Internasional

Arab Saudi Anggap Lebanon Menantang Perang

Wednesday, 08 Nopember 2017 | View : 16

BEIRUT-SBN.

Arab Saudi menuduh Lebanon telah mengumumkan perang kepada negara ini karena Lebanon dianggap Arab Saudi telah diintervensi oleh milisi Syiah Hizbullah dukungan Iran.

Menurut Reuters, perkembangan ini  menandai eskalasi lebih jauh dari krisis yang mengancam negara kecil yang berbatasan dengan Israel dan Suriah itu.

Lebanon telah menjadi medan perebutan pengaruh antara Arab Saudi dan Iran sejak politisi Lebanon dukungan Arab Saudi, Sa'aduddin Rafiq Al-Hariri atau lebih dikenal dengan nama Saad al-Hariri mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Lebanon Sabtu (4/11/2017) pekan lalu sembari menyebut Iran dan Hizbullah sebagai biang keladi pengunduran dirinya.

Menteri Urusan Teluk Arab Saudi Thamer al-Sabhan mengatakan pemerintah Lebanon akan dianggap sebagai pemerintah yang mengumumkan perang kepada Arab Saudi karena faktor apa yang disebutnya agresi Hizbullah.

Seraya mengesampingkan kegagalan pemerintahan Saad Al-Hariri sendiri dalam menjinakkan Hizbullah selama setahun berkuasa di Lebanon, Thamer al-Sabhan berkata, "bakal ada mereka yang akan menghentikan (Hizbullah) dan mengusir mereka balik ke gua-gua Lebanon selatan."  Lebanon selatan memang basis komunitas Syiah Lebanon.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Al-Arabiya, dia menambahkan, "Lebanon mesti tahu semua risiko ini dan menyelesaikan semua masalah sebelum mereka mencapai titik tak bisa kembali lagi."

Dia tidak menjelaskan langkah apa yang akan diambil Arab Saudi terhadap Lebanon, yang adalah negara kecil yang dililit utan dan tengah bangkit akibat perang saudara 1975-1990 dan tempat di mana satu dari setiap empat pengungsi Suriah ditampung di sini.

Hizbullah adalah organisasi militer dan politik yang terwakili dalam parlemen Lebanon dan dalam pemerintahan koalisi pimpinan Saad Al-Hariri yang dibentuk tahun lalu.

Dalam perang gerilya, pasukan mereka terbukti jauh lebih tangguh ketimbang pasukan reguler Lebanon dan memainkan peran besar dalam peran di Suriah yang juga salah satu sekutu Iran lainnya di mana Hizbullah berperan besar dalam menyangga rezim Damaskus.

Pemerintah Lebanon menyatakan bahwa lembaga-lembaga keuangan negara itu bisa mengantisipasi dampak dari pengunduran diri Saad Al-Hariri dan menyatakan stabilitas mata uang pound Lebanon tak terusik. (reuters)

See Also

Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
Malala Yousafzai Peraih Nobel Diterima Di The University Of Oxford
Seorang Pria Lukai 5 Orang Di Swiss
Pria India Mengaku Danai Al-Qaeda Ribuan Dolar AS
PM Irak Secara Resmi Umumkan Pembebasan Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Bandara Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Dua Desa Di Dekat Mosul
ISIS Paksa Anak Kecil Dan Penyandang Disabilitas Kemudikan Truk Bermuatan Bom
Donald Trump Janji Persatukan Bangsanya Dan Bawa Perubahan
Gempa Di Italia Tengah
Polisi Istanbul Tangkap Pelaku Penembakan Kelab Malam Turki
Kongres AS Tetapkan Donald Trump Pemenang Pilpres
Kisruh Patung Budak Seks, Jepang Tarik Duta Besarnya Untuk Korsel
Penembakan Di Fort Lauderdale Tewaskan 5 Orang
AS Akan Pindahkan Empat Tahanan Guantanamo Ke Arab Saudi
Michelle Obama Akan Tampil Terakhir Sebagai First Lady Di Tonight Show
Turki Tahan 147 Terduga Militan ISIS
Turki Ancam Penjarakan Pengguna Sosmed Sanjung Terorisme
ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Serangan Istanbul
Tak Ada Korban WNI Dalam Serangan Istanbul
Dunia Kutuk Serangan Teror Di Klub Malam Istanbul
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.114.080 Since: 05.03.13 | 0.1812 sec