Politik

Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030

Friday, 23 Maret 2018 | View : 172

JAKARTA-SBN.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) K. H. Ma'ruf Amin tak sependapat dengan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto, yang mengatakan Indonesia bakal bubar di 2030.

Rais Aam Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ke-10 tersebut, K. H. Ma'ruf Amin meyakini Indonesia akan semakin kuat.

"Indonesia makin kuat. Kebangsaannya makin utuh," tandas mantan Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K. H. Ma'ruf Amin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jl. Istana Merdeka No.17-18, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (22/3/2018).

Mantan Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, K. H. Ma'ruf Amin menuturkan, kemajuan Indonesia sebetulnya sudah terlihat jelas ketika negara-negara di dunia berkiblat ke Tanah Air. Indonesia dianggap punya kelebihan tersendiri, yakni mampu mengelola kemajemukan dengan baik.

Mantan Ketua Komisi VI DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan Indonesia juga punya Pancasila yang bisa menjadi pemersatu bangsa. Dengan begitu, Indonesia akan semakin kokoh dan tak mungkin bubar.

"Pancasila itu titik temu," ujar Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat, K. H. Ma'ruf Amin.

Selain itu, ucap mantan Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta, Indonesia punya Piagam Jakarta, MUI, dan forum-forum kerukunan antaragama di setiap kabupeten maupun provinsi.

"Jadi kalau orang mengatakan Indonesia bubar itu dari mana tandanya? Justru makin kuat. Orang lain (justru) ingin meniru kaya Indonesia," pungkas mantan Ketua Fraksi Golongan Islam DPRD DKI Jakarta.

Pernyataan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto Djojohadikusumo yang menyinggung Indonesia akan bubar pada tahun 2030 viral di media sosial. Pernyataan tersebut dimuat dalam video pidato politik yang diunggah oleh Facebook resmi Partai Gerindra. Belakangan diketahui, pidato itu disampaikan saat Prabowo Subianto menghadiri acara temu kader Gerindra di Sentul, Bogor, tahun lalu.

Berikut pidato lengkap Prabowo Subianto:

Saudara-saudara!

Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030.

Bung!

Mereka ramalkan kita ini bubar, elite kita ini merasa bahwa 80 persen tanah seluruh negara dikuasai 1 persen rakyat kita, nggak apa-apa. Bahwa hampir seluruh aset dikuasai 1 persen, nggak apa-apa.

Bahwa sebagian besar kekayaan kita diambil ke luar negeri tidak tinggal di Indonesia, tidak apa-apa. Ini yang merusak bangsa kita, saudara-saudara sekalian!

Semakin pintar, semakin tinggi kedudukan, semakin curang!

Semakin culas! Semakin maling!

Tidak enak kita bicara, tapi sudah tidak ada waktu untuk kita pura-pura lagi. (mer/lip)

See Also

Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
Rapat Paripurna DPR RI Setujui Program Dana Aspirasi
Pimpinan DPR RI Minta MKD Usut Tuntas Dugaan Gelar Doktor Palsu
4 Butir Hasil Islah Partai Golkar
jQuery Slider
Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.831.718 Since: 05.03.13 | 0.2363 sec