Internasional

Aktivis Literasi Perempuan Yaman Ditembak Mati

Sunday, 08 Januari 2017 | View : 437

TAIZ-SBN.

Seorang aktivis perempuan, Amat al-Aleem al-Asbahi, ditembak mati oleh dua pengendara sepeda motor di Kota Taiz, Yaman. Ia dibunuh dari jarak dekat saat sedang berjalan kaki di pusat kota.
Amat al-Aleem al-Asbahi yang berusia sekitar 30 tahun, selama ini, giat melakukan kampanye literasi untuk perempuan di negaranya yang sedang dilanda perang. Kegiatan itu mengharuskan dia untuk banyak melakukan interaksi di luar rumah.
Amat al-Aleem al-Asbahi juga dilaporkan memiliki keterkaitan dengan Gubernur pemberontak pro-Houthi dari kota Abdu al-Ganadi.
Klaim mengarahkan, Amat al-Aleem al-Asbahi dibunuh karena hubungan itu dan karena pekerjaannya sebagai aktivis.
Aktivis kemanusiaan di Taiz banyak menjadi korban serangan orang tak dikenal. Hal itu diakui oleh Shatha Nageeb, seorang pekerja amal yang terpaksa berhenti bekerja. Kepada Middle East Eye, ia mengaku, terkejut melihat betapa banyak pembunuhan yang menargetkan sesama aktivis sepertinya.
"Pembunuhan Asbahi merupakan indikasi yang jelas bahwa para ekstrimis dapat membunuh wanita dengan impunitas, sehingga kita harus mengurangi pekerjaan kita dan menunda kegiatan sosial sampai akhir perang yang mengerikan ini," katanya.
Pada September lalu, ulama Islam Yaman Abdullah al-Odaini mengeluarkan fatwa yang melarang aktivis perempuan banyak berinteraksi dengan laki-laki. Fatwa tersebut membatasi kerja komunitas yang menaungi Amat al-Aleem al-Asbahi, yang banyak memberikan bantuan kepada korban perang dan kekerasan lainnya.
Belum ada pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan Amat al-Aleem al-Asbahi. Beberapa sumber menyalahkan kelompok Popular Resistance yang berafiliasi dengan Pemerintah Yaman. Namun, kelompok tersebut membantah segala tuduhan.
Tidak ada satupun tersangka yang telah ditangkap oleh petugas keamanan.
Middle East Eye melaporkan, wartawan lokal juga tidak banyak yang memberitakan pembunuhan Amat al-Aleem al-Asbahi karena diduga takut mendapat ancaman dari pihak pembunuh.
Yaman telah berada dalam perang saudara sejak Maret 2015, saat pemberontak Syiah Houthi yang didukung Iran mengambil alih Ibu Kota Sanaa. Sementara di Taiz, kota terbesar ketiga di negara itu, telah terjadi pertempuran sengit sejak 2011.
Tak lama setelah perebutan Sanaa oleh Houthi, pasukan koalisi Arab Saudi yang memimpin negara-negara Timur Tengah mulai melakukan pemboman atas permintaan pemimpin Yaman, Abd-Rabbu Mansour Hadi, yang melarikan diri ke Arab Saudi.
PBB mengatakan, perang di Yaman telah menewaskan sedikitnya 10 ribu orang hingga saat ini.
Serangan udara pasukan koalisi dan blokade Angkatan Laut Yaman telah membuat warga sipil kelaparan. Lebih dari setengah dari 28 juta penduduk Yaman membutuhkan bantuan pangan.
Sedikitnya tiga juta orang terpaksa mengungsi dari rumah-rumah mereka yang menjadi sasaran bom. Di kamp-kamp pengungsian, mereka terjangkit kolera dan memerlukan pasokan obat-obatan. (rep)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.311.586 Since: 05.03.13 | 0.1851 sec