019) malam sudah memintai keterangan kepada saksi-saksi. Adapun saksi yang sudah dimintai keterangan ada 4 orang.

"Kita mintai keterangan didapat ciri-ciri fisik dari pelaku. Jika dilihat dari ketiga tempat itu dari sebab yang ditimbulkan rata-rata sama pola perusakan. Jadi dimungkinkan memang pelaku yang sama. Kami belum bisa menjelaskan, kami minta waktu masih melakukan penyelidikan," papar dia.

Sejauh ini, lanjutnya, penyidik mengumpulkan rekaman CCTV dari akses menuju makam. Sedangkan di makam sendiri tidak ada CCTV.

"CCTV akses menuju makam yang kita manfaatkan. Kita optimalkan apakah kira-kira mendapatkan gambaran dari diduga tersangka atau tidak," jelas dia.

"Saya sampaikan bahwa tadi sudah ada beberapa makam di Giriloyo diperbaiki oleh Pemkot Magelang diinisiasi oleh Polres Magelang Kota," sambungnya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Kapolsek Magelang Selatan, Kompol M. Choirul Anwar, menambahkan sudah mendatangi Makam Kiringan dan Malangan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kita melakukan olah TKP, minta keterangan saksi-saksi. Sekarang masih melakukan penyelidikan," katanya.

Dari dua makam tersebut ada 9 yang di rusak baik nisan dan bangunan makam tersebut.

Sedangkan di TPU Giriloyo ada 12 nisan, terdiri 11 Nasrani dan 1 Muslim. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sedikitnya terdapat 12 makam yang dirusak oleh oknum tak bertanggung jawab. Di antaranya 11 makam Nasrani dan satu makam Muslim. Bagian yang rusak antara lain simbol Salib di batu nisan, dan dinding makam. Polisi menduga kerusakan itu disengaja.

Seorang penjaga sekaligus petugas kebersihan TPU Giriloyo, Mulyono mengatakan nisan makam yang dirusak tersebar di empat blok makam, yaitu A1, A2, B1, dan B2.

Nisan salib dari bahan kayu tercabut dari makam dengan posisi kayu yang sudah terbelah tidak berbentuk. Nisan salib berbahan marmer hancur berserakan di sekitar makam.

"Jumlahnya cukup banyak, ada belasan. Nisan yang rusak memang bentuknya salib. Ada yang dicabut dan ada juga yang rusak seperti dipecah," katanya dikutip Antara, Rabu (2/1/2019).

Dari 3 lokasi makam yang dirusak, terang Kompol M. Choirul Anwar, sudah memeriksa 8 saksi. Sejauh ini penyidik memeriksa CCTV akses menuju makam.

"Ciri-ciri fisik pelaku ada melihat sementara tinggi kurus," beber Kompol M. Choirul Anwar. (det/antara)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.504.593 Since: 05.03.13 | 0.2602 sec