Nasional

Danramil 02/Bonang Hadiri Sosialisasi Partners For Resilence Strategic Partnership

Saturday, 25 Maret 2017 | View : 139

DEMAK-SBN.

Kamis (23/ 03/2017) pagi, Danramil 02/Bonang Kodim 0716/Demak Kapten Inf. Eko Juhartono bersama Babinsa Desa Moro Demak Serka TNI Sutrisno telah menghadiri Sosialisasi Partners for Resilience Strategic Partnership (PfR-SP), penguatan kebijakan di tingkat desa untuk pengelolaan resiko bencana secara terpadu.

Untuk meningkatkan ketahanan masyarakat yang rentan terhadap resiko bencana oleh WETLANDS INTERNASIONAL INDONESIA bersama LSM dari Belanda di Dk. Tambak pintu RT02/RW05 Ds. Morodemak, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Sosialisasi yang diadakan oleh LSM Wetlands Internasional Indonesia bertujuan untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli dengan lingkungan khususnya wilayah perairan pantai dikarenakan rawan adanya abrasi (rob) dengan cara melakukan penanaman mangrove.

Acara tersebut dihadiri Badan Penanggulangan Bencana Daeah (BPBD) Demak  Drs. M. Agus Nugroho LP (Kepala pelaksana), Camat Bonang diwakili Kasi Trantib Rach. Edi Setyo Utomo, S.H., M.H., Danramil 02/Bonang Kapten Inf. Eko Juwartono, Kapolsek Bonang AKP Dafril, Kades Morodemak Mujahidin, LSM Wetlands Demak, perwakilan LSM Wetlands Indonesia, kelompok “MINA SIDO MUMBUL”, Perwakilan kelompok nelayan, petani tambak, Tomas, Toda dan Masyarakat Ds. Morodemak.

Rangkaian kegiatan yang bertema “Lahan Basah untuk Pengurangan Risiko Bencana” ini terdiri dari kunjungan ke lokasi rehabilitasi mangrove dengan teknik inovatif hybrid engineering berupa pembangunan pemerangkap lumpur/sediment trapping.

Lahan basah sering dipandang sebagai lahan yang marginal: Lahan yang perlu dikeringkan dan diubah untuk pengembangan dan penggunaan lahan lainnya. Sejak tahun 1900 lebih dari 64% dari lahan basah telah hilang melalui drainase dan konversi, dan banyak dari sisanya telah terdegradasi. Alam yang tergantung pada air saat ini telah mengalami penurunan yang sangat drastis. Seperti lahan basah yang hilang, kesejahteraan orang-orangpun akan terampas. Dengan meningkatnya permintaan terhadap air, tanah dan makanan di tengah semakin meningkatnya dampak perubahan iklim, keberadaan lahan basah di masa mendatang akan menjadi semakin terancam. (Pendim 0716/Demak)

See Also

Warga Kodim 0716/Demak Turut Dalam Car Free Day
Veteran Demak Nostalgia Akan Sejarah Dengan Nobar
Mahapasti Gelar Konservasi Mangrove Dan Bersih Pantai
Ibu Persit Kodim 0716/Demak Menyabet 2 Penghargaan
Kodim 0716/Demak Kedatangan Tim Wasrik ItDam IV/Diponegoro
Rektor UMK Sebut Tiga Syarat Menjadi Pemimpin
Danrem 162/Wira Bhakti Memastikan Seluruh Jajarannya Putar Film G 30 S/PKI
Status Awas Gunung Agung
Presiden Joko Widodo Tonton Film G 30 S/PKI
Menjawab Tantangan Dengan Kerja Bersama
Kronologi Angkot KWK U11 Terbakar Di Pluit
Pelantikan Pejabat Pemprov DKI Jakarta Akan Digelar
Libur, Satgas TMMD Dan Warga Tetap Rehab Rumah
Sungkem Dengan Sesepuh, Mohon Kesuksesan TMMD
RT Yang Rajin Pantau Warganya Di Lokasi TMMD
Semangati Warga, Kades Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Perehaban RTLH Dikerjakan Seteliti Mungkin
Satgas TMMD Terapkan Sistem Banjardowo Untuk Ringankan Pekerjaan
Hari Ke-7 TMMD, Semangat 45 Satgas TMMD Tetap Terjaga
Paket Komplet Di Rehab RTLH TMMD Rempoah
Di Pekerjaan Vital TMMD, Danramil 02/Baturaden Tak Melepas
Manunggalnya TNI Dengan Rakyat Semakin Nyata Di TMMD Rempoah
Semangat Kebersamaan Picu Rehab Rumah Mbah Yasroni
Tetap Semangat Di Pekerjaan TMMD
Pantau Langsung Perehaban Rumah Di TMMD
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.165.824 Since: 05.03.13 | 0.1743 sec