Nasional

TNI Bantah Investigasi Allan Nairn Soal Tulisan Rencana Makar

Saturday, 22 April 2017 | View : 312

JAKARTA-SBN.

Pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum terhadap redaksi tirto.id yang menayangkan tulisan jurnalis investigasi asal Amerika Serikat (AS) Allan Nairn mengenai rencana makar di Indonesia yang menyebut ada keterlibatan militer. Jurnalis Allan Nairn pun menantang pihak TNI untuk turut menuntut dirinya.

Hal itu diungkapkan jurnalis asal Amerika Serikat (AS) tersebut lewat akun Twiiter-nya @AllanNairn14. Dengan menggunakan bahasa Indonesia, Allan Nairn mengatakan, jika pihak TNI mengancam insan pers Indonesia, TNI juga harus mengancam dirinya.

"Bapak2 TNI: Kalau mau mengancam pers Indonesia yang berani, mohon mengancam saya juga," demikian cuit Allan Nairn di Twitter, Jumat (21/4/2017).

Tak hanya sekali, jurnalis yang pada tahun 1993 menerima penghargaan Memorial Prize Pertama Robert F. Kennedy untuk Radio Internasional karena peliputan mereka di Timor Timur, Allan Nairn kembali mengulang cuitannya itu dalam bahasa Inggris. "Dear TNI: If you want to threaten brave Indonesian reporters and publishers, please threaten me too. (TNI threatens legal action v tirto.id)," cuitnya.

Sebelumnya, pihak TNI angkat bicara mengenai tulisan hasil investigasi jurnalis AS yang di tahun 1994 menerima penghargaan James Aronson untuk Keadilan Sosial Jurnalisme dalam tulisannya tentang Haiti di majalah The Nation, Allan Nairn yang diunggah ulang oleh redaksi tirto.id. TNI membantah mentah-mentah tulisan jurnalis asal negeri Paman Sam itu. TNI menegaskan apa yang ditulis jurnalis kelahiran tahun 1956 itu, Allan Nairn tersebut tidak benar.

"Jadi mengenai tulisan Allan Nairn, saya menyatakan yang berkaitan dengan TNI itu hoax," tukas Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI yang mulai menjabat sejak 16 September 2016, Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si. dalam perbincangan dengan detik.com, Jumat (21/4/2017).

Tulisan jurnalis yang di tahun 1994 memenangkan penghargaan George Polk untuk Jurnalisme tentang Majalah Pelaporan, Allan Nairn itu juga menyinggung keterlibatan Panglima TNI yang resmi menjabat sejak 8 Juli 2015 tersebut, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai salah satu pihak yang mendukung rencana makar.

Selain menepis tuduhan terhadap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, mantan Danrem 051/Wijayakarta pada tahun 2012 ini, Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si. ragu mengenai kebenaran kutipan narasumber yang menuduh Jenderal TNI Gatot Nurmantyo itu.

"Kalau dikatakan bahwa Pak Kivlan Zen menyatakan soal Panglima, siapa yang menjamin bahwa Pak Kivlan menyampaikan hal itu," kata mantan Paban IV/Komsos Sterad pada tahun 2013 yang pernah juga menjabat sebagai Danbrigif 15/Kujang-II Kodam III/Siliwangi pada tahun 2009 ini, Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si.

Tulisan jurnalis investigasi asal Amerika Serikat (AS) yang pernah dipenjarakan di masa pemerintahan Soeharto karena laporannya seputar konflik Timor Timur, Allan Nairn dengan judul "Trump's Indonesian Allies in Bed with ISIS-Backed Militia Seeking to Oust Elected President" itu pertama kali diluncurkan di situs The Intercept.com. Tulisan itu kemudian diterjemahkan dan ditampilkan di situs berbahasa Indonesia, tirto.id, dengan seizin Allan Nairn.

"Dan semestinya dari pihak yang mempunyai situs, yakni tirto.id, sebelum mengangkat mengenai tulisan itu, semestinya mengkonfirmasi ke Panglima TNI atau paling tidak ke saya. Ini kan ada tuduhan sensitif," cetus mantan Kadispenad pada tahun 2014 ini, Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si.

TNI, tegas mantan Danrindam XVI/Pattimura pada tahun 2011 ini, Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si., tengah mempertimbangkan untuk mengajukan langkah hukum mengenai tulisan Allan Nairn tersebut.

"Dalam waktu dekat kami akan mengambil langkah hukum. Kami akan melaporkan ke polisi," tandas mantan Kasdam III/Siliwangi pada tahun 2015 tersebut, Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si.

Dikonfirmasi secara terpisah, Pemimpin Redaksi tirto.id A. Sapto Anggoro mengaku sudah menghubungi Mabes TNI mengenai artikel Allan Nairn yang dimuat ke media tirto.id. Namun redaksi tirto.id baru mendapat respons dari Mabes TNI tadi siang.

"Kita coba hubungi, tapi baru bisa nyambung tadi siang. Semalam kita hubungi, nyambung ke Humas Mabes TNI tapi tidak mau memberikan tanggapan langsung karena Pak Wuryanto yang berhak memberikan pernyataan. Beliau di-SMS dan WA tidak menjawab, baru siang dapat konfirmasi," jelas A. Sapto Anggoro kepada detik.com, Jumat (21/4/2017).

A. Sapto Anggoro mengatakan redaksi tirto.id belum menerima surat keberatan dari Mabes TNI. Tirto.id mengaku siap jika Mabes TNI melakukan upaya hukum.

"Sekarang TNI mau melakukan tindakan hukum. Karena ini bagian dari proses liputan, kami tidak bermaksud jemawa. Kita akan menyiapkan diri apabila Mabes TNI melakukan upaya hukum," ujar A. Sapto Anggoro.

Mengenai tulisan Allan Nairn, redaksi tirto.id mengatakan sudah mengantongi izin dari penulis yang bersangkutan sekaligus media The Intercept.com, media yang pertama kali memuat laporan orisinal Allan Nairn.

"Kita sebenarnya membaca tulisan itu menarik, kita terjemahkan dan minta izin The Intercept.com. Setelah kita tayangkan, semuanya dilakukan oleh Allan Nairn jadi dia yang lebih tahu, dia pertanggungjawabkan liputan tersebut," terang A. Sapto Anggoro. (det)

See Also

Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.607.583 Since: 05.03.13 | 0.1303 sec