Internasional

Arab Saudi Anggap Lebanon Menantang Perang

Wednesday, 08 Nopember 2017 | View : 357

BEIRUT-SBN.

Arab Saudi menuduh Lebanon telah mengumumkan perang kepada negara ini karena Lebanon dianggap Arab Saudi telah diintervensi oleh milisi Syiah Hizbullah dukungan Iran.

Menurut Reuters, perkembangan ini  menandai eskalasi lebih jauh dari krisis yang mengancam negara kecil yang berbatasan dengan Israel dan Suriah itu.

Lebanon telah menjadi medan perebutan pengaruh antara Arab Saudi dan Iran sejak politisi Lebanon dukungan Arab Saudi, Sa'aduddin Rafiq Al-Hariri atau lebih dikenal dengan nama Saad al-Hariri mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Lebanon Sabtu (4/11/2017) pekan lalu sembari menyebut Iran dan Hizbullah sebagai biang keladi pengunduran dirinya.

Menteri Urusan Teluk Arab Saudi Thamer al-Sabhan mengatakan pemerintah Lebanon akan dianggap sebagai pemerintah yang mengumumkan perang kepada Arab Saudi karena faktor apa yang disebutnya agresi Hizbullah.

Seraya mengesampingkan kegagalan pemerintahan Saad Al-Hariri sendiri dalam menjinakkan Hizbullah selama setahun berkuasa di Lebanon, Thamer al-Sabhan berkata, "bakal ada mereka yang akan menghentikan (Hizbullah) dan mengusir mereka balik ke gua-gua Lebanon selatan."  Lebanon selatan memang basis komunitas Syiah Lebanon.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Al-Arabiya, dia menambahkan, "Lebanon mesti tahu semua risiko ini dan menyelesaikan semua masalah sebelum mereka mencapai titik tak bisa kembali lagi."

Dia tidak menjelaskan langkah apa yang akan diambil Arab Saudi terhadap Lebanon, yang adalah negara kecil yang dililit utan dan tengah bangkit akibat perang saudara 1975-1990 dan tempat di mana satu dari setiap empat pengungsi Suriah ditampung di sini.

Hizbullah adalah organisasi militer dan politik yang terwakili dalam parlemen Lebanon dan dalam pemerintahan koalisi pimpinan Saad Al-Hariri yang dibentuk tahun lalu.

Dalam perang gerilya, pasukan mereka terbukti jauh lebih tangguh ketimbang pasukan reguler Lebanon dan memainkan peran besar dalam peran di Suriah yang juga salah satu sekutu Iran lainnya di mana Hizbullah berperan besar dalam menyangga rezim Damaskus.

Pemerintah Lebanon menyatakan bahwa lembaga-lembaga keuangan negara itu bisa mengantisipasi dampak dari pengunduran diri Saad Al-Hariri dan menyatakan stabilitas mata uang pound Lebanon tak terusik. (reuters)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.363.538 Since: 05.03.13 | 0.2066 sec