Politik

Komite Konvensi Tentukan 15 Tokoh Peserta Pemilihan Capres Partai Demokrat

Friday, 23 Agustus 2013 | View : 927

JAKARTA-SBN.

Komite Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat telah menentukan 15 nama tokoh yang diundang menjadi peserta pemilihan calon presiden dari partai itu. Undangan seleksi final atas para peserta konvensi itu telah diputuskan dalam rapat Komite Konvensi, Kamis (22/8/2013) malam.

"Intinya, hari ini, Jumat (23/8/2013) semua calon peserta yang berjumlah 15 orang dikirimi undangan untuk perkenalan dan penjelasan mekanisme konvensi sekaligus tanya jawab yang akan dimulai Senin pekan depan," ujar Juru Bicara Komite Kovensi, Rully Charis, di Jakarta, Jumat (23/8/2013). Rully Charis tak bisa menyebut nama-nama calon peserta konvensi dengan alasan kode etik. "Demi menghormati marwah yang bersangkutan," ucap Rully Charis. 

Juru Bicara Komite Kovensi Capres Partai Demokrat, Rully Charis hanya menyebutkan 15 calon tersebut telah memenuhi persyaratan umum dan khusus. Juru Bicara Komite Konvensi, Rully Charis, menjelaskan sejumlah syarat bagi peserta konvensi. Syarat umum, di antaranya seperti calon dinilai bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Warga Negara Indonesia (WNI), tidak pernah menerima kewarganegaraan lain, mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), setia pada Pancasila, sekurang-kurangnya minimal berumur 35 tahun, dan tidak pernah dijatuhi pidana penjara lima tahun atau lebih.

Persyaratan khusus, imbuh Rully Charis, di antaranya meliputi berkomitmen untuk kepentingan rakyat, mempunyai pengalaman terkait sistem ketatanegaraan dan manajemen pemerintahan, memahami permasalahan bangsa, mempunyai konsep dalam membangun bangsa yang tecermin dari visi dan misinya, serta memahami visi dan misi Partai Demokrat demi Indonesia yang aman dan adil.

Juru Bicara Komite Kovensi Capres Partai Demokrat, Rully Charis menjelaskan ketika komite belum terbentuk, Majelis Tinggi Demokrat sudah menetapkan 11 nama calon peserta konvensi. Setelah terbentuk, para anggota komite mengusulkan 15 nama tambahan. Seluruh nama itu kemudian dikocok ulang dan diseleksi kembali. Akhirnya terpilihlah lima nama final.

Peserta konvensi akan hadir untuk pertama kalinya di hadapan Komite Konvensi pada Senin (26/8/2013). Mereka akan menghadiri sesi perkenalan dan tanya jawab. Sesi itu tertutup untuk umum, tapi hasilnya akan terbuka untuk publik. 

Rully Charis menuturkan untuk yang berada di Jakarta, undangan langsung dikirimkan kepada yang bersangkutan. Untuk calon peserta konvensi yang berada di luar Jakarta boleh diambil sendiri atau diantarkan langsung oleh anggota komite. 

Selain Menteri BUMN, Dahlan Iskan, sejumlah nama disebut-sebut masuk daftar peserta Konvensi Demokrat yang akan digelar pada September 2013 itu, di antaranya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud M.D., Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, Dubes RI untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal, Wakil Presiden RI, Boediono, mantan Wapres, Jusuf Kalla, Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang, Bupati Kutai Timur, Isran Noor, Ketua DPR, Marzuki Alie, dan Pramono Edhie Wibowo. 

Menteri BUMN, Dahlan Iskan mengaku belum dapat undangan dari Komite Konvensi Capres Partai Demokrat. Bila diundang, Dahlan Iskan menyatakan siap ikut. Sementara itu, Dino Patti Djalal mengaku sudah dihubungi pihak Komite. "Iya, sudah dihubungi," aku Dino Patti Djalal di Kantor Presiden.

Komite Konvensi Capres Partai Demokrat mengundang 15 peserta dalam ajang pengenalan terhitung Sabtu (24/8/2013). Sesi pengenalan ini masuk dalam tahap prakonvensi, bertempat di Wisma Kodel, Jakarta Pusat, mulai pukul 10.00 WIB. "Sesi prakonvensi ini berupa perkenalan dan pendalaman dengan calon peserta Konvensi Capres Partai Demokrat dimulai pada Sabtu (24/8/2013), sejak pukul 10.00 WIB di Wisma Kodel," urai Juru Bicara Komite, Rully Charis di Jakarta, Jumat (23/8/2013). Menurut Rully Charis, sesi perkenalan peserta dengan Komite Konvensi Capres Partai Demokrat ini dilakukan tertutup namun terbuka untuk peliputan media sebelum dan sesudah acara. Sesi perkenalan ini akah berlangsung hingga Rabu pekan depan.

Berdasarkan rapat ketujuh, Kamis (22/8/2013), sejak Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat dibentuk, 15 nama sudah dihasilkan . Dari 15 nama, 11 nama dominan titipan Majelis Tinggi Partai Demokrat yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono. Rully Charis menjelaskan, ada satu nama yang akan direkonfirmasi sampai 30 Agustus. Sehingga kalau satu orang ini mengiyakan, maka ada 16 yang maju. "Hasil rapat tadi sudah didapat 15 nama yang akan diberikan undangan prakonvensi. Dari jumlah itu 11 nama berasal dari Majelis Tinggi, dan empat nama dari Komite," beber Rully Charis.

