Internasional

Pria India Mengaku Danai Al-Qaeda Ribuan Dolar AS

Wednesday, 12 Juli 2017 | View : 21
Tags : Alqaeda, India
WASHINGTON D.C.-SBN.
Satu dari empat pria yang ditangkap karena kedapatan mentransfer dana ribuan dolar AS kepada mendiang penyebar propaganda Al-Qaeda Anwar al-Awlaki, mengaku bersalah dalam mendukung teroris dan berencana membunuh Hakim Pengadilan Amerika Serikat (AS) dalam kasus itu.
Yahya Farooq Mohammad (39 tahun) merupakan salah satu dari pasangan kakak beradik asal India yang hijrah ke AS untuk kuliah jurusan teknik di Ohio, tetapi kemudian mendirikan jaringan pendukung ekstremisme, menurut dakwaan, sebagaimana dikutip dari AFP.
Dia dan saudaranya, Ibrahim Mohammad, berkomplot dengan dua warga negara AS, yakni kakak beradik Asif Ahmed Salim dan Sultane Room Salim untuk menggalang dana bagi Anwar al-Awlaki, imam kelahiran AS yang tewas akibat serangan pesawat tanpa awak AS di Yaman pada 2011.
Anwar al-Awlaki, yang merupakan pemimpin Al-Qaeda Yaman, berperan penting mendorong ratusan simpatisan melakukan kegiatan ekstremisme.
Yahya Farooq Mohammad mengunjungi Yaman pada Juli 2009 untuk menyerahkan dana sekitar 22 ribu dolar Amerika atau setara Rp 294,7 juta kepada seorang kurir untuk diserahkan kepada Al-Qaeda di Semenanjung Arab.
Dia dan para anggota kelompok lainnya belum pernah bertemu dengan Anwar al-Awlaki.
Mereka berempat ditangkap pada 2015 atas dakwaan menyediakan bantuan untuk teroris. Setahun kemudian, Yahya Farooq Mohammad juga didakwa menawarkan uang 15 ribu dolar AS atau setara Rp 201 juta kepada agen FBI yang menyamar untuk menculik dan membunuh Hakim Jack Zouhary.
Yahya Farooq Mohammad diperkirakan akan divonis penjara 17 setengah tahun. Tiga terdakwa lain mengaku tidak bersalah.
"Bersekongkol memerintahkan pembunuhan Hakim bukanlah cara untuk menghindari proses peradilan," ujar agen FBI Stephen Anthony. (afp)

See Also

Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
Malala Yousafzai Peraih Nobel Diterima Di The University Of Oxford
Seorang Pria Lukai 5 Orang Di Swiss
PM Irak Secara Resmi Umumkan Pembebasan Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Bandara Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Dua Desa Di Dekat Mosul
ISIS Paksa Anak Kecil Dan Penyandang Disabilitas Kemudikan Truk Bermuatan Bom
Donald Trump Janji Persatukan Bangsanya Dan Bawa Perubahan
Gempa Di Italia Tengah
Polisi Istanbul Tangkap Pelaku Penembakan Kelab Malam Turki
Kongres AS Tetapkan Donald Trump Pemenang Pilpres
Kisruh Patung Budak Seks, Jepang Tarik Duta Besarnya Untuk Korsel
Penembakan Di Fort Lauderdale Tewaskan 5 Orang
AS Akan Pindahkan Empat Tahanan Guantanamo Ke Arab Saudi
Michelle Obama Akan Tampil Terakhir Sebagai First Lady Di Tonight Show
Turki Tahan 147 Terduga Militan ISIS
Turki Ancam Penjarakan Pengguna Sosmed Sanjung Terorisme
ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Serangan Istanbul
Tak Ada Korban WNI Dalam Serangan Istanbul
Dunia Kutuk Serangan Teror Di Klub Malam Istanbul
Joko Widodo Dinobatkan Pemimpin Terbaik Asia-Australia
Badai Kilat Tewaskan Ratusan Rusa Kutub Di Norwegia
PBB Minta Yunani Lindungi Pengungsi Saat Musim Dingin
Tidak Ada WNI Korban Gempa Myanmar
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 5.954.180 Since: 05.03.13 | 1.3892 sec