Internasional

Menteri Agama Sebut Hargailah Palestina Yang Tak Ingin Benderanya Dipakai Demo

Wednesday, 25 Januari 2017 | View : 123
JAKARTA-SBN.
Massa demonstran kerap membawa berbagai atribut yang dianggap merepresentasikan kelompoknya.
Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia menyesalkan bendera negaranya dibawa-bawa dalam aksi demonstrasi.
"Banyak saudara-saudara kami, orang Indonesia, mereka komplain. Mereka pikir kalau kami berada di balik agenda demonstrasi yang ada, mereka pikir kami men-support," ungkap Sekretaris I Kedubes Palestina untuk Indonesia Taher Hammad kepada awak media saat berbincang dengan wartawan, Rabu (25/1/2017).
Tetapi, Palestina senang bila benderanya bersanding dengan bendera Indonesia di acara-acara resmi. Palestina, tambah Taher Hammad, senang bila benderanya dibawa dalam acara-acara positif. Seperti pada acara-acara pemerintahan.
Kedubes Palestina menyesalkan benderanya dipakai untuk berunjuk rasa menentang pemerintahan di Indonesia. Kedutaan Besar Palestina tidak setuju bila benderanya dipakai untuk berdemonstrasi menentang pemerintah. "Tetapi tidak dalam demonstrasi menentang pemerintahan. Kami senang bila bendera kami ada dalam acara kemerdekaan, 'merdeka!', tetapi tidak dalam demonstrasi melawan pemerintah," imbuh Taher Hammad.
Kedubes Palestina juga membuat keterangan tertulis secara resmi terkait dengan hal ini. Palestina berterima kasih atas dukungan Indonesia terhadap perjuangan mereka.
"Orang-orang Palestina sangat bangga bahwa dukungan ini dimanifestasikan dalam berbagai cara, termasuk memakai kopiah dan kaus dengan simbol Palestina, dan mengibarkan bendera nasional kami bersanding dengan bendera Indonesia. Kedubes Palestina menyesalkan, baru-baru ini bendera Palestina dibawa-bawa selama aksi yang murni urusan dalam negeri. Ini jelas bahwa sikap yang tidak dapat diterima dan berbeda dengan aksi dukungan terhadap Palestina," tulis keterangan tersebut.
Menteri Agama Indonesia ke-22 yang mulai menjabat sejak 9 Juni 2014 di Kabinet Indonesia Bersatu II dan kembali menjadi Menteri Agama di Kabinet Kerja Jokowi-JK sejak 27 Oktober 2014, Lukman Hakim Saifuddin menyatakan Indonesia harus menghargai sikap Palestina.
"Tentu sebagai negara sahabat, kita harus hargai sikap dan pandangan mereka," kata mantan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI masa jabatan 4 Oktober 2009-8 Juni 2014, Lukman Hakim Saifuddin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jl. Medan Merdeka Selatan, Kelurahan Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2017).
Cara untuk menghargai pandangan Palestina itu dengan cara memenuhi keinginan Palestina, yakni tak memakai benderanya untuk berdemo.
"Sebaiknya kita menghormati dan menghargai pandangan itu dengan cara memenuhi harapan mereka," tandas mantan Kepala Program Kajian Lakpesdam Nahdlatul Ulama (NU) pada 1989-1995, Lukman Hakim Saifuddin.
Palestina, terang Wakil Ketua Bidang Pengembangan Program Yayasan Saifuddin Zuhri sejak tahun 1994 tersebut, adalah negara sahabat Indonesia yang harus dihormati. Namun, Sekretaris Forum Konstitusi sejak tahun 2004 ini, Lukman Hakim Saifuddin belum berkomunikasi dengan pihak Kedubes Palestina terkait hal ini.
"Saya belum tahu infonya," tukas mantan Ketua Lembaga Pusat Pendidikan dan Pelatihan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 1999-2003 tersebut, Lukman Hakim Saifuddin.

See Also

China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
Malala Yousafzai Peraih Nobel Diterima Di The University Of Oxford
Seorang Pria Lukai 5 Orang Di Swiss
Pria India Mengaku Danai Al-Qaeda Ribuan Dolar AS
PM Irak Secara Resmi Umumkan Pembebasan Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Bandara Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Dua Desa Di Dekat Mosul
ISIS Paksa Anak Kecil Dan Penyandang Disabilitas Kemudikan Truk Bermuatan Bom
Donald Trump Janji Persatukan Bangsanya Dan Bawa Perubahan
Gempa Di Italia Tengah
Polisi Istanbul Tangkap Pelaku Penembakan Kelab Malam Turki
Kongres AS Tetapkan Donald Trump Pemenang Pilpres
Kisruh Patung Budak Seks, Jepang Tarik Duta Besarnya Untuk Korsel
Penembakan Di Fort Lauderdale Tewaskan 5 Orang
AS Akan Pindahkan Empat Tahanan Guantanamo Ke Arab Saudi
Michelle Obama Akan Tampil Terakhir Sebagai First Lady Di Tonight Show
Turki Tahan 147 Terduga Militan ISIS
Turki Ancam Penjarakan Pengguna Sosmed Sanjung Terorisme
ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Serangan Istanbul
Tak Ada Korban WNI Dalam Serangan Istanbul
Dunia Kutuk Serangan Teror Di Klub Malam Istanbul
Joko Widodo Dinobatkan Pemimpin Terbaik Asia-Australia
Badai Kilat Tewaskan Ratusan Rusa Kutub Di Norwegia
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.071.877 Since: 05.03.13 | 0.4669 sec