Ekonomi

Babinsa Desa Babat Belajar Mesin Perontok Padi

Tuesday, 07 Februari 2017 | View : 110

DEMAK-SBN.

Sistem pertanian Desa Babat Kecamatan Kebon Agung, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sudah meranjak modern. Kini petani dari Desa Babat juga memanfaatkan mesin pemanen otomatis. Sulitnya mencari tenaga manusia mendorong mereka untuk mendatangkan mesin pemanen padi. Biasanya mereka itu adalah petani yang memanen padinya sendiri.

"Saya setiap panen padi tidak pernah menebaskan padi pada para tengkulak, apapun hasilnya saya panen sendiri. Dulu sebelum ada mesin seperti ini saya cari tenaga panen yang saya upah harian," ujar salah satu petani Babat.

Jika panen raya tiba tenaga pemanen padi cukup mahal. Padahal pada panen raya biasanya harga gabah cenderung turun. Akibatnya keuntungan petani semakin kecil. Bagi petani yang tidak mau resiko biasanya padi di lahan ditawarkan pada penebas meski keuntungan yang diperoleh sangat kecil.

Di sela-sela istirahat, Babinsa Serda TNI E.Suwandi dibantu Sertu TNI Slamet belajar mengoperasikan mesin permanen otomatis ini menjelaskan, cara panen dengan menggunakan mesin panen ini bila sudah mahir hanya memerlukan waktu 1.5 jam per hektar (ha), ditaraf belajar masih butuh waktu 2.5 jam per hektar (ha). Menggunakan mesin panen ini, selain lebih efisien waktu dan tenaga juga membuat hasil panen lebih memuaskan karena sisa padi tidak ada yang tercecer.

"Mereka takut kalau dipanen sendiri justru mengalami kerugian karena harus menyediakan biaya operasional panen. Padahal kalau mau memanen sendiri keuntungan akan jadi berlipat," tambahnya saat belajar mesin perontok padi, Selasa (7/2/2017).

Untuk mengatasi kesulitan itu petani mendatangkan mesin panen dari luar. Dengan menggunakan mesin, selain waktu yang dibutuhkan lebih cepat hasil gabahnya juga bagus. Jika menggunakan mesin blower biasa hasil gabahnya belum bersih masih harus memilah-milah lagi.

"Kalau dengan menggunakan mesin pemanen otomatis ini biaya bisa lebih murah dan tidak perlu repot hitungannya biaya perkotak Rp 300 ribu. Kalau 1 hektar ya biayanya kurang lebih 2 jutaan," katanya lagi.

Lain jika menggunakan tenaga manusia, si pemilik lahan harus mempersiapkan berbagai keperluan untuk panen padi. Selain transportasi juga konsumsi selama padi dipotong. Gabah yang dihasilkan juga belum bersih masih harus memilah-milah lagi bulir yang berisi dan juga yang kosong.

Dengan semakin sulitnya mencari tenaga panen ini petani berharap ada bantuan dari pemerintah. Yaitu berupa mesin pertanian selain alat untuk panen padi juga mesin untuk menanam padi. Harapannya ke depan kesejahteraan petani akan meningkat seiring dengan makin minimnya biaya operasional tanam padi. (Pendim 0716/Demak)

See Also

Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
Koperasi Kodim 0716/Demak Ikuti Pasar Murah
Babinsa Koramil 10/Kradenan Bersama Petani Panen Jagung
Babinsa Koramil 05/Cepu Bantu Petani Bajak Sawah
Persit Ranting 9/Kedungtuban Semangati Suami Tanam Padi
Babinsa Koramil 08/Kedungtuban Monitoring Pendistribusian Pupuk Subsidi
Babinsa Koramil 09/Randublatung Bersama Petani Panen Padi
Danramil 07/Gajah Terus Berupaya Supaya Bulog Membeli Gabah Petani
Koperasi Primer Kodim 0716/Demak Gelar RAT Ke-48
Menteri Pertanian RI Panen Raya Padi Di Blora
Wall Sreet Menguat Jelang Pelantikan Donald Trump
Bukittinggi Targetkan 600 Ribu Wisatawan Pada 2017
Donald Trump Ancam Toyota Motor Corporation
Saham Wall Street Melemah
Vice President Lotte Gantung Diri Di Pohon
Dandim 0716/Demak Hadiri Demak Expo 2016
Kodim 0716/Demak Siap Dukung Sergap Demi Kedaulatan Pangan
Saham Hang Seng Berakhir Lebih Rendah
Dandim 0716/Demak Tinjau Lokasi Panen Yang Akan Dihadiri Mentan RI
21 Trayek Baru Transjakarta Jabodetabek
Menteri Perhubungan Minta Jaminan China Terkait Standar Teknologi KA Cepat
Tangerang Reklamasi Pantai Mutiara Seluas 9.000 Ha
BEM UMK Gelar Diskusi Membangun Kedaulatan Petani
Gubernur DKI Jakarta Ingin Ancol Berkelas Internasional
jQuery Slider

Comments

Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 5.847.162 Since: 05.03.13 | 0.3747 sec