Internasional

Pangeran Alwaleed Bin Talal Al-Saud Ditangkap Karena Dugaan Korupsi

Sunday, 05 Nopember 2017 | View : 10
Tags : Arab Saudi

RIYADH-SBN.

Sebanyak 11 pangeran termasuk Pangeran Alwaleed bin Talal Al-Saud dan 4 menteri yang tengah menjabat ditangkap oleh Komite Anti-Korupsi Arab Saudi. Dari 11 pangeran dan 4 menteri yang ditangkap Komite Anti-Korupsi Arab Saudi atau 'KPK Saudi', masuk nama Pangeran Alwaleed bin Talal Al-Saud.

Pangeran Alwaleed bin Talal Al-Saud ikut terjaring dalam penangkapan 11 pangeran dan 4 menteri yang tengah menjabat. Penangkapan dilakukan oleh Komite Anti-Korupsi Arab Saudi terkait dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi.

Pangeran Alwaleed adalah anak dari Pangeran Talal bin Saud, cucu langsung dari mendiang Raja Abdulaziz bin Saud yang mendirikan Kerajaan Arab Saudi. Jadi Alwaleed ini adalah keponakan dari Raja Arab Saudi ke-7, Salman bin Abdulaziz al-Saud yang saat ini berkuasa.

Ayahnya Alwaleed, Pangeran Talal, merupakan anggota keluarga kerajaan yang kontroversional dan sempat diasingkan ketika ada reformasi di keluarga Arab Saudi.

Putra dari Pangeran Talal, anggota keluarga kerajaan Arab Saudi dan ibu bernama Mona Al Solh tersebut, Pangeran Alwaleed sempat mengenyam pendidikan di Menlo College, California, Amerika Serikat (AS) sebelum mendirikan Kingdom Holding Company (KHC). Pangeran Alwaleed mengenyam pendidikan di Amerika Serikat (AS), baru melanjutkan bisnisnya pada akhir 1970-an pada bidang konstruksi dan properti. Bisnisnya berjalan moncer seiring periode booming harga minyak.

Pria yang sudah kawin-cerai tiga kali ini jadi sarjana bisnis pada 1979, kemudian pulang kampung dan merintis bisnis sendiri.

Di Arab Saudi, Pangeran Alwaleed sangat terkenal. Hingga saat ini Pangeran Alwaleed Bin Talal Alsaud masih dinobatkan sebagai orang terkaya di Arab Saudi. Pangeran Alwaleed bin Talal merupakan orang terkaya di Arab Saudi dengan harta US$ 28 miliar atau setara dengan Rp 372 triliun di akhir 2016 berdasarkan data Forbes seperti dikutip, Minggu (5/11/2017). Seperti dikutip dari Forbes, Minggu (5/11/2017), Pangeran Alwaleed berhasil mengumpulkan harta sebanyak US$ 18,7 miliar atau setara Rp 248,7 triliun dengan kurs Rp 13.300.

Bisnis pertama yang digelutinya adalah di sektor properti, melalui jual-beli tanah. Lambat laun ia mulai melebarkan sayapnya sambil mendiversifikasi bisnisnya ke sektor-sektor lain.

Kepiawaiannya dalam berinvestasi membuat Alwaleed mendapat julukan Warren Buffet dari Timur Tengah. Sebab, di tengah booming harga minyak pada tahun 1970-an hingga 1980-an, Alwaleed memilih untuk berbisnis di sektor lain dan jeli melihat peluang investasi.

Setelah booming harga minyak mereda, Alwaleed pun mengubah arah bisnisnya ke sektor perbankan. Ini dimulai dari membeli United Saudi Commercial Bank. Mantan suami Ameera Al-Taweel ini juga berhasil mereformasi Saudi Commercial Bank yang akan bangkrut menjadi bank nomor satu di Timur Tengah setelah dimergerkan dengan Saudi Cairo Bank dan SAMBA.

Kemudian bisnisnya pun semakin menggurita.

