Nasional

Mendagri Lantik Penjabat Gubernur Sumatera Utara

Friday, 22 Juni 2018 | View : 45

MEDAN-SBN.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, S.H. melantik Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Eko Subowo sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Jumat (22/6/2018). Eko Subowo merupakan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen BAK) Kementerian Dalam Negeri.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Eko Subowo, dilantik sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sumut menggantikan Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, S.E., M.Si. atau H. T. Erry Nuradi, S.E., M.Si. yang kini telah habis masa jabatannya. Eko Subowo dilantik menjadi Pj Gubernur Sumut seiring berakhirnya masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode 2013-2018 pada 17 Juni 2016 lalu.

Dia akan memegang jabatan itu hingga pelantikan gubernur terpilih pada Pilkada 2018.

Pelantikan ini dilakukan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro No.30, Madras Hulu, Medan Polonia, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, pada Jumat (22/6/2018). Eko Subowo dilantik dan diambil sumpahnya di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro No.30, Medan. Pelantikan dilakukan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di hadapan unsur pimpinan daerah dan pejabat utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Berdasarkan keterangan dari Pusat Penerangan (Puspen) Kemendagri, pelantikan Penjabat Gubernur Sumatera Utara sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2018 tentang Pengesahan Pemberhentian dengan Hormat Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Periode 2013-2018 dan Pengangkatan Penjabat Gubernur Sumatera Utara.

Keppres Nomor 107/P ini ditetapkan pada 8 Juni 2018. Adapun dasar penunjukkan Penjabat Gubernur ini adalah Pasal 201 ayat 10 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

"Harusnya Penjabat Gubernur Sumut segera dilantik saat masa jabatan Gubernur Sumut HT Erry Nuradi berakhir 17 Juni 2018. Akan tetapi, karena Lebaran, acara tertunda sehingga diangkat Plh Hj Sabrina yang Sekda Sumut," kata Mendagri Tjahjo Kumolo di Medan, Jumat (22/6/2018).

Tjahjo Kumolo mengatakan hal itu usai Upacara Pelantikan Penjabat Gubernur Sumut dan Serah Terima Jabatan Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda.

Setelah melantik Eko Subowo, Mendagri Tjahjo Kumolo langsung mengingatkannya agar tidak mencampuri urusan Pilkada 2018. "Pak Eko, meskipun jabatannya singkat, enggak usah ngurusi Pilkada, serahkan kepada KPU dan Bawaslu. Bantu mereka jika ada kekurangan anggaran," tegasnya.

Menurut Mendagri, salah satu alasan dipilihnya Eko Subowo menjadi Penjabat Gubernur Sumut adalah keberhasilannya menjadi Penjabat Gubernur Papua Barat.

Dalam pelantikan itu, Mendagri Tjahjo Kumolo memberi penekanan kepada Penjabat Gubernur Sumut yang baru dilantik untuk melaksanakan pemerintahan dengan membangun komunikasi intensif dengan DPRD, pimpinan OPD, dan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Selain itu, Penjabat Gubernur Sumut juga diminta membangun koordinasi yang baik dalam melaksanakan bantuan dan fasilitasi pelaksanaan dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menyukseskan Pilkada Sumatera Utara (Sumut).

"Penjabat Gubernur Sumatera Utara memiliki dua tugas, yakni mengefektifkan pemerintahan daerah dan menyukseskan Pilkada Sumut," kata Tjahjo Kumolo saat melantik, sebagaimana pointers tertulis yang disampaikan Puspen Kemendagri.

Mendagri Tjahjo Kumolo meminta Eko Subowo menjalankan tugas dengan baik, khususnya dalam menjaga iklim kondusif di Sumut dalam menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, 27 Juni 2018.

"Meski jabatan hanya sekitar 4 bulan hingga Gubernur Sumut terpilih dilantik, tetapi sebagai Penjabat Gubernur punya wewenang penuh menjalankan tugasnya," katanya.

Penjabat Gubernur Sumut yang baru dilantik juga diminta untuk menyukseskan Pilkada di wilayahnya, yakni Pemilihan Bupati (Pilbup) Padang Lawas Utara, Batu Bara, Padang Lawas, Langkat, Deli Serdang, Tapanuli Utara dan Dairi, serta Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Kota Padang Sidempuan.

