Nasional

Hindari Konflik Dandim 0716/Demak Isi Dialog Lintas Agama

Tuesday, 21 Februari 2017 | View : 148

DEMAK-SBN.

Dialog lintas agama dengan kalangan masyarakat dan profesi se-Kecamatan Demak yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Demak yang digelar di Rumah Makan Kalijaga, Jalan Lingkar Demak, Botorejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang menghadirkan Komandan Kodim (Dandim) 0716/Demak Letkol Inf. Agung Udayana, S.E. diwarnai dengan suasana keakraban serta  toleransi antar umat beragama.

Program dialog lintas agama ini dimaksudkan untuk menjaga NKRI yang saat ini sering terjadi konflik di antaranya politik, ekonomi, sosial, perseteruan umat beragama, suku, etnis, sengketa batas wilayah, sengketa SDA, distribusi SDA yang tidak seimbang dalam masyarakat, sengketa pilkada, perkelahian siswa/mahasiswa serta persoalan pribadi lainnya.

Hadir dalam kegiatan AKBP Soni Irawan, S.IK. sebagai Kapolres Demak, Kapten Arm. Sukartiyo Danramil 01/Demak Kota, Iptu Pol. Sugeng Riyadi, S.H. selaku Kapolsek Demak Kota, Drs. H. Solekhul Hadi Ka. KUA Kabupaten Demak, M. Fatkhurahman, S.H., M.M. sebagai Camat Demak Kota dan sejumlah perwakilan hadir dari Drs. H. Abdullah Syifak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Demak, PD Muhammadiyah Kecamatan Demak, Pemuda Ansor Kecamatan Demak, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Demak, Muslimat NU Kecamatan Demak, Tokoh Kristen Kecamatan Demak, Pemuda Kristen Kecamatan Demak, Tokoh Katolik Kecamatan Demak, Pemuda Katolik Kecamatan Demak serta tokoh Hindu.

Dalam materinya Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Agung Udayana, S.E. menyampaikan bahwasannya Indonesia sangat majemuk yang terdiri dari keragaman agama, suku, dan bahasa serta budaya dan adat. "Keragaman ini adalah sebagai potensi tetapi apabila perbedaan kita anggap sebagai ancaman apabila terjadi Intoleransi," papar dia. "Ciri khas bangsa Indonesia di antaranya adalah gotong royong, toleransi, dan musyawarah yang merupakan warisan leluhur yang saat ini sedang mengalami degradasi," kata Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Agung Udayana, S.E. saat mengisi materi, Selasa (21/2/2017) siang.

Lebih lanjut dia menambahkan, indoktrinasi biasanya dilakukan oleh oknum tokoh agama untuk melakukan potensi ancaman apabila agama dijadikan suatu komoditas,kendaraan untuk mencapai kepentingan baik pribadi atau kelompok," tambah orang nomer satu di Kodim 0716/Demak ini.

"Potensi ancaman juga karena adanya faham intoleransi, ada beberapa macam faham Intoleransi diantaranya faham radikalisme, faham terorisme dan faham-faham lain yang dapat merusak toleransi," ungkap Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Agung Udayana, S.E.

Di kesempatan yang lain, Drs. H. Muhammad Thobiq, M.Si. selaku Ka. Kemenag Kabupaten Demak menyampaikan bahwa keberhasilan suatu bangsa dalam mencapai tujuannya tidak hanya ditentukan oleh Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah ruah akan tetapi sangat ditentukan oleh kualitas SDM "bangsa yang besar dapat dilihat dari kualitas manusia itu sendiri".

"Adanya moral ahklak yang dilandasi oleh nilai-nilai agama adalah salah satu wujud dalam upaya membangun karakter bangsa," terang Ka. Kemenag Kabupaten Demak, Drs. H. Muhammad Thobiq, M.Si.

Selain itu, Drs. H. Abdullah Syifak sebagai Ketua FKUB Kabupaten Demak juga menyampaikan bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bahasa dan agama merupakan satu kesatuan yang bulat dalam arti yang seluas luasnya. "Hal-hal yang berhubungan dalam dengan masalah kesukuan dan kepercayaan merupakan hal yang peka mudah sekali timbul pergesekan. Hal yang dapat mencegah timbulnya pergesekan di antaranya bersikap hormat menghormati terhadap keberadaan suku penganut agama lain serta tidak membedakan asal daerah dan agama dalam urusan umum," jelas Drs. H. Abdullah Syifak.

"Para ahli sejarah sepakat/founding father, jika ingin menghancurkan bangsa maka kacaukanlah ingatan sejarah bangsanya, karena sejarah begitu penting dibaca dan dipahami oleh suatu bangsa bahkan pemahaman kesejarahan secara utuh menjadi syarat bangsa itu akan maju dan seorang pemimpin akan berhasil memimpin bangsanya," terang Ketua FKUB Kabupaten Demak tersebut. (Pendim 0716/Demak)

See Also

Menjawab Tantangan Dengan Kerja Bersama
Kronologi Angkot KWK U11 Terbakar Di Pluit
Pelantikan Pejabat Pemprov DKI Jakarta Akan Digelar
Libur, Satgas TMMD Dan Warga Tetap Rehab Rumah
Sungkem Dengan Sesepuh, Mohon Kesuksesan TMMD
RT Yang Rajin Pantau Warganya Di Lokasi TMMD
Semangati Warga, Kades Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Perehaban RTLH Dikerjakan Seteliti Mungkin
Satgas TMMD Terapkan Sistem Banjardowo Untuk Ringankan Pekerjaan
Hari Ke-7 TMMD, Semangat 45 Satgas TMMD Tetap Terjaga
Paket Komplet Di Rehab RTLH TMMD Rempoah
Di Pekerjaan Vital TMMD, Danramil 02/Baturaden Tak Melepas
Manunggalnya TNI Dengan Rakyat Semakin Nyata Di TMMD Rempoah
Semangat Kebersamaan Picu Rehab Rumah Mbah Yasroni
Tetap Semangat Di Pekerjaan TMMD
Pantau Langsung Perehaban Rumah Di TMMD
Camat Yang Getol Pompa Semangat Pemuda Sasaran TMMD
Supervisor TMMD Yang Piawai Semangati Anggota
Anggota TNI AU Ini Bangga Menjadi Satgas TMMD Rempoah
Di Medan TMMD, Tak Ada Sekat Antara TNI Dan Warga
Disiplin TNI Di TMMD Luar Biasa
Koordinasi Dua Danramil Tentukan Penyelesaian Fisik TMMD
Danramil 02/Baturaden Yang Aktif Keliling Kampung Sasaran TMMD
Perangkat Desa Yang Ikut Aktif Bekerja Di Lokasi TMMD
Purnawirawan Yang Siap Pelopori Gotong Royong Di TMMD Rempoah
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 5.955.913 Since: 05.03.13 | 0.1922 sec