Selain terkaya, Pangeran Alwaleed juga terkenal paling gaul. Sang pangeran pun berkawan akrab dengan dua legenda di jagat teknologi, mendiang Steve Jobs dan Bill Gates. Pangeran Alwaleed diketahui membeli saham Apple Inc. pada pertengahan tahun 1990 ketika harganya kurang dari USD 10.

"Aku kenal Steve Jobs sejak 20 tahun terakhir. Ketika aku pertama kali berinvestasi di Apple, harga sahamnya cumma USD 9. Aku bertemu dengannya tiga kali di kantor Apple dan sekali makan siang bersamanya," katanya saat Steve Jobs meninggal dunia pada tahun 2011.

"Aku ingat dia bilang; Pangeran, Anda percaya padaku dengan berinvestasi di Apple dan aku tak akan membuatmu kecewa. Well, dia tidak mengecewakan siapapun. Ada tiga apple yang mengubah dunia, apple Adam, apple Newton dan apple Steve," pujinya.

Sampai kini, Alwaleed masih punya saham Apple yang berkat tangan dingin Jobs serta Tim Cook, menjadi perusahaan paling bernilai di dunia. Tidak hanya dengan Jobs, Alwaleed diketahui berhubungan akrab dengan Bill Gates, pendiri Microsoft dan langganan orang terkaya sejagat.

Pangeran Alwaleed memang terinspirasi oleh sosok Bill Gates. Dan pada akhirnya, dia mengikuti jejak Bill Gates menyumbangkan banyak uang untuk kepentingan kemanusiaan.

"Dia selalu ingin menjadi yang terbaik, termakmur, itulah yang memotivasi dia. Dia selalu mengacu pada Bill Gates," ucap Saleh Al Fadl, mantan pegawai Alwaleed.

Pangeran Alwaleed dan Bill Gates bertemu dalam berbagai kesempatan. Alwaleed pernah diundang Bill Gates untuk menghadiri Microsoft CEO Summit yang berlangsung di Washington. Mereka banyak memperbincangan soal ekonomi dan masalah kemanusiaan. 

Pada tahun 2011, Pangeran Alwaleed menginvestasikan USD 300 juta atau sekitar Rp 2,7 triliun untuk mengakuisisi saham Twitter. Saham Twitter dibeli Alwaleed bersama firma investasi miliknya, Kingdom Holding Co.

Alwaleed pun kadang berkomentar mengenai perkembangan Twitter. Dia menyuarakan dukungannya pada Jack Dorsey, pendiri dan CEO Twitter saat ini untuk membangkitkan perusahaan mikroblogging itu, di tengah tekanan hebat dari Facebook.

Salah satu bidang bisnisnya adalah jagat teknologi. Melalui perusahaan investasinya, Kingdom Holding, Alwaleed berinvestasi di sejumlah perusahaan teknologi masa kini seperti Twitter, eBay, Lyft, Apple, dan lain-lain. Di jagat teknologi, dia adalah investor berbagai perusahaan terkemuka. Seperti Apple, AOL, Motorola dan Twitter.

Portofolio investasinya juga sarat dengan perusahaan-perusahaan yang kekinian, seperti Marvel Comics, Hotel Four Seasons, Citigroup, Coca-Cola, PepsiCo, McDonald's, dan lain-lain.

Pangeran Alwaleed juga paling getol membeli saham-saham perusahanan yang terkenal, seperti Twitter Inc. hingga Apple Inc. Dikutip dari situs resmi Kingdom Holding, Selasa (28/2/2017), berikut ini portofolio investasinya:

Sektor Jasa Keuangan dan Investasi

- Citigroup

Properti

- Jeddah Economic Company Ltd
- Kingdom Riyadh Land
- Kingdom Centre
- Real Estate Investment Company (REIC)
- Canary Wharf (Songbird Estates PLC)
- Ballast Nedam

Pendidikan

- Kingdom Schools Company

Hotel

- Kingdom Hotel Investments, pemilik The Four Seasons, Fairmont, Raffles, Swissôtel, dan Mövenpick.

