Nasional

Hindari Konflik Dandim 0716/Demak Isi Dialog Lintas Agama

Tuesday, 21 Februari 2017 | View : 304

DEMAK-SBN.

Dialog lintas agama dengan kalangan masyarakat dan profesi se-Kecamatan Demak yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Demak yang digelar di Rumah Makan Kalijaga, Jalan Lingkar Demak, Botorejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang menghadirkan Komandan Kodim (Dandim) 0716/Demak Letkol Inf. Agung Udayana, S.E. diwarnai dengan suasana keakraban serta  toleransi antar umat beragama.

Program dialog lintas agama ini dimaksudkan untuk menjaga NKRI yang saat ini sering terjadi konflik di antaranya politik, ekonomi, sosial, perseteruan umat beragama, suku, etnis, sengketa batas wilayah, sengketa SDA, distribusi SDA yang tidak seimbang dalam masyarakat, sengketa pilkada, perkelahian siswa/mahasiswa serta persoalan pribadi lainnya.

Hadir dalam kegiatan AKBP Soni Irawan, S.IK. sebagai Kapolres Demak, Kapten Arm. Sukartiyo Danramil 01/Demak Kota, Iptu Pol. Sugeng Riyadi, S.H. selaku Kapolsek Demak Kota, Drs. H. Solekhul Hadi Ka. KUA Kabupaten Demak, M. Fatkhurahman, S.H., M.M. sebagai Camat Demak Kota dan sejumlah perwakilan hadir dari Drs. H. Abdullah Syifak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Demak, PD Muhammadiyah Kecamatan Demak, Pemuda Ansor Kecamatan Demak, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Demak, Muslimat NU Kecamatan Demak, Tokoh Kristen Kecamatan Demak, Pemuda Kristen Kecamatan Demak, Tokoh Katolik Kecamatan Demak, Pemuda Katolik Kecamatan Demak serta tokoh Hindu.

Dalam materinya Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Agung Udayana, S.E. menyampaikan bahwasannya Indonesia sangat majemuk yang terdiri dari keragaman agama, suku, dan bahasa serta budaya dan adat. "Keragaman ini adalah sebagai potensi tetapi apabila perbedaan kita anggap sebagai ancaman apabila terjadi Intoleransi," papar dia. "Ciri khas bangsa Indonesia di antaranya adalah gotong royong, toleransi, dan musyawarah yang merupakan warisan leluhur yang saat ini sedang mengalami degradasi," kata Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Agung Udayana, S.E. saat mengisi materi, Selasa (21/2/2017) siang.

Lebih lanjut dia menambahkan, indoktrinasi biasanya dilakukan oleh oknum tokoh agama untuk melakukan potensi ancaman apabila agama dijadikan suatu komoditas,kendaraan untuk mencapai kepentingan baik pribadi atau kelompok," tambah orang nomer satu di Kodim 0716/Demak ini.

"Potensi ancaman juga karena adanya faham intoleransi, ada beberapa macam faham Intoleransi diantaranya faham radikalisme, faham terorisme dan faham-faham lain yang dapat merusak toleransi," ungkap Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Agung Udayana, S.E.

Di kesempatan yang lain, Drs. H. Muhammad Thobiq, M.Si. selaku Ka. Kemenag Kabupaten Demak menyampaikan bahwa keberhasilan suatu bangsa dalam mencapai tujuannya tidak hanya ditentukan oleh Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah ruah akan tetapi sangat ditentukan oleh kualitas SDM "bangsa yang besar dapat dilihat dari kualitas manusia itu sendiri".

"Adanya moral ahklak yang dilandasi oleh nilai-nilai agama adalah salah satu wujud dalam upaya membangun karakter bangsa," terang Ka. Kemenag Kabupaten Demak, Drs. H. Muhammad Thobiq, M.Si.

Selain itu, Drs. H. Abdullah Syifak sebagai Ketua FKUB Kabupaten Demak juga menyampaikan bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bahasa dan agama merupakan satu kesatuan yang bulat dalam arti yang seluas luasnya. "Hal-hal yang berhubungan dalam dengan masalah kesukuan dan kepercayaan merupakan hal yang peka mudah sekali timbul pergesekan. Hal yang dapat mencegah timbulnya pergesekan di antaranya bersikap hormat menghormati terhadap keberadaan suku penganut agama lain serta tidak membedakan asal daerah dan agama dalam urusan umum," jelas Drs. H. Abdullah Syifak.

"Para ahli sejarah sepakat/founding father, jika ingin menghancurkan bangsa maka kacaukanlah ingatan sejarah bangsanya, karena sejarah begitu penting dibaca dan dipahami oleh suatu bangsa bahkan pemahaman kesejarahan secara utuh menjadi syarat bangsa itu akan maju dan seorang pemimpin akan berhasil memimpin bangsanya," terang Ketua FKUB Kabupaten Demak tersebut. (Pendim 0716/Demak)

See Also

Danramil 11/Sayung Hadiri Gebyar Pasar Murah
Dosen Dimotivasi Untuk Giat Penelitian Dan Pengabdian
Kodim 0716/Demak Gelar Upacara Bendera Peringati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110
Widjanarko, Dosen Fakultas Psikologi UMK Raih Doktor
Latgab Selesai, Danramil 03/Wonosalam Beri Arahan Anggota Saka Wira Kartika
Demi Keamanan Wilayah, Tiga Pilar Demak Kota Rutin Gelar Patroli
Kesigapan Babinsa Dalam Mengatasi Si Jago Merah
Babinsa Ramil 02/Bonang Takziah Ke Rumah Rekan Satu Koramilnya
Yudiono KS Berbagi Pengalaman Menulis Kepada Mahasiswa PBSI UMK
Kodim 0716/Demak Bersama Pemkab Bersih Pantai Istambul
Makna Penting Upacara Bendera Hari Senin Kodim 0716/Demak
Di HUT Ke-72, Persit Kodim 0716/Demak Menerima Hadiah
Dandim 0716/Demak Hadiri Pengajian Umum Di Serambi Masjid Agung Demak
10 Tim Beradu Gagasan Di Grand Final MSC 2018
Jumat Bersih Ala Kodim 0716/Demak Di Ponpes Raden Said
Tim Dalprog Kodam IV/Diponegoro Kunjungi Kodim 0716/Demak
Secara Resmi TMMD Sengkuyung I Dibuka Oleh Bupati Demak
Secara Resmi Jabatan Danramil 04/Dempet Dan Danramil 11/Sayung Diserahkan Ke Dandim 0716/Demak
Keakraban Selalu Terjalin Antara TNI-Polri Dalam Menjaga Kamtibmas
Konservasi Hutan, Kodim 0716/Demak Tanam Ribuan Bibit Pohon
PKPA UMK Gelar Workshop Karier
Ingin Lebih Dekat Dengan TNI, Anak-anak TK Kunjungi Kodim 0716/Demak
Lagi-lagi Kodim 0716/Demak Menyandang Predikat Juara 1
Babinsa 06/Wedung Dampingi Pembagian Kartu Penerima PKH
Patroli Bersama Babinsa Dan Babinkamtibmas Wonosalam Ciptakan Kondusifitas Wilayah
jQuery Slider
Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.501.749 Since: 05.03.13 | 0.1723 sec