Internasional

Gempa Guncang Osaka

Wednesday, 20 Juni 2018 | View : 260
Tags : Gempa, Jepang, Osaka

OSAKA-SBN.

Sebuah gempa melanda Osaka, Jepang pada Senin (18/6/2018) pagi hari. Sejauh ini, dua orang diduga tewas dan 41 lainnya terluka.

Dinas Kebakaran dan Manajemen Bencana mengatakan dua orang korban diduga meninggal dunia karena pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda vital. Media setempat melaporkan salah satu korban diduga adalah anak perempuan berusia 9 tahun yang terperangkap di sekolah.

Otoritas Jepang tidak mengonfirmasi kematian setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit.

Jumlah korban tewas dalam gempa yang mengguncang Osaka, Jepang pada Senin (18/6/2018) terus bertambah menjadi lima orang, dan sekitar 370 orang mengalami luka-luka. Demikian disampaikan para pejabat pada Selasa (19/6/2018), seraya mendesak supaya warga meningkatkan kewaspadaan terhadap terjadinya tanah longsor menjelang hujan yang turun dengan lebat.

“Korban kelima adalah seorang pria berusia 66 tahun yang ditemukan meninggal dunia, pada Selasa, di bawah tumpukan sejumlah buku dan CD di rumahnya,” ujar juru bicara pemerintah setempat.

Sementara itu, korban lainnya adalah seorang anak perempuan berusia 9 tahun. Korban diketahui meninggal dunia karena tertimpa dinding sekolahnya yang runtuh ketika terjadi gempa berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR). Ada pula korban tewas lainnya, yakni dua pria dan seorang wanita, yang mana semuanya berusia sekitar 80 tahunan. Mereka meninggal dunia karena terperangkap di bawah dinding atau perabotan.

“Pemerintah akan terus berupaya untuk menyelamatkan orang-orang,” kata juru bicara utama pemerintah Yoshihide Suga kepada wartawan, seraya menambahkan belum ada lagi laporan orang hilang.

Menurut Yoshihide Suga, para pejabat akan melakukan “semua yang kami bisa” untuk segera memulihkan aliran pasokan gas dan air bersih ke rumah-rumah yang terputus pasca gempa.

Di sisi lain, Badan Meteorologi Jepang memperingatkan mengenai hujan lebat yang diprediksi terjadi di Osaka pada Selasa (19/6/2018) dan Rabu (20/6/2018). Hujan lebat dapat menyebabkan bencana tanah longsor di wilayah tersebut karena guncangan gempa yang sempat terjadi berpotensi menyebabkan tanah-tanah menjadi renggang.

Suga juga meminta warga untuk waspada dan mengatakan : “Bencana longsor mungkin terjadi di wilayah yang mengalami getaran kuat, meskipun turun hujan ringan.”

Lembaga cuaca melaporkan, kawasan itu dapat mengalami curah hujan sebanyak 50 milimeter pada Rabu (20/6/2018) pagi dan hingga 100 milimeter dalam 24 jam setelahnya hingga Kamis (21/6/2018) pagi.

“Biasanya kami tidak mengeluarkan peringatan disertai tingkat hujan ini, tetapi setelah gempa maka hujan yang turun dapat menyebabkan tanah longsor, banjir dan meluapnya aliran sungai,” kata salah seorang pejabat, Masakatsu Oya kepada AFP.

Pihak berwenang juga telah memperingatkan kemungkinan terjadinya gempa susulan yang kuat pada pekan mendatang dan khususnya dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Badan meteorologi meyebutkan gempa susulan berkekuatan 4 Skala Richter (SR) menghantam wilayah itu Selasa (19/6/2018) pagi.

“Aliran listrik yang padam akibat gempa sudah dapat dipulihkan, tetapi untuk memulihkan pasokan gas dan air akan memakan waktu lebih lama,” ujar para pejabat.

Menurut Badan Meteorologi Jepang, gempa berskala 6,1 SR terjadi pada pukul 8.00 pagi dengan pusat gempa sekitar 9,7 km di bawah tanah. Gempa menyebabkan kaca-kaca bangunan pecah dan gedung-gedung roboh.

Pemerintah Jepang belum menerima adanya laporan kerusakan besar. Akibat gempa, layanan kereta subway dan kereta peluru di Osaka dihentikan sementara. (afp)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.293.846 Since: 05.03.13 | 0.1748 sec