Internasional

Turki Ancam Penjarakan Pengguna Sosmed Sanjung Terorisme

Monday, 02 Januari 2017 | View : 129

ISTANBUL-SBN.

Perdana Menteri Turki Binali Yldrm bersumpah akan menghukum siapa pun pengguna media sosial (sosmed/social media) yang kedapatan memposting dukungan kepada serangan teror.
Ancaman ini disampaikan menyusul penembakan massal ke sebuah klub malam di Istanbul yang menewaskan 39 orang dan melukai 65 orang.
"Harap diketahui bahwa tindakan menyanjung teror adalah kejahatan dan terancam sanksi pidana," kata Binali Yldrm via akun Twitter resmi Perdana Menteri Turki.
Dia menambahkan bahwa tujuan sejati terorisme adalah menyebarkan ketakutan dan menarik perhatian orang. Dia menitikberatkan untuk tidak membagikan posting-posting yang dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan kelompok teroris.
PM Turki Binali Yldrm menegaskan tidak ada perbedaan di antara organisasi-organisasi teroris karena tujuan mereka sama, yakni membunuh orang tanpa pandang bulu dan tanpa belas kasih.
Sementara itu, Menteri Kehakiman Bekir Bozdag menandaskan bahwa membuat propaganda teror dan organisasi teroris adalah perbuatan kriminal.
Lewat akun resmi Twitter-nya, Menteri Kehakiman Bekir Bozdag menegaskan bahwa orang yang menyebarluaskan pesan mendukung organisasi teroris sebelum dan setelah serangan Istanbul adalah sama dengan melakukan perbuatan kriminal.
"Membuat propaganda teror dan organisasi teroris serta menganjurkan pertentangan dan permusuhan, kebencian dan diskriminasi adalah kejahatan menurut undang-undang kita dan menghadapi sanksi pidana," kata dia dalam laman koran Hurriyet.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengacara Turki (TTB) Metin Feyzioglu mengumumkan bahwa TTB akan mengajukan gugatan kepada semua orang yang menyelamati teror di media sosial.
Metin Feyzioglu juga meminta siapa pun masyarakat melaporkan posting-posting di media sosial yang menyanjung terorisme.

See Also

China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
Malala Yousafzai Peraih Nobel Diterima Di The University Of Oxford
Seorang Pria Lukai 5 Orang Di Swiss
Pria India Mengaku Danai Al-Qaeda Ribuan Dolar AS
PM Irak Secara Resmi Umumkan Pembebasan Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Bandara Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Dua Desa Di Dekat Mosul
ISIS Paksa Anak Kecil Dan Penyandang Disabilitas Kemudikan Truk Bermuatan Bom
Donald Trump Janji Persatukan Bangsanya Dan Bawa Perubahan
Gempa Di Italia Tengah
Polisi Istanbul Tangkap Pelaku Penembakan Kelab Malam Turki
Kongres AS Tetapkan Donald Trump Pemenang Pilpres
Kisruh Patung Budak Seks, Jepang Tarik Duta Besarnya Untuk Korsel
Penembakan Di Fort Lauderdale Tewaskan 5 Orang
AS Akan Pindahkan Empat Tahanan Guantanamo Ke Arab Saudi
Michelle Obama Akan Tampil Terakhir Sebagai First Lady Di Tonight Show
Turki Tahan 147 Terduga Militan ISIS
ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Serangan Istanbul
Tak Ada Korban WNI Dalam Serangan Istanbul
Dunia Kutuk Serangan Teror Di Klub Malam Istanbul
Joko Widodo Dinobatkan Pemimpin Terbaik Asia-Australia
Badai Kilat Tewaskan Ratusan Rusa Kutub Di Norwegia
PBB Minta Yunani Lindungi Pengungsi Saat Musim Dingin
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.071.864 Since: 05.03.13 | 0.4719 sec