Nasional

Prodi PGSD Seminarkan Implementasi Dan Evaluasi Kurikulum 2013

Thursday, 07 Desember 2017 | View : 32

KUDUS-SBN.

Sebanyak 620 mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar seminar nasional bertajuk ''Menuju Titik Terang Implementasi dan Evaluasi Kurikulum 2013'', Kamis (7/12/2017).

Ini tema yang sangat berat, tapi di waktu yang tepat. Kurikukul 2013, masih menyisakan banyak pertanyaan. ''Manfaatkan kesempatan ini mencari ilmu dan informasi sebanyak-banyaknya,'' kata ketua panitia seminar, Wahyu Candra.

Ika Oktaviani, M.Pd., ketua Prodi PGSD, mengatakan, kita harus belajar kurikulum 2013. semoga seminar ini memberi banyak tambahan ilmu dan pengalaman kepada kita semua. ''Saya berharap, kita bisa mengambil manfaat dari seminar yang digelar Himpunan Mahasiswa (Hima) PGSD UMK ini,'' ujarnya.

Wakil Dekan III FKIP, Sucipto, M.Pd. Kons, mewakili Dekan, menyampaikan, dalam seminar nasional, mahasiswa jangan cuma mencari narasumber, tetaapi mahasiswa harus ada yang andil dan ikut ambil bagian menjadi narasumber.

''Secara kelimuan, mungkin mahasiswa belum bisa menyamai pakar yang menjadi narasumber utama, tetapi dengan menjadi narasumber, Anda akan memiliki pengalaman luar biasa,'' ungkapnya sebelum membuka seminar.

Dr. Ariyadi Wijaya, narasumber kunci dalam seminar itu, mengatakan, luaran dari kurikulum 2013, paling tidak harus dapat menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, dan inovatif. ''Aktivitas belajar mesti mementingkan pemahaman ketimbang prosedural, sekaligus melatih keterampilan penalaran,'' paparnya melalui materi yang disampaikannya.

Dia menyampaikan, dalam hal pembelajaran, khususnya matematika, soal eksploratori bisa memotivasi siswa mencari alternatif solusi melalui kegiatan eksplorasi. ''Dalam pembelajaran, arahkan siswa fokus pada pemahaman konsep dan biasakan melihat hubungan sebab - akibat,'' paparnya.

Narasumber lain, Kiswati, S.Pd.SD., M.Pd., menjelaskan, bahwa terkait kurikulum, setidaknya ada tiga hal yang hendak dicapai, yaitu karakter, literasi, dan kompetensi. ''Sedang untuk model-model pembelajaran yang ada, antara lain model penyingkapan, penemuan, model berbasis masalah, interaksi sosial, investigasi kelompok, model penelitian sosial, dan model bermain peran,'' terangnya.

Sementara itu, selain dua narasumber utama, ada dua mahasiswa yang juga didaulat menjadi pemateri dalam kesempatan itu, yakni Abdul Mu’id dan Suci Nooryanti. Keduanya kini masih duduk di semester VII Prodi PGSD UMK.

See Also

Ardhi Prabowo Paparkan Ragam Strategi Pembelajaran Di UMK
Kuliah Umum Prodi Matematika UMK
Dandim 0716/Demak Menyongsong Pergantian Tahun Bersama Forkopimda Lakukan Doa Bersama
Kemampuan Serdadu Kodim 0716/Demak Diuji
Warga Kodim 0716/Demak Turut Dalam Car Free Day
Veteran Demak Nostalgia Akan Sejarah Dengan Nobar
Mahapasti Gelar Konservasi Mangrove Dan Bersih Pantai
Ibu Persit Kodim 0716/Demak Menyabet 2 Penghargaan
Kodim 0716/Demak Kedatangan Tim Wasrik ItDam IV/Diponegoro
Rektor UMK Sebut Tiga Syarat Menjadi Pemimpin
Danrem 162/Wira Bhakti Memastikan Seluruh Jajarannya Putar Film G 30 S/PKI
Status Awas Gunung Agung
Presiden Joko Widodo Tonton Film G 30 S/PKI
Menjawab Tantangan Dengan Kerja Bersama
Kronologi Angkot KWK U11 Terbakar Di Pluit
Pelantikan Pejabat Pemprov DKI Jakarta Akan Digelar
Libur, Satgas TMMD Dan Warga Tetap Rehab Rumah
Sungkem Dengan Sesepuh, Mohon Kesuksesan TMMD
RT Yang Rajin Pantau Warganya Di Lokasi TMMD
Semangati Warga, Kades Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Perehaban RTLH Dikerjakan Seteliti Mungkin
Satgas TMMD Terapkan Sistem Banjardowo Untuk Ringankan Pekerjaan
Hari Ke-7 TMMD, Semangat 45 Satgas TMMD Tetap Terjaga
Paket Komplet Di Rehab RTLH TMMD Rempoah
Di Pekerjaan Vital TMMD, Danramil 02/Baturaden Tak Melepas
jQuery Slider
Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.213.390 Since: 05.03.13 | 0.1742 sec