Kesehatan

- Kingdom Hospital
- Riyadh Consulting Clinics

Maskapai Penerbangan

- National Private Air Transport Services Company LLC (NAS Saudi Arabia)

Petrokimia

- National Industrialization Company (TASNEE)

Media dan Publikasi

- News Corporation
- TimeWarner

Hiburan

- Euro Disney S.C.A

Pengelola Dana dan Investasi

- Kingdom Africa Management (KAM)

Agrikultur

- Kingdom Agricultural Development Company (KADCO)

Konsumer dan Ritel

- Jingdong
- Saks Incorporated
- Fashion Village Trading Company
- Savola Group
- eBay

Media Sosial dan Teknologi

- Twitter
- Aol
- Apple
- Motorola 

Hal ini sangat bertolak belakang dengan portofolio bisnis Kerajaan Arab Saudi yang mayoritas mengandalkan penjualan minyak dunia ke berbagai negara.

Soal kemewahan, Alwaleed punya banyak 'mainan' mahal. Ia memiliki yacht alias kapal pesiar yang diberi nama Kingdom 5KR. Yacht ini sempat dibeli oleh pengusaha kaya lainnya, Donald John Trump. Namun, Pangeran Alwaleed membelinya kembali ketika Donald John Trump menghadapi masa sulit.

Alwaleed juga memiliki pesawat pribadi yang isinya sangat mewah layaknya dekorasi istana. Tak cukup satu pesawat, Alwaleed ternyata punya dua jenis pesawat, buatan Boeing dan Airbus. 

Berkat kegaulannya itu Alwaleed bisa meraup keuntungan besar dan menjadi orang terkaya di Arab Saudi. Pada 2013 silam, ia pernah protes ke Majalah Forbes karena tidak masuk 10 besar orang terkaya dunia.

Pangeran Alwaleed menganggap Forbes salah menghitung jumlah harta kekayaannya. Ia pun meminta namanya dihapus saja dari daftar tersebut karena hanya masuk di 20 besar alias di posisi 19.

Sementara itu, Forbes mengaku sangat independen dalam menghitung kekayaan dan aset pada miliuner yang masuk dalam daftar orang terkaya di dunia tersebut.

Pada 22 Mei 2016 lalu, Pangeran Alwaleed sempat datang ke Istana Bogor untuk bertemu dengan Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi). Salah satu poin penting dari pertemuan tersebut adalah Pangeran Alwaleed ingin meningkatkan investasinya di Indonesia.

See Also

Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
Malala Yousafzai Peraih Nobel Diterima Di The University Of Oxford
Seorang Pria Lukai 5 Orang Di Swiss
Pria India Mengaku Danai Al-Qaeda Ribuan Dolar AS
PM Irak Secara Resmi Umumkan Pembebasan Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Bandara Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Dua Desa Di Dekat Mosul
ISIS Paksa Anak Kecil Dan Penyandang Disabilitas Kemudikan Truk Bermuatan Bom
Donald Trump Janji Persatukan Bangsanya Dan Bawa Perubahan
Gempa Di Italia Tengah
Polisi Istanbul Tangkap Pelaku Penembakan Kelab Malam Turki
Kongres AS Tetapkan Donald Trump Pemenang Pilpres
Kisruh Patung Budak Seks, Jepang Tarik Duta Besarnya Untuk Korsel
Penembakan Di Fort Lauderdale Tewaskan 5 Orang
AS Akan Pindahkan Empat Tahanan Guantanamo Ke Arab Saudi
Michelle Obama Akan Tampil Terakhir Sebagai First Lady Di Tonight Show
Turki Tahan 147 Terduga Militan ISIS
Turki Ancam Penjarakan Pengguna Sosmed Sanjung Terorisme
ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Serangan Istanbul
Tak Ada Korban WNI Dalam Serangan Istanbul
Dunia Kutuk Serangan Teror Di Klub Malam Istanbul
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.114.063 Since: 05.03.13 | 0.2806 sec