Nasional

Forkopimda Demak Adu Akting Dalam Drama Kolosal Panglima Jenderal Soedirman

Saturday, 07 Oktober 2017 | View : 19

DEMAK-SBN.

Drama kolosal tentang perjuangan perang gerilya Jenderal Besar Soedirman berhasil menyatukan aparat TNI, Polri, masyarakat, serta para pendekar.

Ratusan orang yang terlibat dalam drama itu bisa beradu akting secara apik hingga membuat ribuan penonton di Lapangan Jenderal Besar Soedirman, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), tak beranjak dari tempat duduknya.

Meski sering ditampilkan di berbagai acara, namun sosio drama perjuangan Jenderal Soedirman seakan tak lekang waktu. Kali ini pertunjukan kolosal itu diperankan oleh aparat gabungan Korem 073/Makutarama, Kodim 0716/Demak, PolresDemak, dan Pemerintah Daerah (Pemda) Demak.

Tokoh utama Jenderal Soedirman diperankan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0716/Demak Letkol. Inf. Agung Udayana, S.E. Sedangkan, Ir. Soekarno dibawakan Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan, S.IK., M.H., serta Bupati Demak H. M. Natsir sebagai Bung Hatta. Ketiga pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kota Wali, Demak itu dituntut memerankan adegan demi adegan secara sempurna.

Bahkan, peran Jenderal Soedirman yang harus ditandu karena menderita sakit TBC juga bisa dijiwai oleh Letkol. Inf. Agung Udayana, S.E. Meski menderita sakit, dia tetap melakukan perjuangan melawan penjajah dengan cara perang gerilya.

Berkali-kali ledakan bom yang menggelegar tak menyurutkan semangat para pejuang. Senjata bambu runcing dan seni bela diri menjadi senjata yang ampuh untuk mengusir penjajah Belanda. Jenderal Soedirman di barisan depan dengan menaiki kuda terlihat gagah memimpin pasukan.

Sementara itu, di bagian belakang beberapa pendekar langsung menyongsong penjajah dengan jurus-jurus mautnya. Sejumlah regu penolong terlihat sigap memberikan bantuan medis kepada pejuang yang terluka.

"Ini merupakan bagian implementasi bersama rakyat, TNI kuat, karena di situ ada unsur TNI, Kepolisian, dan pemerintahan, semua ikut terlibat. Ini menggambarkan perjuangan Pak Soedirman dalam mempertahankan kemerdekaan," kata Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Tatang Sulaiman, usai menyaksikan pertunjukan, Kamis (5/10/2017).

Drama kolosal perjuangan Jenderal Soedirman itu digelar untuk mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan.

"Dengan menyaksikan drama ini, kita dapat lebih bersyukur dan berbuat yang terbaik, berani, tulus, dan ikhlas untuk bangsa dan negara yang kita cintai. Generasi muda harus mencontoh seperti itu," tegas Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Tatang Sulaiman. (Pendim 0716/Demak)

See Also

Danrem 162/Wira Bhakti Memastikan Seluruh Jajarannya Putar Film G 30 S/PKI
Status Awas Gunung Agung
Presiden Joko Widodo Tonton Film G 30 S/PKI
Menjawab Tantangan Dengan Kerja Bersama
Kronologi Angkot KWK U11 Terbakar Di Pluit
Pelantikan Pejabat Pemprov DKI Jakarta Akan Digelar
Libur, Satgas TMMD Dan Warga Tetap Rehab Rumah
Sungkem Dengan Sesepuh, Mohon Kesuksesan TMMD
RT Yang Rajin Pantau Warganya Di Lokasi TMMD
Semangati Warga, Kades Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Perehaban RTLH Dikerjakan Seteliti Mungkin
Satgas TMMD Terapkan Sistem Banjardowo Untuk Ringankan Pekerjaan
Hari Ke-7 TMMD, Semangat 45 Satgas TMMD Tetap Terjaga
Paket Komplet Di Rehab RTLH TMMD Rempoah
Di Pekerjaan Vital TMMD, Danramil 02/Baturaden Tak Melepas
Manunggalnya TNI Dengan Rakyat Semakin Nyata Di TMMD Rempoah
Semangat Kebersamaan Picu Rehab Rumah Mbah Yasroni
Tetap Semangat Di Pekerjaan TMMD
Pantau Langsung Perehaban Rumah Di TMMD
Camat Yang Getol Pompa Semangat Pemuda Sasaran TMMD
Supervisor TMMD Yang Piawai Semangati Anggota
Anggota TNI AU Ini Bangga Menjadi Satgas TMMD Rempoah
Di Medan TMMD, Tak Ada Sekat Antara TNI Dan Warga
Disiplin TNI Di TMMD Luar Biasa
Koordinasi Dua Danramil Tentukan Penyelesaian Fisik TMMD
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.071.889 Since: 05.03.13 | 0.5948 sec