Hukum

Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota

Saturday, 23 Juni 2018 | View : 170

BOGOR-SBN.

Polresta Bogor Kota akhirnya berhasil menangkap anggota Komisi A DPRD Kota Bogor dari Partai Amanat Nasional (PAN) Rd. Kosasih Saputra setelah menyandang status Daftar Pencarian Orang (DPO) selama setahun. Rd. Kosasih Saputra merupakan terduga dalam kasus penipuan dengan kerugian Rp 180 juta.

Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Komisaris Polisi (Kompol) Agah Sonjaya saat dikonfirmasi mengungkapkan, anggota DPRD Kota Bogor aktif periode 2014-2019 itu, berhasil dibekuk Polisi saat berada di rumahnya di kawasan Perumahan River Side, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada Senin (18/6/2018) kemarin.

“Saat kita tangkap, tersangka tidak melawan. Saat itu suasana usai lebaran, jadi tersangka ada di rumahnya,” papar Kompol Agah Sonjaya, Sabtu (23/6/2018).

Setelah berhasil dibekuk, politikus PAN itu langsung dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Bogor Kota, Jalan KS Tubun, Kedung Halang, Bogor Utara Kota Bogor. Penahanan dilakukan selama 20 hari kedepan dan akan diperpanjang.

“Sedang dalam proses penyidikan, untuk penahanan terhitung 20 hari kedepan, tetapi bisa nanti diperpanjang. Berkas-berkasnya juga sedang disiapkan,” jelasnya.

Atas penangkapan salah satu anggota legislatif itu, Kompol Agah Sonjaya mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat resmi pemberitahuan penahanan kepada Ketua DPRD Kota Bogor bernomor B/1758/VI/RES.3.5/2018/Reskrim.

Tersangka diduga telah melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan cara pegawai negeri atau penyelenggara Negara yang menerima pemberian atau janji  dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara Negara itu berbuat atau tidak berbuat  sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya atau menerima hadiah atau janji. Padahal  patut diduga bahwa janji atau hadiah diberikan karena pikiran  orang yang memberikan hadiah  atau janji tersebut  ada hubungan dengan jabatannya sesuai dengan Pasal 5 ayat (2) Subsider Pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Tersangka diduga telah melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan menjanjikan sejumlah proyek kepada pihak ketiga dengan memanfaatkan kedudukan atas jabatannya sebagai anggota DPRD Kota Bogor yang notabene selaku penyelenggara negara.

“Kami menindakalanjuti laporan yang ada, dan sampai saat ini, sejak tersangka di tahan, belum ada laporan tambahan apapun yang menyangkut tersangka,” tandasnya.

Sebelumnya, anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Kosasih Saputra masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kepolisian Resor Bogor Kota. Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Achmad Choerudin mengatakan, Kosasih Saputra resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada akhir tahun lalu. Polresta Bogor Kota tak berhasil melacak keberadaan Kosasih Saputra. “Kami sudah berusaha untuk mencari tapi belum dapat. DPO-nya sudah kami terbitkan, itu untuk selamanya,” jelasnya kepada awak media, Senin (12/3/2018).

Polisi telah menetapkan Kosasih Saputra sebagai tersangka dalam kasus penipuan. Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan proyek fiktif. Untuk diketahui, Tahun 2017 lalu, anggota Komisi A DPRD Kota Bogor, Kosasih Saputra ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Bogor Kota terkait kasus proyek fiktif. Dia meminta uang Rp 180 juta kepada seorang kontraktor dengan janji memberi sejumlah proyek di dinas dan SKPD di Kota Bogor. Namun proyek yang dijanjikan itu tidak kunjung dipenuhi. Kontraktor itu akhirnya melaporkan Rd. Kosasih Saputra ke Polresta Bogor Kota pada 2017 lalu.

See Also

Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.278.552 Since: 05.03.13 | 0.201 sec