Internasional

Mantan PM Malaysia Ditahan

Wednesday, 19 September 2018 | View : 23

KUALA LUMPUR-SBN.

Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) yang adalah lembaga Komisi Anti-Korupsi Malaysia akhirnya resmi menangkap dan menahan mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Dato' Sri Haji Mohammad Najib bin Tun Haji Abdul Razak atau lebih dikenal dengan nama Najib Razak pada hari Rabu (19/9/2018) petang sebagai tersangka dalam kasus pencucian uang lembaga keuangan pemerintah 1 Malaysia Development Berhad (1MDB).

"Komisi Anti-Korupsi Malaysia telah menahan mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak sehubungan dengan kasus yang menarik perhatian masyarakat dan negara lain, yaitu kasus 1MDB yang terkait dengan transfer uang 2,6 miliar ringgit atau sekitar Rp 9,3 triliun ke rekening pribadinya," kata komisi dalam pernyataan resminya yang diterima CNBC.

Komisi akan bekerjasama dengan Kepolisian Malaysia untuk memeriksa Najib Razak pada hari Kamis (20/9/2018) pagi sebelum dia disidang di Mahkamah Kuala Lumpur pada sore harinya.

Mantan PM Malaysia tersebut, Najib Razak sudah pernah ditangkap dan disidang pada awal Juli lalu karena kasus yang sama. Saat itu, dia mengaku tidak bersalah atas tiga tuduhan pelanggaran kepercayaan dan satu tuduhan penyalahgunaan kekuasaan terkait transaksi mencurigakan dari SRC International, bekas unit 1MDB, ke rekening pribadinya.

Namun, dana yang diduga mengalir dari SRC International ke rekening pribadi Najib hanyalah sebagian dari jumlah total yang diduga disalahgunakan dari 1MDB. Kementerian Kehakiman Amerika Serikat (AS) mengatakan lebih dari US$ 4,5 miliar atau sekitar Rp 66,9 triliun disedot dari 1MDB.

SRC adalah fokus awal dari para penyidik Malaysia karena semua transaksi mencurigakan yang melibatkan perusahaan itu dilakukan lewat entitas Malaysia. Lain halnya dengan transaksi lain terkait 1MDB yang dilakukan melalui berbagai bank dan perusahaan asing.

Sejak kekalahan mengejutkannya dalam pemilu Malaysia bulan Mei lalu, Najib Razak telah dilarang oleh pemerintah untuk meninggalkan negara itu, ditanyai oleh komisi antikorupsi, dan rumah miliknya serta keluarganya telah digeledah terkait korupsi 1MDB.

Didirikan oleh Najib Razak pada 2009, kasus 1MDB saat ini sedang diselidiki di enam negara atas dugaan pencucian uang dan penyuapan. (cnbc)

See Also

Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
Malala Yousafzai Peraih Nobel Diterima Di The University Of Oxford
Seorang Pria Lukai 5 Orang Di Swiss
Pria India Mengaku Danai Al-Qaeda Ribuan Dolar AS
PM Irak Secara Resmi Umumkan Pembebasan Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Bandara Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Dua Desa Di Dekat Mosul
ISIS Paksa Anak Kecil Dan Penyandang Disabilitas Kemudikan Truk Bermuatan Bom
Donald Trump Janji Persatukan Bangsanya Dan Bawa Perubahan
Gempa Di Italia Tengah
Polisi Istanbul Tangkap Pelaku Penembakan Kelab Malam Turki
jQuery Slider
Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.833.091 Since: 05.03.13 | 0.2427 sec