"Penjabat Gubernur Sumatera Utara segera membangun komunikasi dan koordinasi dengan unsur Forkopimda, KPU dan Bawaslu," jelas Tjahjo Kumolo.

Lebih lanjut, Menteri dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu juga meminta Penjabat Gubernur Sumatera Utara melaksanakan tugas pemerintahan daerah berpedoman pada Nawa Cita atau Sembilan Agenda Strategis Pemerintah.

Tjahjo Kumolo juga mengingatkan Eko Subowo untuk memperhatikan kondisi keamanan pada pelaksanaan pilkada serentak. Eko Subowo diminta berkoordinasi dengan pejabat Kepolisian, Kejaksaan, dan jajaran lain, termasuk alim ulama untuk menjaga iklim kondusif di Sumut yang berhasil dilakukan H. T. Erry Nuradi.  "Berkoordinasi dan ikuti arahan dari Kapolda Sumut tentang penanganan kamtibmas. Berkoordinasi dengan TNI dan instansi lainnya," tandasnya.

"Penjabat Gubernur mengawal netralitas ASN dan TNI/Polri," pungkas Tjahjo Kumolo.

Eko Subowo juga diminta melanjutkan program yang menjadi skala prioritas H. T. Erry Nuradi.

Kepada H. T. Erry Nuradi, Mendagri Tjahjo Kumolo menyampaikan terima kasih karena berhasil menjalankan tugasnya dengan baik sebagai Gubernur Sumut.

Penjabat Gubernur Sumut Eko Subowo menegaskan bahwa dirinya siap mengemban amanah dengan tetap berkoordinasi dengan Mendagri.

Sebelumnya, Kemendagri mengajukan nama Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kadivpropam Polri), Inspektur Jenderal (Irjen) Pol. Drs. Martuani Sormin Siregar, M.Si. sebagai Penjabat Gubernur Sumatera Utara untuk menggantikan Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, S.E., M.Si. Pemerintah berencana menempatkan perwira tinggi Kepolisian, Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin Siregar, M.Si., untuk menduduki posisi ini.

Namun, seiring polemik yang terjadi, rencana itu dibatalkan. Setelah menuai polemik, Kemendagri memastikan Pj Gubernur Sumut berasal dari internal pihaknya. (jos)

See Also

Basarnas Telah Mengetahui Lokasi Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Kementerian Sosial Sediakan Logistik Untuk Pencarian Korban KM Sinar Bangun
Kecelakaan Tragis Mobil Menabrak Baja Pembatas Jalan
Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa Untuk Korban KM Sinar Bangun
Pernyataan Presiden Jokowi Terkait Musibah KM Sinar Bangun Di Perairan Danau Toba
Dandim 0716/Demak Bersama Masyarakat Panen Raya Demlot
Nahkoda KM Sinar Bangun Diamankan
Dandim 0716/Demak Tekankan Netralitas Dalam Apel Pengecekan Personel Jelang Pilkada
Pencarian Korban KM Sinar Bangun Terkendala Kedalaman Danau Toba
Kodim 0716/Demak Gelar Apel Pengecekan Usai Cuti Lebaran
Arus Balik Di Jalan Arteri Karawang Padat Merayap
Daftar Korban Hilang KM Sinar Bangun
Mendagri Lantik Plt Gubernur Jawa Barat
Jasad Seorang Wanita Ditemukan Dalam Perut Ular Sanca
Perempuan Ditelan Ular Sanca
Kronologi Perempuan Tewas Dimakan Ular
Truk Sampah Dinas LH DKI Hampir Jatuh Dari Jalan Tol Layang
Babinsa Koramil 02/Bonang Bantu Bagikan Sembako Saat Jelang Lebaran
Prajurit Kodim 0716/Demak Tes Urine Secara Acak
Babinsa Terus Dampingi Petani Saat Pengubinan
Danramil 11/Sayung Hadiri Gebyar Pasar Murah
Dosen Dimotivasi Untuk Giat Penelitian Dan Pengabdian
Kodim 0716/Demak Gelar Upacara Bendera Peringati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110
Widjanarko, Dosen Fakultas Psikologi UMK Raih Doktor
Latgab Selesai, Danramil 03/Wonosalam Beri Arahan Anggota Saka Wira Kartika
jQuery Slider
Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.629.325 Since: 05.03.13 | 0.4418 sec