Nasional

Hindari Konflik Dandim 0716/Demak Isi Dialog Lintas Agama

Tuesday, 21 Februari 2017 | View : 124

DEMAK-SBN.

Dialog lintas agama dengan kalangan masyarakat dan profesi se-Kecamatan Demak yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Demak yang digelar di Rumah Makan Kalijaga, Jalan Lingkar Demak, Botorejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang menghadirkan Komandan Kodim (Dandim) 0716/Demak Letkol Inf. Agung Udayana, S.E. diwarnai dengan suasana keakraban serta  toleransi antar umat beragama.

Program dialog lintas agama ini dimaksudkan untuk menjaga NKRI yang saat ini sering terjadi konflik di antaranya politik, ekonomi, sosial, perseteruan umat beragama, suku, etnis, sengketa batas wilayah, sengketa SDA, distribusi SDA yang tidak seimbang dalam masyarakat, sengketa pilkada, perkelahian siswa/mahasiswa serta persoalan pribadi lainnya.

Hadir dalam kegiatan AKBP Soni Irawan, S.IK. sebagai Kapolres Demak, Kapten Arm. Sukartiyo Danramil 01/Demak Kota, Iptu Pol. Sugeng Riyadi, S.H. selaku Kapolsek Demak Kota, Drs. H. Solekhul Hadi Ka. KUA Kabupaten Demak, M. Fatkhurahman, S.H., M.M. sebagai Camat Demak Kota dan sejumlah perwakilan hadir dari Drs. H. Abdullah Syifak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Demak, PD Muhammadiyah Kecamatan Demak, Pemuda Ansor Kecamatan Demak, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Demak, Muslimat NU Kecamatan Demak, Tokoh Kristen Kecamatan Demak, Pemuda Kristen Kecamatan Demak, Tokoh Katolik Kecamatan Demak, Pemuda Katolik Kecamatan Demak serta tokoh Hindu.

Dalam materinya Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Agung Udayana, S.E. menyampaikan bahwasannya Indonesia sangat majemuk yang terdiri dari keragaman agama, suku, dan bahasa serta budaya dan adat. "Keragaman ini adalah sebagai potensi tetapi apabila perbedaan kita anggap sebagai ancaman apabila terjadi Intoleransi," papar dia. "Ciri khas bangsa Indonesia di antaranya adalah gotong royong, toleransi, dan musyawarah yang merupakan warisan leluhur yang saat ini sedang mengalami degradasi," kata Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Agung Udayana, S.E. saat mengisi materi, Selasa (21/2/2017) siang.

Lebih lanjut dia menambahkan, indoktrinasi biasanya dilakukan oleh oknum tokoh agama untuk melakukan potensi ancaman apabila agama dijadikan suatu komoditas,kendaraan untuk mencapai kepentingan baik pribadi atau kelompok," tambah orang nomer satu di Kodim 0716/Demak ini.

"Potensi ancaman juga karena adanya faham intoleransi, ada beberapa macam faham Intoleransi diantaranya faham radikalisme, faham terorisme dan faham-faham lain yang dapat merusak toleransi," ungkap Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Agung Udayana, S.E.

Di kesempatan yang lain, Drs. H. Muhammad Thobiq, M.Si. selaku Ka. Kemenag Kabupaten Demak menyampaikan bahwa keberhasilan suatu bangsa dalam mencapai tujuannya tidak hanya ditentukan oleh Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah ruah akan tetapi sangat ditentukan oleh kualitas SDM "bangsa yang besar dapat dilihat dari kualitas manusia itu sendiri".

"Adanya moral ahklak yang dilandasi oleh nilai-nilai agama adalah salah satu wujud dalam upaya membangun karakter bangsa," terang Ka. Kemenag Kabupaten Demak, Drs. H. Muhammad Thobiq, M.Si.

Selain itu, Drs. H. Abdullah Syifak sebagai Ketua FKUB Kabupaten Demak juga menyampaikan bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bahasa dan agama merupakan satu kesatuan yang bulat dalam arti yang seluas luasnya. "Hal-hal yang berhubungan dalam dengan masalah kesukuan dan kepercayaan merupakan hal yang peka mudah sekali timbul pergesekan. Hal yang dapat mencegah timbulnya pergesekan di antaranya bersikap hormat menghormati terhadap keberadaan suku penganut agama lain serta tidak membedakan asal daerah dan agama dalam urusan umum," jelas Drs. H. Abdullah Syifak.

"Para ahli sejarah sepakat/founding father, jika ingin menghancurkan bangsa maka kacaukanlah ingatan sejarah bangsanya, karena sejarah begitu penting dibaca dan dipahami oleh suatu bangsa bahkan pemahaman kesejarahan secara utuh menjadi syarat bangsa itu akan maju dan seorang pemimpin akan berhasil memimpin bangsanya," terang Ketua FKUB Kabupaten Demak tersebut. (Pendim 0716/Demak)

See Also

Danramil 02/Jepon Hadiri Acara Perpisahan SMP I Jepon
Koramil 12/Ngawen Karya Bhakti Grosok Jalan
Presiden Joko Widodo Resmikan Pasar Klewer Solo
TNI Bantah Investigasi Allan Nairn Soal Tulisan Rencana Makar
Persit Ranting 12 Kodim 0721/Blora Turut Sukseskan TMMD
Prajurit Kodim 0721/Blora Diberi Pencerahan Dandim
Danramil 01/Kota Beri Pembekalan Wasbang Kepada Organisasi Kepemudaan
Danramil 02/Bonang Hadiri Sosialisasi Partners For Resilence Strategic Partnership
GNIB Wujudkan Kodim 0716/Demak Dan Masyarakat Menyatu Dalam Pembersihan Sungai
Prajurit Koramil 07/Gajah Bersihkan Sampah Di Sungai Sipon
Sambut HUT, Persit Kodim 0721/Blora Adakan Donor Darah
Danramil 11/Sayung Hadiri Sertijab Camat Sayung
Batuud Koramil 13/Karangawen Hadiri Sosialisasi Dari Dinas Pemadam Kebakaran Demak
Antisipasi DBD, Koramil 04/Tunjungan Lakukan Fogging
Antusiasme Akademisi Dan Praktisi Ikuti Teylin Tinggi
Kepengurusan PRB Libatkan Semua Leading Sektor
Rumah Berdinding Bambu Itu Sebentar Lagi Akan Direhab TNI Kodim 0710/Pekalongan
Sukses TMMD, Kodim 0710/Pekalongan Gelar Rapat Dengan Banyak Pihak
Jelang TMMD Kodim 0710/Pekalongan, Tiada Hari Tanpa Kerja Bhakti
190 Prajurit Kodim 0721/Blora Ikuti Latnister
Kodim 0721/Blora Gelar Upacara Bendera 17 An
TK Az-Zahra Outbound Ke Kodim 0716/Demak
Pertemuan Mitra Karib, Koramil 13/Karangawen Gelar Donor Darah
WaSev Mabes TNI AD Kunjungi Kodim 0716/Demak
Koramil 07/Gajah Bantu Evakuasi Korban Tenggelam Di Sungai Sipon
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 5.846.815 Since: 05.03.13 | 0.238 sec