Ekonomi

Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida

Saturday, 21 April 2018 | View : 69

DEMAK-SBN.

Bupati Demak Drs. H. M. Natsir, S.Ag., M.M., M.Pd. dan Dandim 0716/Demak yang diwakili oleh Kasdim 0716/Demak Mayor Inf Harianto bersama Koordinator UPSUS Wilayah Demak Jepara, Kudus Drh. WisnuWaseso Putro, MP., Kadinpertan Kabupaten Demak Ir. Wibowo, M.Si., Muspika Kecamatan Mranggen, Pok Tani se-Kecamatan Mranggen serta tokoh masyarakat/petani Desa Sumberejo, melaksanakan Panen Perdana Jagung Kabupaten Demak Tahun 2018 dalam rangka Penguatan Upaya Khusus (UPSUS) Peningkatan Produksi Padi Jagung dan Kedelai.

Panen jagung hibrida varietas dari PT. Bisi milik kelompok Tani Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen, Demak disambut gembira berbagai pihak. Panen program Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GPPTT) tahun 2018 itu, melebihi dari biasanya mencapai 8,5 ton/hektare dalam kondisi pipil basah. Bahkan dikatakan surplus.

Biasanya, panen di wilayah setempat hanya berkisar 7-8 ton/hektare pipil basah. Perhitungan itu dari ubinan pertama yang menghasilkan 13,63 kg dan ubinan kedua 13,15 kg untuk kondisi jagung masih bertongkol pada luasan demontration plot (demplot) masing-masing 2,5 meter x 2,5 meter.

Bupati Demak mengatakan, Sektor Pertanian menjadi upaya terpenting dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Demak, untuk mewujudkan hal tersebut pada tahun 2018 Kabupaten Demak mendapatkan anggaran perluasan lahan tanaman jagung di areal perhutani di Kecamatan Mranggen dan Karangawen seluas 524 hektar.

Panen jagung hibrida dari PT. Bisi  itu merupakan program GPPTT berupa padi, jagung, dan kedelai (Pajale). Sesuai ketetapan Pemerintah bahwa Swasembada Berkelanjutan Padi dan Jagung serta Swasembada Kedelai harus dicapai. Untuk mencapai target tersebut diterapkan Pola Upaya Khusus (Upsus).

Organisasi pelaksana Upsus Pajale sesuai Permentan Nomor 03/2015 ada di semua tingkatan, baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa. Untuk tingkat kecamatan, Tim Pelaksana Upsus diketuai oleh Kepala UPTD yang membidangi tanaman pangan, Sekretaris Kepala BP3K dengan anggota Kasi di Kantor Kecamatan yang membidangi pembangunan, penyuluh pertanian, POPT, Kades di lokasi kegiatan dan petugas terkait (mantri tani, mantri statistik dan babinsa serta mahasiswa). Adapun pengawalan dan pendampingan di tingkat desa menjadi tugas penyuluh di WKPP dan Babinsa di desa yang bersangkutan dengan dibantu mahasiswa yang ditugaskan sebagai tenaga pendamping Upsus Pajale. (Pendim 0716/Demak)

See Also

Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
Koperasi Kodim 0716/Demak Ikuti Pasar Murah
Babinsa Koramil 10/Kradenan Bersama Petani Panen Jagung
Babinsa Koramil 05/Cepu Bantu Petani Bajak Sawah
Persit Ranting 9/Kedungtuban Semangati Suami Tanam Padi
Babinsa Koramil 08/Kedungtuban Monitoring Pendistribusian Pupuk Subsidi
Babinsa Koramil 09/Randublatung Bersama Petani Panen Padi
Danramil 07/Gajah Terus Berupaya Supaya Bulog Membeli Gabah Petani
Babinsa Desa Babat Belajar Mesin Perontok Padi
Koperasi Primer Kodim 0716/Demak Gelar RAT Ke-48
Menteri Pertanian RI Panen Raya Padi Di Blora
Wall Sreet Menguat Jelang Pelantikan Donald Trump
Bukittinggi Targetkan 600 Ribu Wisatawan Pada 2017
Donald Trump Ancam Toyota Motor Corporation
Saham Wall Street Melemah
jQuery Slider

Comments

Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.636.535 Since: 05.03.13 | 0.2561 sec