Hukum

BNN Sita Sabu Dan Ekstasi Asal Malaysia

Saturday, 31 Maret 2018 | View : 97

JAKARTA-SBN.

Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita sebanyak 32 kilogram (kg) sabu dan 30.151 butir pil ekstasi dalam pengungkapan tiga kasus selama bulan Maret 2018 di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) dan Sumatera Utara (Sumut).

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol. Drs. Heru Winarko, S.H. mengatakan, pihaknya mengungkap tiga kasus tersebut dengan kerja sama bersama Bea Cukai, Polri, dan BNN Provinsi (BNNP) untuk mengungkap kasus penyelundupan narkoba.

"Penyelundupan di Pontianak, dengan 2 orang tersangka masuk lewat daerah daratan Sanggau untuk mencegah terendus patroli ekstra ketat di perairan Kepulauan Riau yang dilakukan jajaran terkait," beber mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat pada tahun 2006 itu, Komjen Pol. Drs. Heru Winarko, S.H. di Makas BNN, Jl. Letjen M. T. Haryono No.11, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (29/3/2018).

Mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung masa jabatan 31 Oktober 2012-5 Juni 2015, Komjen Pol. Drs. Heru Winarko, S.H. mengatakan, barang bukti 2 kg sabu dan 30.151 butir pil ekstasi tersebut, berasal dari Kota Kuching, Malaysia, yang dibawa oleh salah satu koordinator pengendali jaringan narkoba berinisial NEA yang merupakan warga negara Malaysia. Satu tersangka atas inisial EAW diamankan di Jalan Lintas Trans Kalimantan, Selasa (13/3/2018).

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol. Drs. Arman Depari, menyebutkan, pihaknya juga berhasil membekuk empat orang tersangka dari dua kasus narkoba di Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Adalah BJ dan KH diciduk aparat pada Minggu (18/3/2018) di Jalan Binjai, Medan, dengan barang bukti sebanyak 20 kg sabu yang disembunyikan di bawah tumpukan kelapa, dengan menggunakan mobil pick up.

Sedangkan AH dan OHL diamankan pada Selasa (20/3/2018) di Jalan Harjosari Medan dengan barang bukti 10 kg sabu yang diangkut dari jalur darat Dumai, beserta mobil Toyota Fortuner, alat komunikasi dan bentor. AH terpaksa dilumpuhkan karena berupa melawan saat hendak ditangkap.

Para pengedar dan pemasok narkoba tersebut dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 113 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup. (bs)

See Also

Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Pasangan Kekasih Cikupa Yang Ditelanjangi Sudah Bertunangan Dan Akan Menikah
Polisi Dalami Aliran Dana Jamaah First Travel
Polisi Tetapkan Komisaris First Travel Jadi Tersangka
Bareskrim Polri Geledah Rumah Mewah Bos First Travel Di Sentul
Perampok Tewaskan Italia Chandra Kirana Putri Menyerah Ke Polisi
Gatot Brajamusti Divonis 8 Tahun Terkait Kepemilikan Sabu
PK Ditolak, Pembunuh Sisca Yofie Tetap Dihukum Mati
Ridho Rhoma Dibekuk Polisi Terkait Kasus Narkoba
Agar Tidak Melanggar, Kodim 0716/Demak Dapat Penyuluhan Hukum
KPK Tetapkan Mantan Dirut PT. Garuda Indonesia Sebagai Tersangka Suap
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pengelolaan Trans Semarang
jQuery Slider

Comments

Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.691.190 Since: 05.03.13 | 0.2488 sec