Komite Konvensi Capres Partai Demokrat memanggil capres terpilih secara bergelombang, disesuaikan dengan waktu yang mereka miliki. Untuk undangan bagi mereka yang tinggal di Jakarta akan dikirimkan langsung anggota Komite, dan di luar Jakarta lewat pos, atau terima langsung. 

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman mengimbau publik agar memberikan masukan-masukan kepada komite konvensi Partai Demokrat. Dirinya berharap konvensi capres Partai Demokrat tidak jadi barang tertawaan atau lucu-lucuan. "Saya berharap semua elemen memberikan masukan kepada komite konvensi," bilang Hayono Isman.

Politikus Demokrat ini meminta Komite Konvensi Capres Partai Demokrat untuk kerja independen dan tidak diintervensi oleh kepentingan manapun. "Ingat, anggaran ini tidak banyak. Kalau capres ini membengkak, peserta konvensi ini membengkak, repot juga nanti komite. Dan Partai Demokrat sudah menyiapkan dana, saya tahu dana sudah ada dan ini halal tetapi tidak banyak. Oleh karena itu capres sedikit kandidat atau calon peserta sedikit tetapi berkualitas, dari pada banyak tidak berkualitas anggaran membengkak dan publik melihat ini lucu-lucuan," jelas anggota Komisi I DPR RI ini.

Anggota Komite Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, mengatakan semua aturan main konvensi lengkap dan cukup. Aturan tersebut sudah dijelaskan dan akan diserahkan kepada calon ketika Komite memanggil dan mengundang secara formal. "Sekarang sedang dalam tahapan penggodokan nama. Lalu diundang dengan mengirim undangan hingga tanggal 24 Agustus 2013," ungkap Hinca Panjaitan di Jakarta, Kamis (22/8/2013). Namun, Hinca Panjaitan enggan mengungkapkan siapa saja yang sudah diundang. Lebih jauh, Hinca Panjaitan menjelaskan para calon yang sudah diundang akan bertemu Komite Konvensi Capres Partai Demokrat pada 27-28 Agstus 2013. Setelah itu, nama-nama peserta konvensi akan diumumkan pada akhir bulan Agustus 2013. "Baru pertengahan September resmi dilaunching ke publik melalui media," papar Hinca Panjaitan. Selanjutnya, konvensi putaran pertama akan dilakukan pada bulan September sampai Desember, sementara putaran kedua digelar pada Januari-April 2014. "Jadi, semuanya masih on schedule dan on the track," terang Hinca Panjaitan.

Sampai Kamis (22/8/2013) malam, para anggota Komite Konvensi Capres Partai Demokrat menggelar rapat tertutup di Jakarta. Tampak hadir dalam rapat tersebut, di antaranya, Ketua Komite Konvensi, Maftuh Basyuni, Sekertaris Komite, Suaedy Marasabessy, serta para anggota komite, seperti Taufieqrahman Ruki, Didi Irawadi, Andi Timo Pangerang, Vera Febyanthy, Hinca Panjaitan, dan Christianto Wibisono. 

Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Marzuki Alie, menilai banyaknya nama calon beredar yang akan diundang Komite Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat merupakan indikasi baik. Terlebih apabila dalam penjaringan diterapkan kriteria dengan standar-standar yang bisa menjawab persoalan bangsa. "Ini kan artinya banyak anak bangsa yang memang pantas menjadi pemimpin dan memiliki kapasitas untuk melakukannya," tukas Marzuki Alie, Rabu (21/8/2013).

“Selama ini banyak calon pemimpin yang tertutup peluangnya menjadi capres karena semua tempat untuk menjadi capres sudah diambil oleh ketua-ketua umum partai. Apa yang dilakukan lewat konvensi memberikan peluang bagi anak-anak bangsa terbaik untuk menjadi pemimpin,” ucap Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Marzuki Alie.

Ketua DPR RI tersebut mengungkapkan pernah menduduki jabatan publik di bawah presiden, seperti menteri, ketua lembaga negara, gubernur, maupun duta besar dapat dijadikan kriteria. "Kriteria utama sang calon harus memiliki kemampuan yang berkaitan dengan berbagai persoalan bangsa," ujar dia. "Saya telah berkomunikasi dengan Suaedy Marasabessy. Menurutnya, panitia telah melakukan rapat semalam terkait pelaksanaan konvensi. Panitia konvensi akan segera mengumumkan kriteria-kriteria atau persyaratan-persyaratan untuk ikut serta dalam konvensi," tambah Marzuki Alie. Suaedy Marasabessy, sambung Marzuki Alie, juga menjelaskan bahwa sampai saat ini secara resmi belum ada nama-nama calon peserta konvensi. Nama-nama yang beredar harus disaring terlebih dahulu berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.

Sekretaris Komite Konvensi Partai Demokrat, Suaedy Marasabessy, menyatakan Marzuki Alie tetap akan maju sebagai Capres konvensi. Pernyataan Marzuki Alie bahwa konvensi tidak membuat kriteria peserta yang jelas dinilai hanya kesalahpahaman komunikasi. "Tidak lagi ada masalah, beliau tetap maju," bilang Suaedy Marasabessy. Menurut Suaedy Marasabessy, pernyataan Marzuki Alie itu dilontarkan karena yang bersangkutan belum mengetahui aturan dan syaratsyarat yang sudah disusun oleh Komite Konvensi. (id/sp/kj/jp/ant)

See Also

Sosialisasi Pilkada Jadi Tantangan KPU
Bawaslu RI Pastikan Pilkada Luber Dan Jurdil
Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.313.124 Since: 05.03.13 | 0.1772 sec